14 Jenis Tanaman Rambat Tercantik untuk Menghias Pagar

Diantara berbagai macam jenis tanaman hias, tanaman rambat merupakan salah satu jenis yang cukup populer untuk dijadikan pemanis di rumah. Hal ini karena tanaman rambat cukup mudah untuk dikembangkan dan harganya pun relatif murah.

Tanaman rambat sendiri cocok dijadikan tanaman hias di dalam ataupun di luar rumah, yang jelas tanaman ini memiliki pesonanya sendiri. Kamu bisa menaruh tanaman rambat di dinding rumah misalnya, hingga menjadikan tanaman rambat sebagai penghias pagar.

Kamu bisa dengan mudah menjuntaikan tanaman rambat ini di dinding-dinding pagar rumahmu, atau melilitkannya kepada pagar besi, hingga mengombinasikannya dengan tanaman pagar. Intinya sih tergantung dari jenis dan bentuk pagar rumahmu.

Tapi apa saja ya jenis tanaman rambat yang cocok menjadi tanaman penghias pagar rumah? Ini dia jawabannya!

1. Tanaman Morning Glory

Tanaman Morning Glory

Morning Glory pada dasarnya merupakan salah satu jenis tanaman yang mencakup lebih dari 1000 spesies dari family Convulvulaceae. Beberapa jenis yang populer memiliki warna ungu, namun sebenarnya bunga ini memiiki banyak warna.

Bunga ini pada awalnya ditemukan di Asia Timur tepatnya di China dan Jepang, namun karena bentuknya yang cantik bunga ini menjadi begitu cepat tersebar ke seluruh dunia. Termasuk di Indonesia, bunga ini pun cukup populer dan mudah didapatkan di sini.

Untuk bisa menanam tanaman ini pertama-tama kamu bisa menanam Morning Glory di pot kecil dengan kedalaman minimal 15 cm, berikan cahaya yang cukup, air, dan pupuk secukupnya. Nah semakin lama tumbuhan ini akan semakin tinggi.

Bila tanaman sudah cukup tinggi, kamu bisa memindahkan tanaman ke dekat pagar dan arahkan agar tanaman bisa merambat naik. Intinya buatlah jalur dengan cara mengarahkan dan mengikat tanaman ke pagar yang kamu punya.

2. Tanaman Dollar

Tanaman Dollar

Sama sepeti Morning Glory, tanaman ini tergolong sebagai salah satu tanaman rambat yang cukup populer. Bahkan termasuk yang paling populer untuk tanaman rambat yang biasanya digunakan sebagai penghias pagar.

Kamu yang memiliki pagar dengan tembok yang tinggi dan tebal, sangat cocok untuk menanam tanaman ini sebagai penghias di tembok rumahmu tersebut. Selain meberikan kesan asri, tanaman ini juga memberikan kesan yang mewah dan elegan bila dilakukan dengan benar.

Selama kamu memiliki dinding yang cukup kasar, tanaman ini akan bisa dengan mudah merambat naik ke atas, karena memang tanaman ini memiliki perakaran yang bisa mencengkeram bidang rambat dengan cukup kuat.

Untuk penanaman tanaman ini sendiri kamu bisa melakukannya dengan menanam di polybag dan kemudian dipindahkan ke media tanam di dekat pagar yang kamu inginkan dihias dengan tanama ini.

3. Sirih Merah

Sirih Merah

Tanaman sirih merah pada mulanya tidak terkenal sebagai tanaman rambat penghias rumah, apalagi mungkin di zaman dahulu belum banyak orang yang begitu concern dengan tanaman-tanaman penghias rumah.

Alih-alih sirih merah justru menjadi salah satu tanaman obat yang cukup populer di Indonesia. Seringkali sirih merah digunakan sebagai tanaman yang dianggap mampu mengatasi masalah pada perut hingga masalah perdarahan gusi.

Dibandingkan beberapa tanaman yang ada di dalam daftar ini, sirih merah boleh jadi menjadi tanaman yang cukup murah dan sangat mudah didapatkan. Selain itu cara penanaman dan pemeliharaan sirih merah pun termasuk yang paling mudah.

Cukup tanam sirih merah di polybag, dan tunggu hingga bertunas dan batangnya cukup tinggi. Bila sudah tinggal pindahkan ke media tanam di dekat pagar dan arahkan sulur batang agar bisa merambat dengan baik di pagar yang kamu punya.

4. Tanaman Lee Kwan Yew / Vernonia elliptica

Tanaman Lee Kwan Yew / Vernonia elliptica

Tanaman ini memang memiliki nama yang cukup unik yakni Lee Kwan Yew, dan bahkan di beberapa daerah tanaman ini dikenal sebagai tanaman janda merana yang merambat ke bawah dari atas.

Tanaman ini cocok bagi kamu yang memiliki pagar dengan tembok yang cukup tebal, dan kosong. Selain itu tanaman ini pun pada dasarnya cocok dijadikan tanaman rambat di tembok yang kosong serta menjadi tirai yang cantik.

Apalagi kamu yang memiliki hunian modern dengan balkon, dengan dinding ataupun pembatas yang cukup kosong. Kamu tinggal menjuntaikan tanaman ini ke bawah dan secara otomatis tanaman ini akan merambat turun dan memberikan keindahan dan kesejukan di rumah.

Nah sebagaimana yang telah kami sebutkan berulang kali di atas, tanaman ini merupakan tanaman yang menjuntai ke bawah. Alih-alih merambatkannya ke atas tembok, kamu bisa menanam tanaman ini di polybag, dan meletakkan di atas tembok sehingga bisa menjuntai ke bawah.

5. Bunga Kertas

Bunga Kertas

Bunga kertas atau yang lebih populer dengan sebutan bougenville merupakan salah satu jenis bunga yang menurut kami sangat cantik dan tentu saja tidak lekang oleh waktu. Karena sejak zaman dulu pun seringkali digunakan sebagai penghias rumah di seluruh dunia.

Namun selain menjadi tanaman hias ‘pada umumnya’, bunga kertas ini juga bisa menjadi tanaman rambat yang cantik. Apalagi bila tanaman sudah tumbuh lebat, wah tanaman ini bisa jadi penghias yang menarik perhatian rumahmu tentunya!

Adapun cara penanaman bunga kertas ada dua teknik yang cukup populer mulai dari stek hingga sambung pucuk. Teknik sambung pucuk sebenarnya lebih diminati karena bisa mengombinasikan berbagai warna, sayangnya teknik ini membutuhkan keterampilan dan pengetahuan yang tinggi.

Nah kamu bisa merambatkan tanaman ini dengan cara mengarahkan sulur dari batang bougenville ke arah pagar, mengikatnya dengan rajin, dan juga memangkas pucuk-pucuk yang tidak berbunga secara berkala.

6. Melati Irian

Melati Irian

Melati Irian atau yang juga dikenal sebagai Flame of Irian merupakan salah satu bunga dengan tampilan yang menurut kami cukup eksotik, dan tentu saja bisa mempercantik rumahmu dan tentu akan menarik perhatian dari tamu dan para tetangga.

Sama seperti tanaman Lee Kwan Yew, tanaman Melati Irian ini merupakan salah satu jenis tanaman merambat yang menjuntai ke bawah. Sehingga cara penempatannya pun mirip yakni dengan menjuntaikannya dari atas dinding ataupun pagar dengan tembok tebal.

Meski demikian tanaman ini juga cukup populer sebagai tanaman hias kanopi, banyak orang dan hotel ataupun villa yang memanfaatkan tanaman ini sebagai kanopi hidup yang tentu saja sangat cantik dan menawan.

Namun memang untuk mendapatkan kecantikan yang begitu luar biasa, tentu saja ada harga yang harus dibayarkan. Diketahui harga dari bibit melati irian ini diketahui bisa mencapai ratusan ribu rupiah! Nah tapi kalau memang demikian cantiknya, mengapa tidak?

7. Mandevilla

Mandevilla

Tanaman yang memiliki nama Mandevilla ini merupakan salah satau tanaman rambat yang juga sangat populer. Karena memang tanaman ini selain cantik, mudah dikembangkan, dan dikenal sebagai tanaman yang tangguh dan tahan terhadap cuaca panas.

Sama seperti Morning Glory tanaman ini juga mencakup beragam jenis yang memiliki warna yang bermacam-macam. Oleh karena itulah banyak orang yang merawat tanaman ini untuk mempercantik rumah-rumah mereka.

Untuk membuat Mandevilla tumbuh dengan cepat, kamu petama-tama harus menanam tanaman ini ke dalam media tanam tanah dicampur pasir dengan kandungan bahan organik yang tinggi, sebelum bisa mulai dirambatkan ke pagar.

Selain itu jangan lupa untuk rajin memangkas tanaman untuk merangsang pembungaan. Karena tunas-tunas baru itulah yang nanti akan menjadi bakal bunga. Nah bila sudah demikian tentu saja kamu cukup menunggu hingga Mandevilla tumbuh subur.

8. Bunga Alamanda

Bunga Alamanda

Tanaman berbentuk terompet ini memiliki bentuk dan nama yang juga cantik yakni Alamanda. Selain itu tanaman ini pun diketahui memiliki banyak variasi warna yang tentu saja membuat kamu tidak akan bosan-bosannya memandang tanaman ini.

Untuk bisa menanamkan tanaman Alamanda ini kamu cukup menanamnya pertama kali di dalam polybag dengan media tanam tanah bercampur pasir, jangan lupa pastikan tanah memiliki banyak campuran zat organik.

Nah bila sudah mulai memiliki batang yang tinggi, kamu bisa langsung merambatkan tanaman tersebut hingga ke atas. Perhatikan pula untuk rajin memotong pucuk tanaman ini agar bunga alamanda bisa terpicu untuk terus tumbuh.

Selain itu, tanaman Alamanda memang dikenal sebagai tanaman yang tangguh dan tidak manja sehingga kamu tidak membutuhkan berbagai perawatan yang terlalu rumit. Selama mendapatkan sinar matahari cukup dan penyiraman yang cukup tanaman ini akan tumbuh dengan baik.

9. Sirih Gading

Sirih Gading

Meski pada dasarnya sirih gading merupakan tanaman yang biasa ditanam di dalam pot, dengan sedikit kreativitas tanaman ini bisa disulap menjadi salah satu tanaman rambat dinding yang bisa menghiasi rumahmu.

Sebelum bisa mulai menghiasi pagarmu, tentu pertama-tama kamu harus membiakkan tanaman ini di dalam polybag. Kamu bisa membiakkan dengan media tanah gembur dicampur dengan pasir yang tentunya harus memiliki zat hara yang cukup.

Selain itu sirih gading sendiri pada dasarnya harus dibiarkan terjatuh dari atas sehingga bisa membentuk tirai-tirai seolah ia merambat di dinding. Oleh karena itu pula kamu harus agak bersabar untuk bisa menunggu sirih gading tumbuh dengan subur.

Nah terakhir perlu diingat bahwa penggunaan sirih gading sebagai tanaman rambat di pagar cocok apabila kamu memiliki pagar dengan konstruksi tembok yang cukup tebal, karena memang tanaman ini tidak serta merta akan memenuhi pagar melainkan hanya menutupi pagar saja.

10. Dipladenia

Dipladenia

Sama seperti Mandevilla dan bunga kertas, tanaman ini sebenarnya bisa menjadi tanaman yang ditanam di dalam pot ataupun menjadi tanaman rambat tercantik yang bisa kamu gunakan untuk menghias pagar rumahmu.

Mirip pula seperti keduanya, Dipladenia memiliki ciri khas warna bunga yang tajam dan warna warni yang berbeda-beda sesuai dengan galurnya. Tanaman ini bisa berbunga mulai dari merah jambu, kuning, merah terang, hingga warna kuning.

Meski demikian tumbuhan yang aslinya berasal dari dataran Amerika Selatan ini aslinya membutuhkan Burung Kolibri untuk membantu penyerbukan dan pemasok nektar antar tumbuhannya.

Oleh karena itu apabila ingin merawat tumbuhan ini dibutuhkan kemampuan lebih untuk melakukan perkembangbiakan vegetatif buatan agar bisa diperbanyak. Selain itu tanaman ini relatif tumbuh subur dan baik dalam suhu yang agak rendah yakni 18-21oC.

11. Air Mata Pengantin

Air Mata Pengantin

Namanya memang mengenaskan, tapi siapa yang sangka kalau tanaman Air Mata Pengantin ini bisa memberikan pesona yang cantik nian dipandang mata. Apalagi bila kamu sukses merambatkan tanaman ini di dinding-dinding dan pagar rumahmu.

Tanaman yang berasal dari Meksiko ini memiliki banyak jenis dan banyak nama lain seperti coral vine, chain of love, hingga Mexican creeper. Sesuai dengan namanya, bunga ini tumbuh subur dengan cara memanjat sehingga cukup populer sebagai tanaman penghias pagar.

Kamu bisa merambatkan tanaman ini ke anyaman besi di pergola atau pagar, hingga membuatnya menjadi kanopi yang bisa membuat rumahmu menjadi sangat sejuk. Namun memang kamu perlu hati-hati karen apertumbuhannya sangat cepat.

Selain itu tanaman ini memiliki nektar dan bee pollen yang artinya akan sangat disukai oleh berbagai macam serangga seperti lebah, kupu-kupu, hingga kumbang. Nah bila ingin merawat tanaman ini kamu harus hati-hati yak arena akan mengundang hewan-hewan tersebut.

12. Bunga Clematis

Bunga Clematis

Clematis merupakan salah satu tanaman rambat yang serupa dengan Dipladenia, Mandevilla, hingga Bougenvil. Karena tanaman Clematis mencakup berbagai macam kultivar yang memiliki banyak sekali warna.

Sebut saja jenis Nelly Moser yang berwarna ungu, Apple Blossom yang berwarna putih, Niobe yang berwarna merah, Jackmanii yang berwarna ungu tua, Ernest Markham yang berwarna merah jambu tua, hingga kultivar Princess Diana yang berbentuk khas seperti teromper berwarna merah jambu.

Selain itu tanaman ini juga sangat digemari karena sifatnya evergreen alias bisa tumbuh sepanjang tahun tanpa terkecuali. Selama mereka mendapatkan sinar matahari dan air yang cukup dapat dipastikan Clematis yang kamu punya akan tumbuh subur.

Sama seperti bunga merambat lainnya, tanam Clematis di dalam polybag dan pindahkan ke tanah bila sudah bertunas. Taruh dekat dengan pagar sehingga sambil bertumbuh bisa kamu rambatkan ke kisi-kisi pagar yang kamu punya.

13. Tanaman Wisteria

Tanaman Wisteria

Tanaman yang sangat cantik ini sempat meraih kepopulerannya saat muncul di dalam film Avatar. Tapi menurut kami sih tanpa Avatar pun tanaman ini memang sudah sangat populer karena kecantikan dan keindahannya yang luar biasa.

Meski demikian ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum mulai merawat tanaman ini. Salah satu pertimbangan terbesarnya adalah karena tanaman ini berasal dari negara subtropis tentu perlakuannya agak berbeda dengan Indonesia yang beriklim tropis.

Apalagi saat pertama kali menanam biji Wisteria, kamu harus melakukan penanaman di dalam kulkas (bila menggunakan media kapas) karena memang ia tumbuh dengan optimal pada suhu yang rendah. Adapun waktu penumbuhannya membutuhkan 2 hingga 3 bulan!

Adapun bila menggunakan media tanam tanah maka kamu harus membungkusnya ke dalam plastik agar biji terhindar dari hama dan tunggu lah hingga sehkitar 1 bulan. Bila sudah bertunas barulah bisa kamu pindahkan sebagai tanaman rambat.

14. Stepanot Ungu / Garlic Vine

Stepanot Ungu / Garlic Vine

Tanaman yang pada awalnya merupakan tumbuhan liar ini diketahui memiliki bunga yang sangat lebat dan cantik. Selain itu memang Stepanot Ungu ini sudah lama menjadi salah satu pilihan tanaman rambat yang banyak dipelihara orang-orang.

Untuk mulai menanam tanaman ini kamu bisa pertama-tama melakukan pembibitan hingga tanaman muda berusia 4-6 bulan. DI usia itulah baru kamu bisa melakukan pemindahan tanaman ke media tanah terutama dekat dengan pagar.

Cukup melakukan penggemburan tanah dekat pagar dan buatlah lubang sedalam 20 cm untuk kemudian kamu tambahkan pupuk kandang. Buat jarak sekitar 3 hingga 5 meter antar lubang untuk kemudian kamu masukkan tanaman.

Sudah deh karena tanaman ini tergolong sebagai tanaman yang susah susah gampang, maka kamu cukup memberikannya paparan sinar matahari dan penyiraman secara rutin. Untuk pemberian pupuk diperbolehkan namun sifatnya opsional.

Fakhri Zahir

Penulis berpengalaman yang mengisi banyak konten di website populer. Pegiat dunia agrikultur dan kedokteran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *