Panduan Cara Menanam Pohon di Rumah

Dalam menanam pohon tidak bisa sembarangan. Ada berberapa tahap yang harus Anda lalui sebelum akhirnya pohon bisa berdiri di lubang tanam yang Anda persiapkan.

Namun apabila Anda salah dalam melakukan cara menanam pohon ini, bukan tidak mungkin pohon yang Anda tanam tidak kan berkembang dengan baik atau malah akan mati.

Kali ini Kutanam akan memberikan cara menanam pohon mulai dari bagaimana cara membuat lubang hingga bagaimana cara menanam pohon yang benar supaya pohonnya tidak mati.

Baca juga: Cara Menanam Rumput Gajah Mini Yang Benar


1. Buat Lubang Tanam

cara membuat lubang tanamLubang tanam sangat menentukan masa depan pohon yang akan Anda tanam. Karena sebaik dan sebagus apapun bibit pohon yang ditanam, atau semahal apapun pupuk yang digunakan, akan percuma kalau lubang tanam yang Anda buat tidak mampu memberikan nutrisi yang baik ke pohon yang ditanam.

Kenapa percuma? Karena lahan yang sangat subur untuk ditanami sudah benar benar langka di jaman sekarang ini.

Lubang tanam harus selalu diolah kembali setiap Anda akan menanam pohon baik di pearangan rumah Anda ataupun menanam nya di lahan yang memang Anda persiapkan untuk menanam pohon buah.

Permasalahan yang seringkali terjadi akibat mengabaikan lubang tanam meskipun sudah berbulan bulan atau bahkan bertahun tahun ditanam.

  • Pertumbuhan lambat
  • Kurus
  • Tidak bertambah besar
  • Ukurannya segitu segitu aja

Pertama Anda harus membuat lubang sesuai dengan masing masing tipe tanah. Untuk tanah yang gembur, Anda bisa membuat lubang dengan ukuran 50x50x50cm. Tapi untuk tanah yang keras dan padat, Anda bisa menggunakan ukuran lubang 75x75x75cm.

Semakin besar lubang tanam yang Anda buat, maka akan semakin baik pula lubang tersebut dapat menunjang pertumbuhan tanaman. Tapi kalau Anda ingin membuat lubang dengan ukuran diatas 80x80cm, maka sebaiknya kedalaman lubang tidak lebih dari 50cm saja. Jangan lupa pisahkan antara tanah galian atas dan tanah galian bawah.

Lihat: Panduan Menanam dan Membudidayakan Durian

Campurkan tanah galian atas dengan pupuk kandang sebanyak 1 kg (1 karung) dan juga kapur tani sebanyak 1kg. Perhatikan baik baik pupuk kandang yang digunakan, sebaiknya gunakan pupuk kandang yang sudah maang dengan ciri ciri sebagai berikut:

  • Bau tidak menyengat
  • Warna gelap serupa dengan tanah.

Pada lubang tanam yang sudah diberikan pupuk dasar, Anda bisa mengeringkan lubang tanam ini selama 2 hingga 4 minggu supaya semua bibit hama dan penyakit yang ada di lubang dan tanah bisa mati, selain itu juga supaya gas beracun bisa menguap. Dengan begini tanah akan menjadi lebih subur dari sebelumnya.

Setelah lubang tanam didiamkan selama 2 hingga 4 minggu, maka tanah sudah melewati masa pengeringan. Masukkan kembali tanah galian ke dalam lubang sesuai dengan posisinya semula. Tanah galian bawah dimasukkan terlebih dahulu lalu lanjutkan dengan tanah galian atas.

Terakhir Anda bisa menaburkan pupuk NPK 16-16-16 dengan takaran 100 gram diatas tanah dengan merata. Setelah itu aduk tanah dengan menggunakan cangkul supaya pupuk bisa tercampur hingga kebagian bawah. Sesudah itu Anda bisa menyiram air sebanyak 2-3 ember yang bertujuan supaya pupuk NPK dapat terurai oleh bakteri di dalam tanah.

Pada tahap ini, apabila Anda mengikuti langkah 1 sampai 4 dengan benar maka dipastikan Anda sudah berhasil mempersiapkan tanah yang akan Anda gunakan sebagai media tanam.

Cek juga: Cara Budidaya Jamur Tiram Yang Benar


2. Tanam Bibit

cara menanam pohon

Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah bagimana cara menanam pohon yang benar supaya bibit Anda tidak sia sia dan dapat tumbuh dengan sempurna.

Langkah ini tidak kalah pentingnya denga mempersiapkan lubang tanam, karena apabila Anda salah dalam meletakan bibit maka dipastikan bibit tidak dapat berkembang sempurna.

Penanaman bibit ke dalam lubang tanam sebaiknya dilakukan setelah pemberian pupuk NPK pada tahap sebelumnya dilakukan.

Hindari menanam pada hari yang sama atau terlalu dekat dengan pemberian pupuk NPK karena berakibat bibit akan mengalami keracunan.

Apabila bibit adalah hasil dari media semai Anda sendiri:

Apabila bibit yang Anda tanam adalah hasil dari media semai Anda sendiri maka Anda bisa membuat kembali sebuah lubang kecil untuk Anda masukkan bibit yang akan Anda gunakan lalu tutup kembali dengan menggunakan tanah. Setelah itu Anda tinggal menyiramnya secara berkala supaya bibit bisa tumbuh.

Apabila bibit Anda beli dan sudah berukuran agak besar:

Biasanya saat Anda membeli bibit yang berukuran agak besar, pada umumnya akan masalah akar belum dapat mengikat ke tanah dengan sempurna.

Oleh karna itu Anda membutuhkan bantuan beberapa pasak kayu yang Anda tancapkan di sekitar tanaman. Pasak ini sendiri sangat efektif dalam menjaga bibit tetap berada dalam posisi yang tegak.


3. Siram

siram

Setelah bibit sudah masuk ke dalam tanah, lakukan penyiraman selama beberapa minggu. Lakukan setiap pagi dan sore agar bibit yang Anda tanam dapat berkembang dengan maksimal.

Setelah beberapa minggu, bibit yang Anda tanam biasanya sudah mulai tumbuh akar, dan Anda bisa mulai mengurangi frekuensi penyiraman.

Nah sekarang Anda sudah benar benar menyelesaikan pelajaran terpenting yaitu cara menanam pohon. Teknik ini bisa Anda terapkan dan gunakan dalam berbagai pohon buah yang dipastikan akan menghasilkan buah untuk Anda.

One thought on “Panduan Cara Menanam Pohon di Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *