Cara Menanam Tomat Yang Efektif

Tanaman tomat merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak menyimpan banyak manfaat karena memiliki kandungan vitamin dan nutrisi yang tinggi.

Rasa yang asam pada tomat membuat sayuran ini banyak digunakan untuk berbagai macam bentuk bumbu masakan, baik dikonsumsi langsung sebagai lalapan ataupun sebagai sambal. Bahkan tomat juga banyak dicari di pasaran karena permintaannya terbilang cukup tinggi.

Tomat merupakan tanaman komoditas holtikultura yang penting, akan tetapi hasil produksinya masih rendah dari segi kualitas dan kuantitasnya. Kondisi ini disebabkan oleh tanah yang keras, miskin unsur hara, pemupukan tidak seimbang dan serangan hama dan penyakit, serta cara menanam yang masih kurang diperhatikan.

Bagi kalian yang hendak ingin menanam tomat, maka keputusan ini sangat tepat karena cara menanam tomat sendiri pun tidak sulit, dan untuk perawatannya terbilang mudah hanya butuh perhatian yang lebih. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara menanam tomat, simak ulasan berikut ini!

Lihat: Cara Menanam Tanaman Hidroponik


Penentuan Lokasi Penanaman Tomat

Penentuan Lokasi Penanaman Tomat

Pertama-tama ketika kalian hendak melakukan penanaman tomat, pastikan kalian mementukan lokasi yang terbaik dan pas agar tomat dapat tumbuh dengan sangat baik. Karena apabila kalian memilih lokasi yang tidak sesuai dengan karakteristik dari tomat tersebut, maka dapat dipastikan pertumbuhan tomat akan terganggu dan hasilnya pun akan tidak maksimal.

Lihat: Cara Menanam Bawang Merah Yang Benar

Oleh karena itu, kalian dapat mencari lokasi yang sesuai dengan kriteria dan karakter dari tomat dengan menyimak syarat-syarat dalam penentuan lokasi tanam dari penanaman tomat berikut ini:

  1. Lokasi tempat penanaman tomat setidaknya memiliki ketinggian di kisaran 0 hingga 1.800 mdpl
  2. Jenis tanah pada tempat penanaman tomat pun ialah jenis tanah humus. Yaitu tanah yang memiliki unsur tanah yang gembur dan juga lembut.
  3. Suhu pada lokasi penanaman tomat pun sebaiknya memiliki suhu ideal yang pas di kisaran 20 sampai 25 derajat celcius.
  4. Lokasi penanaman pada tanaman tomat sebaiknya disinari sinar matahari secara langsung.

Pemilihan Bibit Tomat

Pemilihan Bibit Tomat

Setelah kalian menentukan lokasi yang pas untuk penanaman tanaman tomat, maka langkah selanjutnya adalah kalian harus menentukan bibit tomat, karena pemilihan bibit ini sangat berpengaruh ketika nanti tomat sudah di panen.

Oleh karena itu, demi memilih bibit tanaman tomat dengan kualitas terbaik, maka kalian haruslah mengetahui ciri-ciri nya sebagai berikut:

  1. Pilihlah ukuran buah tomat yang lebih besar dari tomat-tomat lainnya
  2. Ketika dikupas, biji tomat tersebut di rendam ke dalam air, perhatikan apakah biji tomat tersebut terapung atau tidak, pilihlah biji yang tidak terapung atau tenggelam, jangan pilih biji tomat yang terapung.
  3. Setelah dipilih biji yang tidak terapung, kalian belah biji tersebut, kemudian biji tersebut haruslah memiliki kepadatan yang merata.
  4. Pilih buah tomat yang terbebas dari bekas cacat yang disebabkan oleh penyakit atau pun hama.
  5. Kemudian yang terakhir, buah tomat haruslah memiliki kulit yang merah dan tipis. Karena pada saat itu tomat sedang matang-matangnya, jadi siap untuk dijadikan bibit tomat.

Jangan dilihat: Cara Benar Menanam Sawi!


Pengolahan Lahan Tomat

Pengolahan Lahan Tomat

Selanjutnya, setelah kalian melakukan penentuan lokasi dan memilih bibit tanaman tomat, kalian harus mempersiapkan diri untuk mengolah lahan di lokasi tempat penanaman tomat, cara mengolah tanah yang baik ialah dengan menggunakan mesin bajak ataupun kalian bisa dengan mencangkulnya.

Pengolahan ini dilakukan untuk membentuk gundukan tanah yang sudah diukur sebelumnya. Hal tersebut dilakukan agar tanah yang diolah menjadi gembur dan terhindar dari serangan bencana banjir pada saat ketika hujan lebat datang.

Setelah melakukan proses pembuatan gundukan, kalian bisa menaburkan pupuk organik ke gundukan tersebut sebanyak 10 ton per hektar, kemudian tutup gundukan tanah dengan plastik mulsa.

Penutupan dengan plastik berguna untuk mempertahankan kelembapan tanah pada saat musim kemarau, mencegah serangan gulma dan membuat buah tomat menjadi bersih, karena tidak menyentuh tanah.

Lihat juga: Cara Menanam Kangkung Yang Benar


Penanaman Tomat

Penanaman Tomat

Setelah melakukan pengolahan tanah dan memilih bibit tanaman tomat, kalian bisa langsung ke tahap penanaman. Penanaman bisa dilakukan pada saat tomat sudah tumbuh dengan tinggi sekitar 8 cm dan sudah memiliki usia kurang lebih sekitar 21 hari.

Cara penanamannya yaitu dengan memasukkan bibit tomat ke dalam plastik mulsa yang sudah dilubangi dan kedalaman lubang sekitar 4 hingga 6 cm.

Sedangkan jarak antar lubang adalah sekitar 40 sampai 60 cm dan jarak antar jalur lubang sekitar 80 sampai 100 cm. Kemudian, setelah bibit tomat ditanam, timbun bibit tomat tersebut dengan tanah secukupnya. Ratakan tanah tersebut dan lakukan penyiraman dengan air secukupnya agar air meresap langsung ke bibit tomat.

Penting: Cara Menanam Wortel Yang Benar!

Perawatan Tomat

Langkah selanjutnya ialah lakukan perawatan tanaman tomat setelah kalian melakukan penanaman tomat. Perawatan menjadi sangat krusial dan penting, karena nantinya akan berpengaruh pada harga di pasaran apabila tanaman tomat kalian terawat dengan sangat baik.

Berikut ini adalah cara merawat tanaman tomat dengan baik dan benar, diantaranya:

1. Lakukan Penyiraman

Melakukan penyiraman menjadi sangat penting, karena tomat memiliki sifat yang berair, dan akan layu serta dapat menyebabkan kematian bagi tomat apabila kekurangan air, maka kalian harus rajin untuk menyiram tanaman ini.

Perawatan Tomat Penyiraman

Penting bagi lokasi tempat dimana kalian menanam tomat ini sedang musim kemarau, penyiraman harus rutin dilakukan pada pagi hari secara berkala. Penyiraman secara berkala di pagi hari tidak berlaku apabila lokasi kalian sedang mengalami musim hujan. Karena kebanyakan air, hasil tomat tidak akan maksimal.

2. Lakukan Pemupukan

Pemupukan tomat

Agar hasil maksimal, tanaman tomat harus diberi pupuk, pemberian pupuk dapat menggunakan pupuk organik, seperti pupuk kandang dan pupuk kompos.

Kalian dapat memberi pupuk pada saat tomat sudah berusia sekitar 1 minggu. Kemudian untuk pemberian pupuk secara berkala dapat dilakukan selama 1 minggu sekali.

Lihat: Panduan Menanam Daun Bawang Paling Lengkap

Penanggulangan Hama dan Penyakit pada Tomat

Tahap penanggulangan hama dan penyakit pun menjadi salah satu tahapan penting ketika kalian menanam tomat. Karena hama dan penyakit menjadi salah dua musuh terbesar ketika kalian menanam tomat yang dapat menyebabkan tomat menjadi rusak bahkan mengalami gagal panen.

Untuk penanggulangan hama dan penyakit sama-sama menggunakan pestisida, dianjurkan menggunakan pestisida alami, karena pestisida alami tidak akan mengurangi unsur gizi dari tomat.

Namun ketika kalian hendak menyemprotkan pestisida, kalian harus membaca takaran dosis dari pestisida terlebih dahulu, karena apabila penyemprotan pestisida melebihi dosis yang dianjurkan, akan dapat merusak tanaman dan menyebabkan tanaman tomat menjadi kering hingga akhirnya mati.

Penanggulangan Hama dan Penyakit pada Tomat

Gejala ketika tanaman tomat kalian mengalami serangan hama ialah: buah tomat menjadi bolong, daun tomat menjadi rusak akibat dimakan oleh ulat, serta buah tomat menjadi busuk dan berwarna hitam.

Kemudian untuk gejala ketika tanaman tomat terkena penyakit ialah: daun tomat menjadi menguning, timbul bercak-bercak putih pada daun tomat, serta tanaman tomat menjadi busuk.

Pemanenan Tanaman Tomat

Pemanenan Tanaman Tomat

Ini dia tahapan yang terakhir yang dilakukan ketika kalian melakukan cocok tanam, kalian lakukan pemanenan pada tanaman tomat, simak ulasan tentang bagaimana kalian memanen tanaman tomat berikut ini:

  1. Panen dapat dilakukan pada saat tanaman berusia 90 hingga 100 hari pada saat kalian pertama melakukan penanaman, ciri-ciri tomat yang sudah siap untuk dipanen ialah kulit buah yang telah berwarna hijau kekuning-kuningan, pada bagian tepi daun telah tua dan sedikit mengering, batang menjadi menguning, panen dapat dilakukan pada saat cuaca cerah pada pagi atau sore hari.
  2. Panen dilakukan dengan cara buah dipuntir hingga tangkai buah putus, kemudian masukkan buah tomat ke keranjang dan simpan pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung dan kering.
  3. Pemetikan dilakukan setiap 2 sampai 3 hari sekali
  4. Sebaiknya tomat di panen pada saat setengah matang, hal ini dilakukan agar buah tomat menjadi tahan lama, tidak mudah memar dan tidak cepat busuk.
  5. Jangan banting tomat dan gunakan peti-peti kayu yang memiliki celah lubang untuk mengangkut tomat yang telah dipetik
  6. Kalian harus mewaspadai penyakit Antraknose, yaitu sebuah penyakit yang menyebabkan buah tomat menjadi busuk, apabila ada buah tomat yang mengalaminya, pisahkan dengan tomat yang sehat kemudian kalian musnahkan tomat tersebut.
  7. Buah yang sudah dipilih dan disortir, kalian bersihkan dan siap di bungkus untuk kemudian kalian pasarkan atau kalian konsumsi sendiri tomat tersebut

Begitulah beberapa tips mengenai cara menanam tomat yang baik dan benar. Semoga cara diatas dapat diterapkan bagi kalian para pemula yang hendak ingin memulai peluang bisnis di dunia pertanian khususnya dalam hal penanaman tomat. Selamat mencoba dan semangat!

One thought on “Cara Menanam Tomat Yang Efektif

  • October 6, 2019 at 9:54 am
    Permalink

    Mngapa tomat di saya hijau bisa penjelasan lebih lengkap

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *