Kamus Lengkap Tanaman Obat Indonesia

Di era pra reformasi ada istillah TOGA yang merupakan singkatan dari Tanaman Obat Keluarga. Saat itu pemerintah menggalakkan TOGA sebagai salah satu upaya peningkatan mutu kesehatan di masyarakat.

Hal ini karena memang Indonesia sendiri terkenal akan keragaman tanaman yang dimiliki, termasuk beragam tanaman yang bisa jadi obat. Lebih jauh lagi kebanyakan tanaman ini pun relatif mudah untuk ditanam.

Bahkan bagi orang-orang yang sukses membudidayakan tanaman yang bisa jadi obat ini, bisa membuatnya menjadi satu lahan bisnis baru. Meski dengan tetap memperhatikan keamanan bagi para konsumen tentu saja.

Nah yang lebih penting sebenarnya apa saja sih ragam tanaman yang bisa jadi obat herbal tersebut, agar kamu bisa menangani beberapa penyakit ringan sendiri di rumah? Kami akan coba membahasnya dari masing-masing bagian tanaman ya!

Lompat ke:


15 Daun Tanaman yang Bisa Jadi Obat

tanaman daun obat

Bagian pertama akan menjelaskan beberapa daun tanaman yang bisa dijadikan obat. Daun boleh jadi merupakan salah satu bagian tumbuhan yang paling mudah untuk dijadikan obat, oleh karena itulah kami coba angkat lebih dahulu.

1. Daun Gynura segetum / daun dewa

Daun Gynura segetum / daun dewa

Merupakan salah satu daun yang diketahui memiliki beragam efek terhadap kesehatan. Namun efek yang paling besar adalah memengaruhi fungsi pembuluh darah dan darah di dalam tubuh.

Sehingga pada awalnya Gynura segetum seringkali dijadikan sebagai salah satu obat anti perdarahan saluran cerna akibat gangguan pada liver. Selain itupun Gynura segetum juga memiliki efek antiradang yang ringan.

Sayangnya penggunaan Gynura segetum harus berhati-hati bagi orang awam, karena telah ada banyak bukti bahwa daun Gynura segetum justru menyebabkan penyakit sumbatan vena di liver yang bisa menyebabkan kematian. Terutama pada orang yang mengosumsi daun Gynura segetum secara rutin setiap bulannya.

2. Apium graveolens / daun seledri

Apium graveolens / daun seledri

Kalau yang satu ini sih merupakan salah satu sayuran yang sangat mudah ditemui di pasar. Bahkan faktanya seledri telah menjadi makanan yang lazim dikonsumsi masyarakat di Indonesia.

Daun seledri sendiri diketahui memiliki banyak senyawa flavonoid yang disebut dengan fenol, dimana senyawa ini diketahui memiliki efek antiinflamasi dan efek antioksidan, yang dalam jangka panjang bisa mencegah penuaan dini.

Menariknya dalam beberapa penelitian ilmiah resmi diketahui bahwa ekstrak minyak daun seledri memiliki khasiat terhadap beberapa bakteri berbahaya, parasite perut, hingga bakteri kulit. Namun tentu saja penggunaannya membutuhkan penelitian lanjutan, dan cara pengolahan yang benar.

3. Daun Averrhoa carambola / daun belimbing

Daun Averrhoa carambola / daun belimbing

Sebagai salah satu tanaman yang lazim ditemui di masyarakat, daun belimbing diketahui memiliki berbagai macam khasiat dan bisa digunakan sebagai obat herbal.

Secara umum banyak orang-orang di berbagai belahan dunia menggunakan daun belimbing ini sebagai salah satu obat untuk meredakan nyeri-nyeri sendi khususnya pada orang-orang tua, dan orang dengan beberapa gangguan imunitas tubuh.

Namun memang kembali lagi, khusus untuk penelitian soal daun belimbing sendiri terhadap kesehatan manusia masih membutuhkan banyak studi sehingga bisa diketahui cara pengolahan dan dosisnya dengan lebih tepat.

4. Daun Moringa Oleifera / daun kelor

Daun Moringa Oleifera / daun kelor

Kalau kamu ingat ada ungkapan dunia tak selebar daun kelor, ketahuilah bahwa walaupun daun kelor memang tidak lebar tapi ia diketahui memiliki berbagai macam manfaat bagi kesehatan.

Beberapa manfaat dari daun kelor yang sudah diketahui diantaranya adalah menjaga kesehatan kulit dan rambut, mengurangi bengkak akibat penumpukan cairan, melindungi liver, mengobati konstipasi dan maag, serta menyehatkan tulang.

Sayangnya kamu pun harus berhati-hati apabila ingin mengonsumsi daun kelor secara rutin dan dalam jangka waktu yang lama karena daun kelor sendiri diketahui memiliki beberapa efek samping yang mungkin tidak kamu inginkan.

Adapun salah satu efek samping daun kelor yang perlu kamu perhatikan adalah karena adanya efek anti-fertilitas alias bisa menyebabkan kemandulan sementara. Namun tidak perlu khawatir karena hal ini cukup jarang terjadi kok.

5. Daun Ipomoea aquatica / daun kangkung

Daun Ipomoea aquatica / daun kangkung

Nah kalau daun kangkung sih siapa yang tidak suka. Selain rasanya yang enak, daun kangkung sendiri diketahui merupakan salah satu sayuran yang cukup mudah untuk diolah sehingga lazim ditemukan di rumah-rumah sebagai lauk.

Menariknya ada banyak penelitian yang menjelaskan bahwa daun kangkung memiliki efek terhadap kesehatan tubuh. Namun salah satu efek daun kangkung yang paling dicari adalah dapat membawa ketenangan serta bisa menurunkan tekanan darah.

Selain itu di beberapa daerah berdasarkan penelitian setempat diketahui bahwa daun kangkung bisa meredakan gejala kulit kuning pada penyakit liver, memiliki efek dalam melawan infeksi cacing, hingga bisa digunakan sebagai anti konstipasi.

Namun hati-hati ya bila kamu memutuskan untuk mengonsumsi kangkung secara rutin, karena diketahui bisa menyebabkan nyeri-nyeri sendi terutama bagi kamu yang jarang berolahraga dan berusia tua.

6. Daun Abrus precatorius / daun saga

Daun Abrus precatorius / daun saga

Telah diketahui sejak lama bahwa daun saga memiliki efek yang cukup baik untuk menangani infeksi pada kulit. Bahkan dahulu daun saga dijadikan pengobatan untuk gigitan anjing dan hewan liar.

Nah sayangnya karena saat ini zaman sudah maju dan banyak obat-obatan ditemukan, tentu saja tidak tepat kalau kamu menggunakan daun saga sebagai obat untuk menangani gigitan anjing, kelelawar, monyet, dan hewan liar lainnya.

Daripada terkena infeksi rabies dan tetanus karena bergantung 100% terhadap daun saga, tentu saja lebih baik kamu mempercayakan masalah gigitan hewan liar tersebut kepada dokter. Namun memang pada kasus iritasi dan luka-luka kulit ringan kamu bisa menggunakan daun saga untuk meredakannya.

7. Daun Aglaiae ordorota / daun pacar cina

Daun Aglaiae ordorota / daun pacar cina

Di Indonesia daun pacar cina seringkali digunakan sebagai salah satu pewarna kuku, dan lazim ditemukan pada orang-orang yang sedang merayakan perayaan seperti pernikahan.

Tapi tahukah kamu bahwa daun pacar cina ternyata memiliki segudang manfaat yang baik bagi tubuh manusia. Karena diketahui daun pacar cina memiliki senyawa flavonoid, karoten, dan senyawa lainnya yang sangat bermanfaat.

Saat ini daun pacar cina diketahui bisa mengobati berbagai penyakit perut mulai dari konstipasi, asam lambung, hingga mual. Selain itu daun pacar cina juga seringkali dijadikan sebagai salah satu obat herbal dalam mengatasi nyeri perut akibat menstruasi.

8. Daun Carica papaya / daun pepaya

daun papaya

Untuk yang satu ini sih kami rasa sudah banyak diantara kamu yang mengetahui apa saja manfaat dari tanaman pepaya, baik itu buah maupun daunnya. Karena nyatanya memang manfaat daun pepaya sendiri sudah populer di Indonesia.

Daun pepaya secara umum digunakan oleh masyarakat di Indonesia untuk mengatasi berbagai permasalahan yang berhubungan dengan saluran pencernaan, khususnya bila kamu mengalami konstipasi, sulit buang air besar, perut begah, hingga sakit perut.

Namun dalam beberapa literatur ilmiah diketahui bahwa daun pepaya memiliki khasiat meningkatkan trombosit alias keping darah. Sehingga bisa dikatakan daun pepaya bisa bermanfaat bagi orang-orang yang sedang mengalami demam berdarah dengue.

Meski demikian tetap saja ya pada akhirnya kami tidak menyarankan kamu untuk menggunakan daun pepaya sebagai satu-satunya terapi untuk demam beradarah dengue. Melainkan kamu wajib tetap ke dokter dan bisa menggunakan daun pepaya sebagai suplemen tambahan.

9. Daun Orthosiphon stamineus / daun kumis kucing

Daun Orthosiphon stamineus / daun kumis kucing

Tumbuhan kumis kucing sesuai dengan namanya memiliki bentuk dan warna yang khas yakni berwarna putih dan runcing-runcing menyerupai kumis kucing.

Sejak dahulu daun kumis kucing sudah dijadikan tanaman obat keluarga yang memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat utama daun kumis kucing adalah memicu diuretik alias membuang cairan yang berlebih dalam tubuh.

Efek diuretik biasanya dibutuhkan untuk mengobati orang-orang dengan penyakit jantung, namun sayangnya efek ini perlu dikontrol ketat oleh dokter. Tapi tidak perlu khawatir karena kamu tetap boleh mengonsumsi kumis kucing dalam dosis kecil untuk mencapai manfaat lain seperti menjaga kesehatan ginjal dan hepar, serta mencapai efek antidiabetes dan anti hipertensi.

10. Daun Chavica betle / daun sirih

sirih

Daun sirih, sama seperti kumis kucing barangkali sudah menjadi salah satu tanaman oat keluarga yang sangat populer di Indonesia. Karena memang penggunanya yang cukup banyak.

Sayangnya seringkali banyak orang yang salah kaprah menggunakan air rebusan daun sirih untuk mengobati mata merah. Padahal hal ini bisa membahayakan dan bahkan menyebabkan kebutaan permanen mata lho!

Daun sirih sendiri bisa kamu gunakan sebagai anti perdarahan gusi, anti mulut kering, serta menjaga kesehatan mulut secara umum. Untuk efek lainnya seperti anti batuk ataupun untuk menghentikan sekresi ASI memang ada, tapi masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

11. Daun Psidium guajava / daun jambu biji

daun jambu biji

Daun jambu biji diketahui merupakan salah satu daun yang memiliki berbagai macam efek baik terhadap kesehatan manusia. Namun tentu saja sebelum bisa mengonsumsinya kamu harus tahu cara pengolahannya.

Adapun beberapa manfaat daun jambu biji terhadap kesehatan manusia adalah membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita kencing manis, dapat meningkatkan kesehatan jantung, hingga meredakan gejala nyeri perut saat menstruasi.

Selain itu daun jambu biji juga diketahui bisa meningkatkan kesehatan saluran pencernaanmu secara umum. Kamu bisa mengonsumsi daun jambu biji apabila sedang mengalami konstipasi dan kesulitan BAB.

Cek juga: Cara menanam jambu biji

12. Daun Eugenia polyanta / daun salam

Daun Eugenia polyanta / daun salam

Nah kalau daun salam sih sudah sangat populer ya di Indonesia karena memang daun salam sendiri baynak digunakan sebagai bumbu yang bisa menambah aroma dan citarasa makanan.

Tapi tahukah kamu bahwa daun salam bila dikonsumsi dengan benar bisa memberikan dampak baik pada tubuh, diantaranya adalah efek anti radang, anti inflamasi, dan sedikit efek diuretik yang membuatmu ingin buang air kecil.

Meski demikian hingga saat ini sih belum banyak orang yang memang sengaja menanam daun salam dan menggunakannya sebagai obat-obatan.

13. Daun Coleus artopurpureus / daun miana

daun miana

Nama tumbuhan yang barangkali tidak terlalu familiar ini sebenarnya cukup sering ditemukan kok. Karena warnanya yang unik miana seringkali dijadikan tanaman hias di rumah-rumah.

Nah ternyata tanaman yang seringkali dimanfaatkan keindahannya ini bisa juga loh mengobati wasir. Namun tentu saja untuk bisa mengobati wasir perlu takaran, dosis, dan pengolahan yang pas.

Selain itu karena memang wasir merupakan penyakit kronik, pada akhirnya kami tetap menyarankan kamu untuk pergi ke dokter apabila mengalami wasir. Sehingga tidak bertambah parah ya.

14. Daun Arthocarpus heterophyllis / daun nangka

Daun Arthocarpus heterophyllis / daun nangka

Siapa sangka kalau tanaman nangka yang seringkali membuat perut kembung, memiliki daun yang justru bisa digunakan sebagai obat herbal di rumah?

Meski belum banyak studi ilmiah yang menjelaskan mengenai efek daun nangka terhadap beberapa penyakit tertentu. Daun nangka sendiri dipercaya bisa meringankan gejala asma, kencing manis, serta batu empedu bila dikonsumsi dengan benar.

15. Daun Trachyspermum roxburghianum / daun jintan

daun jintan

Jintan yang seringkali digunakan sebagai bumbu masakan ternyata memiliki daun yang diketahui bisa digunakan sebagai obat-obatan herbal tradisional.

Daun jintan secara tradisional diketahui bisa mengobati sariawan bila diolah dengan benar. Selain itu daun jintan juga diketahui berdasarkan pengalaman bisa meredakan mules-mules dan perut yang terasa kram.

Meski demikian memang lagi-lagi sama seperti daun nangka, penggunaan daun jintan sebagai obat-obatan herbal masih belum memiliki bukti ilmiah yang cukup sahih dan bisa dijadikan pegangan.


7 Batang Tanaman yang Bisa Jadi Obat Herbal

Selain dari daun, kamu yang ingin mencoba menanam tanaman tertentu sebagai obat herbal juga bisa menjadikan beberapa batang tanaman sebagai obat terhadap penyakit tertentu, atau sebagai suplemen bagi tubuh.

1. Batang Cinnamomum burmanii / kayu manis

Batang Cinnamomum burmanii / kayu manis

Selain memiliki aroma dan wangi yang sangat khas, kayu manis ternyata bisa digunakan sebagai obat-obatan herbal serta suplemen penambah makanan loh.

Tidak heran kalau sejak zaman dahulu batang kayu manis seringkali digunakan sebagai campuran wedang dan minuman-minuman herbal lainnya, yang tentu diketahui membawa banyak manfaat bagi tubuh.

Nah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi batang kayu manis diantaranya adalah meredakan batuk, sesak, nyeri lambung, serta beberapa gangguan pencernaan yang ringan.

2. Batang Erythrina varigata / dadap ayam

Batang Erythrina varigata / dadap ayam

Barangkali kamu masih asing dengan tumbuhan yang satu ini. Sejujurnya pun kami juga cukup jarang mendengar tumbuhan dengan nama dadap ayam ini.

Meski demikian di daerah Jawa tumbuhan dadap dikenal sebagai tumbuhan yang mudah tumbuh hingga ketinggian 10-15 M. Nah lebih jauh lagi ternyata dadap memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh manusia lho.

Diantaranya adalah sebagai obat-obatan pereda sesak pada penderita asma, penenang secara umum, hingga memiliki efek yang baik terhadap kulit. Meski demikian belum banyak penelitian yang menjelaskan secara gamblang mengenai dosis dan manfaat dadap ayam.

3. Batang Alyxia stellata / pulasari

Batang Alyxia stellata / pulasari

Tumbuhan yang tumbuh dengan cara merambat ini merupakan salah satu jenis tumbuhan yang cukup mudah ditemukan di Indonesia dan beberapa negara tropis di seluruh dunia.

Batang pulasari diketahui memiliki berbagai macam efek yang bisa membantu meredakan gejala-gejala pada saluran pencernaan. Misalnya bagi kamu yang mengalami konstipasi, sulit buang air besar, serta mulas-mulas.

Namun lagi-lagi memang untuk Pulasari sendiri belum banyak jurnal ilmiah yang membahas mengenai efeknya terhadap kesehatan, cara mengolah batang pulasari, hingga dosis yang tepat untuk mencapai khasiat tersebut.

4. Batang Tinospora rumphii / brotowali

Batang Tinospora rumphii / brotowali

Batang brotowali sudah sejak lama digunakan sebagai obat-obatan yang bekerja dengan cara memperbaiki metabolisme tubuh manusia, sehingga sudah cukup lazim dikonsumsi sebagai obat herbal.

Diketahui batang brotowali bisa mengobati beberapa kondisi seperti demam ringan, membantu suplementasi obat pada penyakit kuning, membantu suplementasi obat pada penyakit cacingan, hingga bisa membantu penderita kencing manis dalam mengontrol gula darah.

Meski demikian memang lagi-lagi untuk mencapai khasiat tersebut kamu harus tahu bagaimana cara mengolah batang brotowali, serta berapa dosis yang tepat untuk mencapainya. Sayangnya belum ada artikel ilmiah resmi yang membahas hal tersebut.

5. Batang Piper cubeba / kemukus

Batang Piper cubeba / kemukus

Tanaman yang cukup sering disebut-sebut ini juga diketahui cukup mudah ditemukan di Indonesia yang beriklim tropis, serta memang dikenal sebagai salah satu tanaman yang bisa jadi obat herbal.

Batang kemukus sendiri diketahui memiliki efek anti radang dan seringkali digunakan sebagai obat yang membantu penderita infeksi saluran kemih. Nah tapi tetap saja bagi pasien penderita infeksi saluran kemih tetap harus ke dokter dan berobat ya.

Karena infeksi saluran kemih walaupun di awal-awal cenderung ringan, bila tidak teratasi dalam waktu lama bisa menyebabkan infeksi berat yang dikenal dengan sepsis atau urosepsis yang bisa mengakibatkan kematian dalam waktu cepat.

6. Batang Citrus aurantifolia / jeruk nipis

Batang Citrus aurantifolia / jeruk nipis

Siapa yang tahu bahwa ternyata selain daun dan buahnya, batang jeruk nipis juga bisa digunakan sebagai tanaman obat yang ampuh, terutama dalam melawan kuman-kuman dan memiliki efek anti radang yang cukup baik.

Dalam penggunaannya secara tradisional, batang jeruk nipis lazim digunakan sebagai obat kumur karena diketahui bisa membunuh sebagian kuman yang ada di mulut dan bisa menghilangkan bau mulut.

Lebih jauh lagi batang jeruk nipis juga mungkin bisa meredakan gejala sariawan ataupun nyeri-nyeri gusi. Namun sekali lagi, karena berhubungan dengan luka di dalam mulut tentu saja kamu harus mengolahnya secara hati-hati dan dengan berbekal ilmu, agar infeksinya tidak memberat.

7. Batang Punice granatum / delima

Batang Punice granatum / delima

Buahnya sih banyak dikonsumsi oleh orang karena selain rasanya yang memang enak, buah delima diketahui merupakan salah satu antioksidan kuat yang baik menjaga kesehatan tubuh secara umum.

Namun sama seperti jeruk nipis, siapa yang menyangka kalau ternyata batang delima juga memiliki efek yang bisa digunakan sebagai obat tradisional. Sejak dulu batang delima seringkali digunakan untuk obat cacing pita.

Nah tapi perlu diingat karena di masa sekarang sudah ada obat paten yang bisa melawan infeksi cacing pita, tentu kamu harus minum obat tersebut yang diresepkan oleh dokter. Adapun batang delima boleh dikonsumsi sebagai tambahan saja.


15 Buah yang Bisa Jadi Obat Herbal

buah obat

Dibandingkan dengan daun dan batang, mengonsumsi buah-buahan sebagai obat herbal tentu jauh lebih mudah. Karena memang buah-buahan yang dijadikan obat herbal rata-rata tidak perlu pengolahan khusus. Berikut ini adalah beberapa buah yang memiliki khasiat terhadap kesehatan kita.

1. Alpukat

Buah alpukat seringkali dituduh menjadi salah satu penyebab tubuh menjadi gemuk. Alasannya karena alpukat cenderung memiliki tekstur yang creamy karena kandungan lemak nabati yang tinggi.

Nah jangan salah kaprah, karena alpukat sejatinya memiliki banyak kandungan lemak baik yang justru memiliki efek positif terhadap fungsi jantung paru. Selain itu lemak pun dibutuhkan loh untuk nutrisi saraf dan otak.

Jadi tentu tidak ada salahnya bila kamu mengonsumsi alpukat secara rutin setiap hari, namun perlu diingat ya bahwa konsumsi alpukat pun tidak boleh terlalu banyak. Cukup mengonsumsi satu hingga dua buah per hari dan rasakan manfaatnya.

2. Pisang

Pisang yang merupakan buah khas di negara-negara tropis seperti Indonesia juga diketahui memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Karena pisang selain memiliki kandungan vitamin dan mineral, diketahui memiliki kandungan elektrolit yang tinggi.

Pisang diketahui dapat meningkatkan fungsi jantung paru, saluran cerna, dan kesegaran tubuh secara umum karena memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Sehingga bisa dijadikan sebagai makanan pengganti sarapan bagi kamu yang sedang diet.

Eits tapi hati-hati ya jangan mengonsumsi pisang terlalu banyak dalam satu hari, karena kandungan elektrolitnya yang tinggi salah satu efek samping ringan yang dimiliki oleh pisang adalah gangguan elektrolit ringan yang akan dirasakan sebagai konstipasi dan mulas.

3. Pepaya

Sama seperti daunnnya, buah papaya sudah sejak lama diketahui memiliki efek positif terhadap orang-orang yang sedang mengalami gangguan pencernaan. Khususnya bagi orang-orang yang mengalami perut sembeli dan sulit BAB.

Untuk papaya sendiri kamu cukup mengonsumsinya sejumlah satu hingga dua porsi seukuran mangkuk kecil sedang setiap harinya. Biasanya dalam waktu tiga hingga empat hari setelahnya kamu akan merasakan manfaatnya.

Manfaat yang paling dirasakan diantaranya adalah penceranaan yang menjadi sangat lancar. Manfaat lain diantaranya adalah tubuh yang terasa segar, menghindari sariawan, serta gusi berdarah karena papaya diketahui memiliki kandungan vitamin C yang tinggi.

4. Jeruk Nipis

Ada banyak kandungan zat berharga di dalam sebutir jeruk nipis yang memiliki ukuran relatif kecil. Namun siapa sangkat ternyata jeruk nipis bisa membawa berbagai manfaat terhadap kesehatan tubuh kita.

Salah satu manfaat dari jeruk nipis bisa didapatkan berkat kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Diantara manfaat-manfaat tersebut adalah menghindari tubuh dari sariawan, gusi berdarah, serta meningkatkan daya tahan tubuh secara umum.

Kamu yang ingin mendapatkan manfaat jeruk nipis bisa mengonsumsi jeruk nipis sebanyak 2-3 butir per harinya dengan cara diperas dan diminum sekali sehari. Minumlah air perasan jeruk nipis tersebut di pagi hari!

5. Jambu Biji

Buah yang lagi-lagi mengandung vitamin C yang tinggi ini juga diketahui memiliki berbagai macam manfaat terhadap kesehatan tubuh. Layaknya jeruk nipis dan papaya buah ini meningkatkan daya tahan tubuh secara umum.

Selain itu jambu biji juga diketahui bisa mencegah penuaan dini berkat tingginya kadar antioksidan di dalam buahnya, serta bisa menekan penyakit metabolik seperti hipertensi dan kolesterol berlebih.

Buah jambu biji juga mengandung air yang banyak sehingga dalam waktu singkat bisa membuat tubuh terasa lebih segar dan tenggorokan kering pun bisa diatasi. Namun sayangnya karena jambu biji tergolong buah musiman, seringkali kita sulit ya mendapatkannya bila tidak sedang musim panen.

6. Mengkudu

Buah yang memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan ini tidak terlalu populer di kalangan masyarakat Indonesia. Alasannya sederhana saja, karena mengkudu diketahui memiliki rasa dan bau yang tidak banyak disukai orang.

Padahal buah mengkudu diketahui bisa membunuh berbagai macam bakteri di dalam tubuh, bisa meningkatkan daya tahan tubuh secara umum, bisa meredakan perut yang kembung, hingga bisa meredakan gejala asam lambung.

Pada beberapa literatur bahkan dijelaskan bahwa buah mengkudu memiliki efek yang bisa membantu pasien-pasien kanker yang sedang berobat. Wah-wah coba kalau rasanya enak ya, pasti semua orang sudah menyantap buah ini.

7. Belimbing

Buah yang memiliki rasa khas asam manis ini juga diketahui memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Namun memang untuk belimbing kami tidak menyarankan dikonsumsi semua orang, karena rasanya yang asam dikhawatirkan bisa memicu nyeri ulu hati bagi penderita asam lambung tinggi.

Vitamin C yang tinggi diketahui bisa mencegah penyakit-penyakit pada mukosa mulut seperti sariawan, gusi berdarah, hingga bau mulut. Selain itu belimbing juga memiliki senyawa asam oksalat dalam kadar yang kecil.

Meski sedikit asam oksalat ini diketahui bisa membantu penderita gagal ginjal yang sedang dalam pengobatan. Nah tapi sekali lagi ya jangan bergantung hanya dari belimbing saja, bila memang gagal ginjal tentu saja sebaiknya ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis penuh.

8. Srikaya

Buah srikaya yang seringkali dijadikan sebagai selai pada roti diketahui bisa mengobati berbagai infeksi pada tubuh. Salah satunya adalah infeksi akibat cacing di perut, meski demikian tentu perlu penelitian lebih lanjut terkait efek yang satu ini.

Selain itu srikaya juga diketahui bisa mengurangi mual-mual berat pada ibu hamil, membantu perkembangan janin, melancarkan pencernaan secara umum, hingga mempercepat penyembuhan pada radang yang terjadi di tubuh.

Selain itu ada beberapa literature yang menjelaskan bahwa srikaya diketahui memiliki efek penenang sehingga bisa dikonsumsi secara rutin oleh kamu yang memiliki gangguan tidur dan stress terhadap kehidupan.

9. Apel

Apel yang merupakan buah yang kadang dikatakan cukup mewah ini juga memberikan segudang manfaat loh. Hal ini dikarenakan buah apel memiliki berbagai macam vitamin, mineral, serta zat antioksidan dalam jumlah yang tinggi.

Vitamin dan mineral yang ada di dalam apel diketahui bisa meningkatkan vitalitas tubuhmu secara umum, menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit, hingga mempercepat penyembuhan beberapa penyakit infeksi.

Adapun kandungan antioksidan yang tinggi di dalam apel bisa mengurangi risiko penuaan dini, mengurangi risiko terkena kencing manis, terkena penyakit kanker, dan berbagai penyakit akibat radikal bebas di masa mendatang.

10. Nanas

Nanas adalah buah-buahan yang memiliki kandungan vitamin dan mineral serupa jeruk dan lemon, diamana kandungan vitamin C pada buah nanas tergolong sangat tinggi. Hanya saja rasanya yang asam membuatnya harus dihindari bagi orang yang sudah memiliki penyakit asam lambung.

Selain vitamin C yang dapat mengurangi risiko penyakit di mukosa mulut seperti sariawan, gusi berdarah, mulut kering, dan bau mulut. Nanas diketahui memiliki enzim yang diberi nama dengan bromelain.

Bromelain ini merupakan enzim yang secara ilmiah terbukti bisa menahan peradangan pada tubuh dan membantu mencerna protein. Dalam beberapa penelitian yang cukup jarang bahkan didapatkan bahwa nanas bisa membantu menahan pertumbuhan kanker dan tumor ganas.

11. Semangka

Buah dengan kandungan air yang cukup banyak ini diketahui juga memilikiberbagai kandungan yang secara umum bisa melawan berbagai penyakit dan bisa meningkatkan kesehatan tubuh.

Secara umum diketahui bahwa semangka bisa bermanfaat bagi mukosa dan kulit di tubuh, mulai menjaga kesehatan mulut dan mata, hingga dalam beberapa literatur diduga semangka bisa menjaga kulit tetap lembab dan kencang.

Selain itu pun ada beberapa kepercayaan, meski belum terbukti secara ilmiah, bahwa semangka bisa memperbaiki gejala sesak pada orang-orang yang telah menderita penyakit asma. Tentu untuk yang satu ini harus diimbangi gaya hidup yang baik dan mengikuti saran dokter ya.

12. Jeruk

Kalau yang satu ini sih kami rasa tidak perlu ditanyakan lagi. Buah yang nyaris disukai semua orang ini memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi sehingga seringkali dikonsumsi banyak orang baik dalam kondisi sehat maupun sakit.

Kandungan vitamin C yang tinggi di dalam kebanyakan jenis jeruk-jeruk yang ada ini bisa mencegah penyakit secara umum. Karena vitamin C diketahui sejak lama sebagai vitamin yang mampu menaikkan kekebalan tubuh manusia.

Selain itu buah jeruk juga diketahui bisa menjaga kesehatan mulut, mengurangi bau mulut, mencegah sariawan, hingga mencegah gusi berdarah. Tapi hati-hati yak arena ada beberapa jeruk yang justru cenderung asam dan bisa membuat penderita asam lambung semakin nyeri di bagian perutnya.

13. Kelapa

Siapa yang sangka kalau buah penghasil santan ini justru diketahui memiliki berbagai macam manfaat yang baik bagi tubuh manusia. Baik daging maupun air yang ada di dalam buah kelapa bisa kamu konsumsi untuk kesehatanmu loh.

Kelapa diketahui sebagai salah satu buah yang memiliki kandungan lemak dan karbohidrat yang tinggi. Selain itu kelapa juga diketahui memiliki kadar antioksidan yang bisa menjaga tubuh dari serangan infeksi, sakit jantung, hingga kanker dan kencing manis.

Akan tetapi kembali lagi tentu saja, karena kandungan kalori yang tinggi dan kandungan lemak yang juga tinggi. Bagi kamu yang sedang dalam diet, sudah didiagnosis dengan penyakit jantung dan kencing manis, agaknya perlu konsultasi dokter bila ingin mengonsumsi buah kelapa secara rutin.

14. Delima

Si buah kecil berwarna merah terang ini memang sejak lama dijadikan produk kesehatan. Bahkan saat ini terbukti dengan adanya beberapa perusahaan yang secara terang-terangan menjadikan delima sebagai minuman yang diberikan embel-embel kesehatan.

Tapi toh memang delima atau pomegranate ini boleh dikatakan sebagai salah satu buah tersehat yang ada di dunia saat ini. Bila kebanyakan manfaat buah-buahan tertentu biasanya dimiliki buah yang lain, berbeda hal nya dengan delima. Ia punya segudang manfaat yang tidak dimiliki buah lain, dan terbukti secara ilmiah!

Secara ilmiah buah delima diketahui bisa menjaga penderita kencing manis, penyakit jantung, Alzheimer, hingga bagi para penderita obesitas dari kondisi fisik yang semakin menurut dan penyakit yang semakin parah.

Selain itu buah delima juga dikatakan bisa menghambat pertumbuhan beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat hingga kanker payudara. Terakhir, buah delima juga diketahui bisa bermanfaat mengurangi nyeri pada orang tua dengan nyeri sendi, dan juga bisa menurunkan tekanan darah secara drastis!

Jadi tidak heran bukan kalau buah delima disebut-sebut sebagai salah satu buah yang paling sehat yang ada di dunia. Tapi ya memang sih mungkin di beberapa daerah di Indonesia buah ini cukup sulit ditemui dan harganya barangkali cukup mahal.

15. Kurma

Buah keriput kehitaman khas timur tengah ini juga memiliki banyak manfaat yang bisa kamu ambil loh. Jadi tidak heran yah kalau dalam agama Islam buah ini disebut-sebut sebagai salah satu favorit Nabi.

Manfaat pertama yang bisa kamu dapatkan dari buah kurma adalah menyehatkan saluran pencernaan, bisa membantumu melawan serangan infeksi, serta dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa kurma bisa meningkatkan kesehatan otak dan secara kimiawi bisa mencegah Alzheimer.

Terakhir satu manfaat kurma yang cukup jarang diungkap adalah bukti bahwa wanita hamil yang mengonsumsi kurma sejumlah 5-6 butir selama 4 minggu sebelum hari perkiraan lahiran, menurunkan risiko induksi yang tentu sakit, artinya meningkatkan kelahiran secara alamiah tanpa induksi!


8 Umbi Tanaman yang bisa Menjadi Obat Herbal

Selain buah, di Indonesia sendiri sejak zaman dahulu ada beberapa tanaman yang tergolong umbi-umbian yang dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Apa sajakah itu?

1. Bangle

Bangle yang masih satu keluarga dengan tanaman jahe diketahui memiliki banyak manfaat bila kamu konsumsi secara rutin. Untuk mengonsumsinya kamu bisa menyeduhnya layaknya jahe.

Diketahui bahwa umbi bangle memiliki manfaat dalam menjaga tubuh ketika sedang terjadi radang, bisa mengurangi nyeri pada masalah nyeri otot dan sendi, hingga digunakan untuk menangani masalah terkilir dan penyakit kulit.

Dalam beberapa literature di Thailand bahkan ditemukan bahwa umbi bangle secara ilmiah terbukti bisa mengurangi gejala asma pada anak-anak. Wah-wah, tapi tetap saja ya hati-hati dalam mengonsumsinya dan selalu berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu bila memang kamu sudah sakit asma.

2. Jahe

Nah kalau yang satu ini sih sejak zaman dahulu sudah dikonsumsi sebagai wedang, terutama di daerah Jawa. Lebih jauh lagi jahe saat ini bahkan menjadi salah satu jajanan yang disukai oleh semua kalangan.

Jahe sendiri secara ilmiah terbukti memiliki efek antiradang dan antioksidan yang sangat kuat. Selain itu jahe juga bisa mengurangi rasa mual, mulai dari mabuk perjalanan hingga beberapa kasus seperti mabuk saat hamil.

Lebih jauh lagi jahe diketahui bisa mengurangi nyeri otot, nyeri sendi, menurunkan kadar gula darah, menurunkan risiko penyakit jantung, membantu memperbaiki kondisi saluran pencernaan pada kasus gangguan pencernaan kronik, hingga membantu mengurangi nyeri saat menstruasi.

3. Kencur

Masih serupa dengan jahe, kencur juga sudah sejak lama menjadi salah satu tanaman yang seringkali digunakan sebagai obat-obatan tradisional yang untungnya saat ini sudah banyak terbukti secara ilmiah.

Kencur secara ilmiah terbukti mampu menangkal radikal bebas sehingga bisa mencegah penuaan dini, mencegah penurunan fungsi kognitif serta bisa mencegah beberapa penyakit seperti penyakit jantung, kencing manis, dan beberapa kanker.

Salah satu fungsi lain kencur yang tidak dimiliki beberapa tanaman obat lainnya disini adalah kencur mampu meningkatkan vitalitas pria secara umum. Meski demikian perlu penelitian lanjut terkait hal ini.

4. Kunyit

Nah lagi-lagi masih satu keluarga dengan jahe dan kencur, dan lagi-lagi pula umbi yang satu ini juga sudah lazim digunakan sebagai salah satu obat tradisional disamping sebagai bumbu masak yang nikmat.

Sama seperti saudaranya, kunyit diketahui efektif melawan berbagai infeksi di tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh, serta meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh sehingga mencegah penuaan dini dan berbagai penyakit metabolik.

Nah akan tetapi ada satu kandungan kunyit yang dipercaya bisa memperbaiki fungsi hati pada orang-orang yang sedang mengalami penyakit hati. Namun memang sih pada akhirnya untuk orang-orang ini tetap harus ke dokter agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.

5. Lempuyang

Tanaman yang tersebar secara luas di Indonesia dan di banyak negara di Asia Tenggara ini merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki khasiat dalam melawan penyakit dan dalam menjaga kesehatan.

Beberapa manfaat yang paling dirasakan orang-orang yang mengonsumsi lempuyang adalah bisa menyehatkan saluran pencernaan, terutama bagi orang-orang yang mengalami masalah lambung dan sulit buang air besar.

Selain itu lempuyang juga diketahui memiliki efek pereda nyeri dan bisa menurunkan sakit kepala. Nah bagi kamu yang mengalami sakit kepala ringan boleh dicoba merebus lempuyang untuk diminum, semoga bermanfaat.

6. Lengkuas

Mirip dengan kunyit, dan masih satu keluarga bersama jahe dan kencur. Lengkuas saat ini banyak digunakan sebagai salah satu campuran makanan karena bisa memberikan aroma dan rasa yang cukup khas.

Tapi kamu perlu tahu bahwa lengkuas juga memiliki berbagai macam manfaat terhadap kesehatan tubuh. Salah satu manfaat utama lengkuas diantaranya adalah melancarkan saluran pencernaan dan mengatasi gangguan maag ringan.

Selain itu lengkuas juga diketahui memiliki kadar antioksidan yang tinggi, memiliki kadar anti radang yang tinggi, serta memiliki kadar antibakteri yang juga tinggi. Selain itu lengkuas diketahui bisa menjaga kesehatan otak manusia loh!

7. Temulawak

Selain jahe, temulawak juga saat ini merupakan salah satu tanaman yang seringkali dijadikan sebagai bahan dari obat-obatan tradisional. Bahkan sudah banyak minuman saset yang menambahkan temulawak sebagai bahan aktifnya.

Temulawak diketahui bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi efek peradangan pada tubuh, serta bisa meningkatkan antioksidan dalam tubuh. Sehingga pada akhirnya pun meningkatkan vitalitas tubuh.

Salah satu fungsi utama temulawak yang secara medis sudah digunakan secara luas adalah untuk mengobati orang-orang dengan gangguan fungsi hati. Saat ini banyak produsen obat-obatan yang menjual kurkuma alias temulawak sebagai suplemen liver.

Nah temulawak ini pun relatif aman bila dikonsumsi secara rutin, namun memang tentu saja untuk bisa mengonsumsi secara rutin pelajari lah bagaimana cara mengolah temulawak ini sehingga bisa dinikmati.

8. Alang – alang

Yang satu ini banyak dimanfaatkan sebagai campuran jamu ataupun wedang terutama di daerah jawa. Alasannya tentu saja karena alang-alang memiliki segudang manfaat bagi tubuh.

Beberapa manfaat yang dirasakan dengan minum alang-alang diantaranya adalah efek antibakteri, mencegah penuaan dini, serta bisa meredakan demam. Meski demikian memang masih membutuhkan banyak kajian ilmiah untuk membuktikan seluruh hal ini.

Penutup

Itulah tadi beberapa tanaman yang bisa kamu temui dengan mudah yang dikenal baik secara luas sebagai tanaman obat di Indonesia. Perlu kamu ketahui untuk bisa menikmati masing-masing tanaman tersebut tentu kamu harus mempelajari cara pengolahannya agar rasanya tidak aneh.

Selain itu keep in mind bahwa obat-obatan di atas hanyalah bersifat suplementasi saja. Artinya bila kamu memang sedang dalam kondisi sakit, pengobatan utama tentu saja harus dilakukan oleh dokter yang bersertifikat.

Adapun tanaman-tanaman di atas nantinya hanyalah membantu terapi obat-obatan yang diberikan oleh dokter. Di luar itu  apabila kamu ingin menjaga kesehatan tubuh secara umum, tentu boleh-boleh saja mengonsumsi salah satu atau beberapa jenis tanaman di atas.

Fakhri Zahir

Penulis berpengalaman yang mengisi banyak konten di website populer. Pegiat dunia agrikultur dan kedokteran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *