Cara Menanam Wortel Supaya Cepat Panen!

Wortel sendiri adalah salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan vitamin A tinggi, jadi wortel ini memiliki manfaat yang sangat tinggi untuk mata Anda.

Sayuran ini berasal dari wilayah Asia, atau tepatnya sekitar Asia Timur hingga Asia Tengah. Saat ini budidaya wortel sudah meluas hingga banyak negara di dunia termasuk juga di Indonesia. Untuk Indonesia sendiri wortel sudah tersebar merata mulai dari pulau Sumatera hingga Papua.

Kalau Anda juga ingin membudidayakan wortel, Anda tidak perlu khawatir karena cara menanam wortel tidak terlalu sulit. Namun supaya Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal dan juga dapat berbuah lebih cepat maka ada beberapa tahapan yang harus Anda pahami.

Kali ini Kutanam akan memberian tutorial lengkap bagaimana cara menanam wortel dengan benar. Mulai dari yang paling dasar pemilihan bibit, cara budidaya, cara panen yang benar, hingga mengatasi kendala produksi yang tidak optimal atau waktu panen yang lama.

Penting juga: Cara Benar Menanam Kacang Tanah


Syarat Tumbuh Wortel

cara menanam wortel - Syarat Tumbuh Wortel

Syarat tumbuh wortel ini sifatnya adalah wajib, karena inilah yang akan membuat wortel menjadi berkembang optimal dan dapat berbuah lebih cepat. Sebelum Anda mempelajari cara menanam wortel, Anda harus persapkan ini terlebih dahulu

1. Tanah

Wortel membutuhkan tanah dengan jenis alluvial, andosol, latosol dan regosol. Tanah dengan jenis ini bisa ditemui pada dataran tinggi. Untuk tingkat keasaman tanah yang dibutuhkan adalah 5,5-6,5 pH.

2. Suhu

Proses metabolisme wortel sangat dipengaruhi oleh suhu, dimana suhu yang dibutuhkan tanaman wortel supaya bisa berkembang optimal adalah 15,6-21,1 C.

3. Curah Hujan

Curah hujan sangat berpengaruh ke air tanah. Apabila air terlalu berlimpah maka wortel menjadi mudah terkena penyakit, namun apabila kekurangan maka pertumbuhan akan tidak optimal.

Wilayah yang sangat baik untuk budidaya wortel ini adalah wilayah yang memiliki iklim basah dengan durasi kering hanya 1,5 bulan sampai 3 bulan dalam 1 tahun atau iklim agak basah dimana durasi kering hanya 3-4,5 bulan dalam 1 tahun.

Baca: Cara Menanam Bayam Yang Benar

4. Kelembaban Udara

Kelembaban udara yang disarankan untuk budidaya tanaman wortel adalah berada di kisaran 80-90%. Kalau angka kelembaban terlalu tinggi malah akan membuat wortel mudah terkena penyakit karena cendawan sangat mudah tumbuh pada lokasi dengan kelembaban tinggi.

5. Cahaya Matahari

Semakin besar tanaman wortel menerima cahaya matahari maka akan membuat wortel semakin mudah dalam melakukan fotosintesis yang berimbas pada pertumbuhan umbi wortel yang lebih cepat dan lebih baik.

Usahakan wortel mendapatkan cahaya matahari selama 9-10 jam setiap harinya supaya pertumbuhannya optimal.


Gunakan Bibit Berkualitas

cara menanam wortel - Gunakan Bibit Berkualitas

Penggunaan bibit berkualitas dapat membuat hasil panen menjadi maksimal. Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas Anda bisa mendapatkannya dengan dua cara.

Cara pertama adalah membelinya langsung dari toko pertanian, dan cara yang kedua adalah membuatnya sendiri dari indukan yang berkualitas unggul.

Cek juga: Cara Menanam Terong Dengan Polybag

Kalau Anda membelinya dari toko pertanian, maka pastikan bibit yang Anda beli adalah jenis unggul serta tahan terhadap hama dan penyakit. Ini dimaksudkan supaya wortel dapat mencapai perkembangan yang optimal.

Kalau Anda ingin membuat bibit sendiri supaya bisa memastikan langsung hasil yang akan Anda dapatkan maka Anda bisa memperhatikan tips dari kami berikut ini

Ciri Tanaman Wortel Yang Baik Untuk Dijadikan Bibit:

  • Sudah beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan
  • Tahan penyakit
  • Memiliki hasil produksi yang tinggi
  • Berasal dari tanaman wortel yang umurnya sudah diatas 2 bulan.
  • Umbi wortel memiliki ukuran yang besar, panjang dan lurus serta memiliki warna yang cerah.

Cara Membuat Bibit:

  • Cari dan pilih wortel dengan ciri ciri diatas
  • Potong 1/3 ujung umbi wortel
  • Pangkas daun dan sisakan 10cm saja
  • Buat dan persiapkan bedenga
  • Pada permukaan wortel berikan pupuk Trichoderma, air dan ZPT organik satu kali setiap 2 minggu.
  • Siram tanaman pada waktu sore.
  • Bunga biasanya muncul dalam 1 bulan, dan 2 minggu setelahnya bunga akan mulai mekar.
  • Bunga dengan warna kecoklatan adalah tanda siap untuk dipanen.

Menarik: Panduan Menanam dan Membudidayakan Durian!


Teknik Pembenihan

cara menanam wortel - Teknik Pembenihan

Setelah menggunakan teknik diatas sudah dipastikan Anda akan memiliki bibit wortel unggul yang siap untuk Anda gunakan. Disini langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah pembenihan wortel. Anda bisa merendam bibit wortel yang tadi sudah Anda dapatkan dengan pupuk cair organik selama 30 menit sebelum ditanam.

Perendaman ini ditujukan supaya bibit wortel dapat tumbuh lebih cepat, tidak mudah kena penyakit dan pertumbuhan wortel menjadi lebih seragam.

Pupuk organik yang disarankan adalah yang mengandung antibiotik alami yang berfungsi untuk melawan penyakit yang nantinya menempel pada wortel. Ini akan menghasilkan pertumbuhan tanaman wortel menjadi lebih cepat.

Lihat juga: Cara Menanam Kunyit Yang Baik dan Benar


Persiapan Lahan

Persiapan Lahan

Yang dipanen dari wortel adalah umbinya, oleh karena itu media tanah yang digunakan haruslah gembur dimana proses pembajakannya dilakukan dengan kedalaman kurang lebih 40cm.

Segera taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 10-20 ton per hektar yang tergantung pada tingkat kesuburan tanah yang akan digunakan sebagai media tanam wortel.

Tanah yang digunakan haruslah memiliki kadar keasaman 5,5-6,5 pH, apabila kadar keasaman berada dibawah itu maka bisa gunakan dolomite dan diamkan selama 1-2 minggu. Penggunaan dolomite ditujukan supaya pH tanah bisa naik ke angka yang diharapkan.

Langkah selanjutnya adalah membuat bedengan dengan lebar sebesar 100cm dan tinggi sebesar 20-30cm. Sedangkan untuk jarak antar bedengan adalah 40-50cm.

Untuk meningkatkan atau mempertahankan kesuburan tanah serta supaya tanah selalu gembur bisa menggunakan stimulan supaya residu kimia yang tertinggal di dalam tanah bisa cepat teremediasi. Sehingga tanah yang pada mulanya keras bisa menjadi lebih subur dan menjadi gembur.

Baca juga: Cara Menanam Kentang Yang Benar!


Proses Penanaman

cara menanam wortel - Proses Penanaman

Langkah ini terhitung cukup mudah apabila dibandingkan dengan tanaman sayur jenis lain. Dengan cara menanam wortel yang benar, sebelumnya ada beberapa yang harus Anda ketahui sebelum melakukan penanaman.

  • Tanam bibit wortel yang sudah dipersiapkan sebelumnya di area bedeng
  • Tutup dengan pupuk kompos dengan ketinggian 0,5-1cm.
  • Untuk mencegah larikan tergenang air saat hujan tiba, Anda bisa menggunakan daun pisang atau daun yang cukup lebar lainna yang bisa diemui di sekitar lokasi penanaman.
  • Selalu jaga kelembaban tanah dengan rutin melakukan penyiraman.

Pemeliharaan dan Pemupukan

Melakukan Pemeliharaan dan Pemupukan

Langkah ini adalah langkah yang terpenting, karena dengan dilakukan pemeliharaan dan pemupukan tanaman wortel dapat mendapatkan hasil yang optimal. Terlebih lagi Anda sudah melakukan proses yang panjang hingga sampai ke langkah ini.

Untuk dapat melakukan pemeliharaan dan pemupukan dengan benar Anda bisa melakukan 3 langkah penting, yaitu:

1. Penjarangan dan Penyiangan

Ini penting untuk dilakukan karena dengan pengurangan jumlah tanaman dapat memberikan ruang lebih besar pada tanaman wortel. Inilah yang kemudian membuat tanaman wortel dapat tumbuh lebih optimal. Pada langkah ini Anda dapat memilih tanaman wortel yang pertumbuhannya tidak optimal atau tidak bagus supaya tidak mempengaruhi tanaman lain.

Selanjutnya adalah proses penyiangan dimana Anda harus membersihkan lahan dari hama hama yang mengganggu, baik itu tanaman liar ataupun hewan hewan yang mengganggu. Gulma yang tumbuh disekitar tanaman wortel dapat dibersihkan dengan menggunakan garpu. Anda harus rutin melakukan ini karena gulma dapat menyerap nutrisi dalam tanah, selain itu gulma juga menjadi tanaman inang berbagai hama dan penyakit.

2. Pengairan

Pada fase awal pertumbuhannya, tanaman wortel membutuhkan air yang cukup. Jadi penyiraman sebaiknya dilakukan setiap hari pada masa fase awal penanaman wortel. Intensitas penyiraman bisa dikurangi pada saat wortel tumbuh semakin besar.

Anda harus ingat kalau dalam langkah pengairan ini Anda harus benar benar teliti, karena kalau wortel yang sudah mulai tumbuh mendapatkan air terlalu banyak maka malah akan membuat umbi rusak, sebaliknya kalau kekurangan air maka tanah akan menjadi kering dan tanaman wortel akan menjadi rusak.

3. Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk susulan bisa dilakukan saat tanaman wortel mulai berumur 30HST. Pada pemberian pupuk susulan ini pupuk yang diberikan adalah urea dan kcl, dimana perbandingan yang digunakan adalah 2:1 dan dilakukan dengan cara membuat larikan di area samping wortel dengan jarak sebesar 5cm.

Anda bisa menaburkan pupuk susulan pada larikan yang sudah Anda buat lalu tutup kembali dengan tanah. Anda juga bisa menyemprotkan pupuk organik cair pada masa pemeliharaan ini setidaknya satu minggu sekali.

Pemupukan ini dilakukan supaya kebutuhan nutrisi wortel dapat selalu tercukupi, sehingga tanaman tidak mudah terserang penyakit dan memiliki daya tahan terhadap hama yang tinggi. Jadi pertumbuhan wortel dapat semakin optimal dan dapat menghasilkan wortel dengan umbi yang besar.


Penanganan Penyakit dan Hama

Penyakit dan Hama

Yang seringkali dihadapi saat budidaya wortel adalah hama dan penyakit. Serangan hama dapat membuat pertumbuhan wortel menjadi tidak maksimal, bahkan tidak mungkin membuat tanaman wortel menjadi gagal panen.

Inilah yang benar benar harus dapat diantisipasi, Anda harus secepatnya membasmi hama dan penyakit pada tanaman wortel supaya pertumbuhannya dapat maksimal.

Untuk langkah antisipasi, berikut ini adalah cara melakukan penanganan hama dan penyakit pada tanaman wortel.

1. Penanganan Hama

Wortel sangat mudah terkena hama kutu daun dan ulat. Ini cara penanganannya

  • Untuk ulat tanah, Anda bisa membasmi dengan cara melakukan pencarian sarangnya pada pagi hari lalu basmi ulat tanah pada saat itu juga. Kalau serangan hama ulat tanah sudah mulai meninggi, Anda bisa gunakan insektisida dengan bahan aktif karbofuran.
  • Untuk kutu daun, Anda bisa membersihkan lahan sesering mungkin terutama dari gulma. Kalau Anda menemukannya maka harus secepatnya dibersihkan, karena kalau tidak kutu daun akan menyerang pucuk daun tanaman wortel dengan menghisap cairan yang terdapat pada daun. Keadaan ini akan membuat daun keriting dan tidak bisa melakukan fotosintesis dengan sempurna, sehingga pertumbuhan wortel menjadi tidak optimal.

2. Penanganan Penyakit

Bintil akar dan bercak daun adalah penyakit yang sering menyerang tanaman wortel. Kedua penyakit ini harus segera ditangani, karena bintil akar akan menyebabkan umbi wortel memiliki benjolan akibat nematoda.

Sedangkan bercak daun penyebabnya adalah jamur cercospora yang ditandai dengan adanya bercak coklat pada daun dan pinggiran daun menjadi hitam. Ini cara penanganannya

  • Bintil akar, bisa ditangani dengan pergiliran jenis tanaman lain yang beda keluarga.
  • Bercak daun, untuk tanaman wortel dengan umur 30 HST bisa ditangani dengan menggunakan stimulan organik yang disemprotkan langsung ke tanah. Sedangkan untuk tanaman wortel dengan umur 7HST bisa menggunakan pupuk organik setiap 1 minggu sekali.

Pemanenan

Pemanenan

Ini adalah tahap paling akhir dari semua proses budidaya wortel. Waktu memanen yang tepat adalah 3 bulan dari pertama kali melakukan penanaman, apabila terlalu lama umbi akan menadi keras dan kualitas akan menurun. Tapi kalau terlalu cepat tidak akan mendapatkan wortel dengan kualitas yang baik.

Panen wortel bisa dilakukan dengan mencabutnya dari tanah, namun dalam pencabutan ini sebaiknya dilakukan dengan hati hati supaya wortel umbi tidak rusak baik patah ataupun lecet karena akan membuat wortel menjadi cepat rusak dan tidak laku.


Kesimpulan

Ada beberapa tahapan penting yang harus dilakukan dalam proses budidaya wortel ini. Salah satunya adalah menjaga tanah dan tanaman selalu sehat supaya tidak mudah terserang penyakit.

Apabila Anda sedang mencari panduan untuk menanam wortel, maka tips cara menanam wortel supaya cepat berbuah ini sangat cocok untuk Anda. Semoga berhasil dalam melakukan budidaya wortel ya.

Yoko Widito

Yoko adalah penulis profesional yang memiliki pengalaman menulis di berbagai media online dengan topik yang beragam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *