18 Rekomendasi Tanaman Gantung yang Cantik

Kebutuhan akan tanaman hias saat ini memang menjadi salah satu faktor yang cukup menentukan keasrian dan kenyamanan di rumah. Tidak heran kalau dalam beberapa tahun terakhir ragam tanaman hias pun semakin luas.

Mulai dari tanaman hias berukuran kecil, berukuran besar, tanaman hias rambat, hingga tanaman hias gantung yang masing-masing memiliki keunikan dan tentu saja kecantikannya sendiri-sendiri.

Seperti yang telah kami sebutkan di atas, salah satu tanaman hias yang cukup dicari oleh banyak orang adalah tanaman gantung yang cantik. Selain unik, tanaman gantung bisa menjadi dekorasi yang menarik untuk bagian dalam rumah ataupun bagian luar rumahmu.

Nah agar kamu tidak bingung, kami telah membuat daftar panjang rekomendasi tanaman gantung yang cantik yang bisa kamu tanam di rumahmu! Cobalah salah satu dan rasakan ‘deh’ pasti rumahmu menjadi semakin nyaman dan tentu akan semakin cantik!

1. Air Plant (Tillandsia sp.)

Air Plant (Tillandsia sp.)

Tillandsia atau yang lebih dikenal dengan air plant sejatinya merupakan tanaman mungil yang bisa kamu tanam dimana saja. Tidak membutuhkan banyak pupuk, dan tidak perlu terlalu sering di siram.

Selain itu air plant dikenal sebagai tanaman yang tangguh karena bahkan tidak membutuhkan tanah untuk media pertumbuhannya. Dengan kata lain kamu bisa meletakkan tanaman ini dimanapun dan dia akan tumbuh.

Nah air plant cocok menjadi salah satu tanaman gantung yang cantik. Kamu bisa meletakkan air plant ke dalam terrarium berukuran mungil dengan lubang yang besar sehingga udara bisa masuk secara leluasa, lalu gantungkanlah dimanapun kamu mau!

2. Arrowhead (Syngonium podophyllum)

Arrowhead (Syngonium podophyllum)

Sama seperti airplant tanaman ini sejatinya merupakan tanaman biasa, yang menurut kami bisa menjadi tanaman gantung yang cantik. Apalagi daunnya cenderung tumbuh dengan lebat dan bisa menghijaukan suasana rumahmu.

Biasanya tanaman ini bisa tumbuh demikian lebatnya hingga banyak batang-batang yang tumbuh menjulur ke bawah. Nah agar tampak rapid an tidak berantakan, kamu harus rajin untuk memotong bagian batang-batang yang tumbuh berlebihan ini.

Meski demikian tanaman ini pun tergolong ke dalam tanaman yang sangat mudah untuk dikembangkan kok, selain itu kebutuhan air dari tanaman ini pun cukup sedikit. Cukup menyiram 2-3 kali dalam seminggu dan sudah cukup deh!

3. Paku Sarang Burung (Asplenium nidus)

Paku Sarang Burung (Asplenium nidus)

Bagi kamu yang mencintai tanaman paku, paku sarang burung bisa menjadi salah satu rekomendasi tanaman gantung yang cantik. Selain itu tentu saja tanaman paku ini bisa menjadi tanaman hias yang low maintenance alias mudah diperlihara.

Tanaman ini sejatinya tidak membutuhkan banyak sinar matahari, namun semakin banyak sinar matahari yang mengenai tanaman ini maka daun-daun yang ada akan semakin “meringkel” dan keriting, dan sebagian orang justru menyukai hal itu.

Tapi perlu diingat karena tanaman paku ini sejatinya merupakan tanaman asli dari hutan tropism maka ia membutuhkan kelembaban yang tinggi. Yah tapi tidak perlu khawatir sih karena secara umum kan Indonesia memang memiliki kelembaban udara yang cukup tinggi.

4. Pakis Pedang (Nephrolepis exaltata)

Pakis Pedang (Nephrolepis exaltata)

Sama seperti paku sarang burung, tanaman jenis ini juga merupakan salah satu tanaman dari hutan tropis yang menyukai kelembaban. Perbedaannya adalah tanaman ini lebih toleran terhadap udara yang kering sehingga lebih mudah dalam perawatan.

Selain itu dibandingkan paku sarang burung, lebih banyak orang yang menyukai pakis pedang karena daunnya yang menjulur-julur membuatnya tampak cantik, bahkan ketika daunnya terjulur berantakan hingga ke bawah pot.

Perlu diketahui pula bahwa pakis pedang merupakan salah satu tanaman yang diketahui bisa menjadi pemurni udara alias air purifier alami. Dengan menanam tanaman ini tentu saja artinya udara di rumah anda bisa lebih terjaga. Tapi perlu diperhatikan bahwa bila ingin menggantungkan tanaman ini, berilah sedikit ruang di atasnya untuk sirkulasi udara, dan jangan letakkan terlalu dekat dengan langit-langit.

5. Ekor Keledai (Sedum morganianum)

Ekor Keledai (Sedum morganianum)

Tergolong ke dalam sukulen favorit, tidak mejadikan ekor keledai tanaman yang begitu-begitu saja. Tapi kamu bisa berkreasi dan menjadikan ekor keledai sebagai salah satu tanaman gantung yang menurut kami sangat cantik.

Daunnya yang tebal dan berisi membuatnya tampak berbeda dan unik. Selain itu ketebalan daun ini, dan pada sukulen lainnya, memang memiliki fungsi untuk menyimpan cadangan air. Sehingga kamu tidak perlu menyiramnya terlalu sering.

Tanaman ini menurut kami sangat cocok apabila kamu gantungkan di langit-langit di dalam rumahmu. Namun pastikan kalau di bawah tanaman ini ada banyak ruang kosong yak arena nantinya daun-daun mungil akan tumbuh ke bawah sehingga tampak semakin cantik.

6. Ekor Kucing (Acalypha hispida)

Ekor Kucing (Acalypha hispida)

Tanaman ini disebut sebagai ekor kucing karena memang bunganya yang menjulur memiliki bentuk yang menyerupai ekor kucing. Namun tentu saja dengan warna yang menarik dan cukup mencolok mata.

Yah tapi barangkali tanaman ini perlu dipertimbangkan untuk beberapa orang, karena mungkin bisa menyebabkan alergi ataupun bentuknya yang berbulu-bulu mungkin bisa membuat beberapa orang justru tidak nyaman.

Bila ditanam di rumah, panjang ekor kucing bisa mencapai sekitar 2 meter. Namun memang pada habitat aslinya tanaman ini bahkan bisa menjulur hingga ketinggian 4-5 meter! Nah meski demikian tanaman ini perlu disiram agak sering dibandingkan dengan beberapa tanaman hias lain yang ada di sini.

7. Sirih Gading (Epipremnum aureum)

Sirih Gading (Epipremnum aureum)

Sirih gading merupakan salah satu tanaman hias klasik yang digandrungi oleh banyak kalangan. Selain perawatannya mudah, tanaman ini pun tampak elegan namun cukup netral untuk diletakkan di mana saja di rumahmu.

Buktinya selain cocok menjadi tanaman hias di pot, merambat di dinding, sirih gading juga cocok dijadikan tanaman hias gantung yang cantik. Nah tapi perlu diingat untuk bisa memunculkan warna keemasannya kamu membutuhkan paparan cahaya matahari yang tinggi.

Di luar itu sih sirih gading merupakan salah satu tanaman hias yang tergolong mudah untuk dirawat. Karena tanaman ini tidak terlalu rewel dantidak membutuhkan banyak air. Lebih jauh lagi tanaman ini pun tergolong ke dalam tanaman yang bisa memurnikan udara alias air purifier loh!

8. English Ivy (Hedera helix)

English Ivy (Hedera helix)

Kalau kamu sering menonton film-film luar negeri, pasti kamu pernah menemukan tanaman jenis ini tergantung di luar-luar dinding rumah. Umumnya dinding-dinding tersebut terbuat dari batu bata yang dibiarkan tanpa acian.

Sama seperti itu kamu juga bisa menjadikan English Ivy sebagai salah satu tanaman hias di luar ruangan, atau juga bisa kamu jadikan tanaman gantung di dalam ruangan. Namun karena pertumbuhannya yang cukup lebat tentu bila ditanam di dalam ruangan harus kamu rawat dengan baik.

Tanaman ini tidak terlalu manja, tidak perlu terlalu sering disiram dan tidak perlu sinar matahari intensitas tinggi. Biarkan saja maka tanaman ini akan tumbuh menjulur panjang ke bawah. Namun tentu kamu harus sediakan ruang yang cukup ya!

9. Paku Suplir (Adiantum sp.)

Paku Suplir (Adiantum sp.)

Sama seperti beberapa jenis paku-pakuan di atas, tanaman paku sebenarnya sudah menjadi primadona di kalangan pecinta tanaman hias. Tanaman paku seolah menjadi tanaman hias yang tak lekang oleh zaman.

Kelebihannya pun sama, meski berasal dari tempat tropis yang cenderung lembab tanaman ini tidak manja dan bisa menoleransi udara yang tidak terlalu lembab dengan sinar matahari yang juga tidak terlalu banyak.

Selain itu tanaman ini lagi-lagi dikenal pula sebagai salah satu tanaman pemurni udara alias air purifier yang baik. Pun bila kamu bosan menggantung tanaman ini, kamu bisa pindahkan ke pot besar untuk ditaruh di bawah dan tanaman ini akan tumbuh dengan subur.

10. Kantung Semar (Nephentes sp.)

Kantung Semar (Nephentes sp.)

Siapa yang menyangka kalau tanaman kantung semar juga bisa menjadi tanaman gantung yang cantik. Bentuknya yang unik dan mungkin masih jarang digeluti orang membuat tanaman ini cocok menjadi penghias rumah.

Kantung semar sendiri awalnya menjadi tanaman karnivora karena memang lingkungan aslinya yang tidak memiliki makanan yang cukup. Boleh dibilang ketika menjadi tanaman hias pun tanaman ini tidak merepotkanmu, karena memang secara alami memakan serangga-serangga kecil.

Kamu cukup menyemprotnya dengan air sehingga tanaman ini lembab, dan hindari membuat tanaman ini terlalu basah karena bisa membusuk. Nah kamu pun bisa memilih berbagai jenis kantung semar yang ada dengan beragam warna, sesuai dengan kesukaanmu!

11. Peperomia (Peperomia caperata)

Peperomia (Peperomia caperata)

Peperomia merupakan salah satu jenis tanaman hias yang juga cukup populer karena bisa diletakkan nyaris di banyak tempat. Selain itu banyaknya jenis dari peperomia pun membuatnya memiliki penggemarnya sendiri.

Ciri khasnya adalah daun yang berbentuk lebar dan beberapa jenis memiliki daun berbentuk hati dengan ujung-ujung daun yang agak lancip. Belum lagi pola-pola yang ada di daun yang berbeda-beda tergantung dari jenis peperomia yang kamu pelihara.

Perawatannya lagi-lagi tidak terlalu sulit, cukup disemprot 2-3 kali dalam seminggu dan berikan sinar matahari secukupnya maka peperomia yang kamu punya akan tumbuh dengan cepat dan tentu saja akan tumbuh dengan cantik.

12. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Spider plant merupakan salah satu tanaman hias yang cocok dijadikan tanaman gantung yang cantik. Meski demikian bila ingin menjadikan spider plant sebagai salah satu tanaman hias di rumah, sediakanlah cukup ruang agar tanaman ini bisa tumbuh.

Hal ini dikarenakan tanaman ini tumbuh secara ‘acak-acakan’ baik secara vertikal maupun horizontal ke samping. Tanaman ini bisa tumbuh dengan begitu lebatnya sehingga bisa memenuhi pot dan ruang-ruang kosong di sekitarnya.

Salah satu kelebihan dari tanaman hias ini adalah bahwa tanaman hias ini aman dipelihara bagi kamu yang memiliki hewan peliharaan, karena tanaman ini diketahui bukan termasuk tanaman beracun. Bagi yang memiliki hewan peliharaan pasti paham bahwa ada banyak hewan yang senang memakan tanaman hias pemiliknya!

13. Paku Tanduk Rusa (Platycerium sp.)

Paku Tanduk Rusa (Platycerium sp.)

Dibandingkan dengan beberapa tanaman paku lainnya, paku tanduk rusa barangkali merupakan salah satu yang harus dibicarakan. Penampilannya yang tampak begitu berbeda dibanding teman-temannya membuat paku tanduk rusa digemari banyak kalangan.

Kamu bisa menggantungkan tanaman ini di dalam pot, namun menurut kami akan jauh lebih elok bila kamu menaruh tanaman ini menggantung di pohon lain yang berbatang besar. Karena toh memang di alam tanaman ini merupakan tanaman epifit yang hidup menumpang ke tanaman lain.

Bila digantungkan ke tanaman lain tentu saja kamu tidak perlu merawat sedemikian rupa karena secara otomatis tanaman paku tanduk rusa ini akan tumbuh dengan baik dan subur, dan tentu saja akan sangat mencolok perhatian tamu-tamu yang datang ke rumahmu.

14. String of Hearts/Nickels (Dischidia sp.)

String of Hearts/Nickels (Dischidia sp.)

Daun yang mungil seukuran uang logam, berbentuk mirip hati membuat Dischidia sp. menjadi salah satu tanaman gantung yang digandrungi. Selain itu tanaman ini juga bisa tumbuh dengan lebat sehingga bisa memenuhi ruang kosong yang ada.

Mirip seperti tanaman paku, tanaman ini juga tergolong ke dalam tanaman epifit yang bisa hidup menumpang di tanaman lain. Tanaman ini bisa hidup di dalam pot sehingga tumbuh terkendali atau ditaruh di atas pohon.

Tanaman ini juga tergolong tanaman yang tidak manja, kamu cukup memperhatikan saja apabila tanahnya mulai kering artinya kamu sudah harus menyiramnya kembali. Selain itu sebisa mungkin letakkan tanaman ini di dekat jendela sehingga bisa mendapatkan banyak sinar matahari.

15. Sukulen Tasbih (Senecio rowleyanus)

Sukulen Tasbih (Senecio rowleyanus)

Tanaman yang satu ini tergolong ke dalam sukulen yang cukup unik, namun belum begitu populer di kalangan pecinta tanaman hias. Bila kamu menanamnya secara menggantung maka daun-daun yang berbentuk bulir-bulir tasbih ini akan menjulur ke bawah.

Sama seperti jenis sukulen lainnya daun berbentuk bulir tasbih ini menyimpan banyak cadangan air sehingga pada kenyataannya kamu tidak perlu terlalu sering menyiram tanaman jenis ini. Yah lagi-lagi tanaman ini tergolong ke dalam tanaman yang sangat mudah untuk kamu pelihara.

Selain itu bila kamu bisa merawat tanaman ini dengan baik maka tanaman ini akan menumbuhkan bunga kecil nan cantik berwarna putih. Pun tanaman ini tergolong tanaman yang bisa ditaruh nyaris di semua sudut ruangan di rumahmu.

16. Trailing Jade (Peperomia rotundifolia)

Trailing Jade (Peperomia rotundifolia)

Trailing jade merupakan salah satu tanaman sukulen yang juga cocok dijadikan jenis tanaman gantung yang cantik. Memiliki batang dan daun yang cenderung tebal, dengan bentuk daun bulat nan unik dan imut.

Selain itu karena tanaman ini merupakan jenis tanaman yang berhabitat asli di hutan tropism aka kamu harus selalu memperhatikan kebutuhan air dari tanaman ini. Perhatikanlah setiap kali tanah tanaman ini mulai kering maka kamu harus mulai menyiramnya.

Uniknya tanaman ini walaupun bisa tumbuh lebat kamu tetap bisa menyimpannya di ruangan yang tidak terlalu luas. Karena tanaman ini cenderung tumbuh tidak terlalu acak-acakan, pun bila mulai terlalu lebat kamu bisa dengan mudah memotong batangnya kok.

17. Kaktus Tulang Ikan (Epiphyllum anguliger)

Kaktus Tulang Ikan (Epiphyllum anguliger)

Kaktus tulang ikan merupakan salah satu jenis tumbuhan dengan daun yang tebal, menyimpan banyak cadangan air, namun bisa tumbuh demikian lebatnya sehingga membuat tanaman ini tampak unik dan berbeda dengan beberapa tanaman lainnya.

Salah satu alasan mengapa kamu harus menanam kaktus tulang ikan adalah karena tanaman ini sangat mudah tumbuh bahkan di dalam ruangan. Karena tanaman ini tergolong tanaman tangguh yang tidak manja.

Namun bila kamu memberikan banyak sinar matahari terhadap tanaman ini, maka tanaman ini secara otomatis akan tumbuh dengan sangat subur dan daunnya pun akan menjadi lebar-lebar. Tentu hal ini akan semakin menarik perhatian dan mempercantik ruangan di rumahmu.

18. Anggrek

Anggrek

Anggrek memang tergolong ke dalam tanaman hias yang cukup sulit untuk dikembangbiakkan. Apalagi untuk memunculkan bunga-bunga nan cantik, dibutuhkan keuletan serta ketelatenan si pemilik agar anggrek bisa berkembang dengan baik.

Meski demikian siapa yang sangka kalau tanaman anggrek ternyata juga bisa menjadi salah satu jenis tanaman hias gantung yang cantik. Namun tentu kamu harus memberikan perawatan yang jauh lebih keras agar bunga yang ada bisa tumbuh cantik.

Salah satu syarat utama yang harus kamu ingat agar anggrek yang kamu rawat bisa tumbuh dengan baik adalah dengan memberikan anggrekmu cahaya matahari yang cukup banyak, serta memastikan bahwa akarnya tidak kekeringan namun juga tidak terlalu lembab hingga menyebabkan pembusukan pada bagian akar.

Fakhri Zahir

Penulis berpengalaman yang mengisi banyak konten di website populer. Pegiat dunia agrikultur dan kedokteran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *