7 Fakta Tentang Bunga Rafflesia Arnoldi

Sebagai salah satu tanaman langka di dunia Rafflesia Arnoldi memiliki fakta fakta unik yang membuat bunga ini berbeda dan istimewa apabila dibandingkan dengan tumbuhan lain.

Rafflesia Arnoldi merupakan sebuah tanaman parasit yang biasa tumbuh di hutan. Memiliki ukuran yang sangat besar, bunga ini tumbuh sebagai sebuah parasit di hutan. Namun sayang, saat ini Rafflesia Arnoldi sedang terancam punah jadi harus segera dilestarikan.

Walaupun memiliki bentuk yang sangat cantik, tapi sampai saat ini bunga ini memiliki masa mekar yang tidak menentu. Namun pada kenyataannya Rafflesia Arnoldi membutuhkan waktu hingga 9 bulan untuk mekar, dan hanya bertahan selama 1 minggu saja.


1. Asal Nama Rafflesia Arnoldi

Sir Thomas Stamford Bingley Raffles

Dua pria asal Inggris Dr. James Arnold dan Sir Thomas Stamford Bingley Raffles menemukan tumbuhan ini pada tahun 1818. Keduanya melakukan sebuah ekspedisi yang dilakukan berdasarkan sebuah jurnal yang dibuat oleh Louis Auguste Deschamp.

Tidak lama setelah penemuannya, Dr. James Arnold meninggal dunia akibat demam yang dideritanya. Untuk menghormatinya, tumbuhan yang ditemukan bersama dengan Sir Thomas Stamford Bingley Raffles akhirnya dinamakan Rafflesia Arnoldi.


2. Bunga Terbesar di Dunia

rafflesia

Rafflesia Arnoldi saat ini mencatatkan rekor sebagai bunga tunggal dengan ukuran terbesar di dunia. Fakta mencatatkan Rafflesia Arnoldi terbesar yang pernah tercatat memiliki diameter 105cm dan berat hingga 11kg. Memiliki lobus menyerupai kelopak yang ketebalannya mencapai 1 inci.

Tidak hanya itu saja, saat masih kuncup bunga ini juga memiliki ukuran yang sangat besar. Ukuran kuncup terbesar yang pernah tercatatkan mencapai 43cm. Kalau dibandingkan, ukuran kuncup Rafflesia Arnoldi lebih besar dari ukuran ban mobil pada umumnya.


3. Varietas Rafflesia Arnoldi

Ada dua varietas Rafflesia Arnoldi dan keduanya banyak tumbuh di Indonesia. Yang pertama adalah R. Arnoldi var. Arnoldi yang banyak ditemukan di Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan yang satunya lagi adalah R. Arnoldi var. Atjehensis yang banyak ditemukan di Sumatera Utara.

Perbedaan utama diantara keduanya adalah tidak ditemukannya bagian Ramenta pada Arnoldi var. Atjehensis.

Saat ini Rafflesia Arnoldi sudah termasuk dalam salah satu Bunga Nasional Indonesia dan tanggal 9 Januari yang merupakan hari penetapannya diperingati sebagai hari Bunga Nasional.


4. Tidak Memiliki Daun, Batang dan Akar

Rafflesia Arnoldi tumbuh sebagai tumbuhan parasit, itulah kenapa tumbuhan ini tidak memiliki daun, batang dan akar. Satu satunya akar yang dimiliki tumbuhan ini adalah akar semu yang digunakannya untuk menempel pada tanaman inangnya.

Sebagai tanaman parasit, Rafflesia Arnoldi tidak memproduksi makanannya sendiri. Melainkan hidup dengan mengambil makanan dari pohon inangnya dengan menggunakan akar semunya.


5. Memiliki Bau Busuk

rafflesia arnoldi bau bangkai

Nama lain dari tumbuhan ini adalah bunga bangkai, dikarenakan saat bunga ini mekar akan mengeluarkan bau yang sangat busuk menyerupai bangkai.

Fakta unik lainnya dari Rafflesia Arnoldi, kalau bunga lain pada umumnya menggunakan lebah atau kupu kupu dalam penyerbukannya namun pada tumbuhan ini penyerbukannya justru dibantu oleh lalat.

Bau busuk yang dikeluarkan ini memiliki tujuan untuk mengundang lalat ataupun serangga lainnya datang.


6. Memiliki Buah

Memiliki Buah

Seperti halnya makhluk hidup lainnya, tumbuhan ini juga melakukan reproduksi. Apabila penyerbukan dengan menggunakan lalat dan serangga lainnya berhasil, maka bunga ini akan mengeluarkan buah.

Buah Rafflesia Arnoldi memiliki bentuk bulat dengan diameter bervariasi antara 12 sampai 15 cm.

Buah ini sangat disukai tikus hutan dan tupai karena mengandung biji yang sangat banyak. Hewan inilah kemudian yang membantu penyebaran biji Rafflesia Arnoldi ke berbagai tempat di hutan.

Baca: Cara Menanam Lotus (Seroja)


7. Termasuk Tanaman Langka di Dunia

rafflesia arnoldi model

Rafflesia Arnoldi adalah tanaman uniseksual yang pembuahannya tergolong langka. Ini dikarenakan kemungkinan seekor lalat hinggap di atas bunga jantan dan membawa serbuk sari ke bunga betina supaya terjadi pembuahan adalah sangat jarang sekali.

Inilah kenapa beberapa spesies bunga ini masuk ke dalam klasifikasi “sangat terancam punah” oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN)

Kecilnya kemungkinan pembuahan inilah yang akhirnya mendorong para ahli untuk menumbuhkan tumbuhan ini dalam sebuah lingkungan yang dikhususkan supaya selalu terkendali dan terlindungi. Selain itu faktor lainnya yang membuat bunga ini menjadi semakin langka adalah semakin berkurangnya hutan akibat aktivitas manusia.

Walaupun usaha ini tidak selalu membuahkan hasil, namun pada kenyataannya pemerintah selalu berusaha untuk melindungi dan melestarikan tumbuhan yang sangat langka ini.

Itulah 7 fakta penting dari Rafflesia arnoldi yang memiliki keunikan di Indonesia. Bunga ini sekarang sudah berada di ambang kepunahan, dan sudah tanggung jawab kita untuk menjaga kelestariannya supaya bisa tetap bertahan hidup dan terhindar dari kepunahan.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Kenanga

Yoko Widito

Yoko adalah penulis profesional yang memiliki pengalaman menulis di berbagai media online dengan topik yang beragam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *