Cara Menanam Terong Menggunaan Polybag

Apakah Anda tahu kalau terong dapat dibudidayakan di halaman rumah Anda sendiri? Biasanya terong yang dibudidayakan seperti ini untuk konsumsi pribadi namun tidak ada salahnya Anda memulai bisnis berkebun dari halaman rumah Anda sendiri.

Dengan bermodalkan panduan bagaimana cara menanam terong yang benar, halaman untuk menanam dan polybag, Anda sudah bisa memulai budidaya terong di halaman rumah Anda sendiri.

Mulai menanam secara kecil kecilan dengan menggunakan polybag bukan berarti Anda tidak bisa memilih varietas unggul yang bisa Anda gunakan untuk budidaya terong. Anda bisa mendapatkan polybag dengan ukuran seperti ini di toko pertanian terdekat di kota Anda.

Mungkin sempat timbul pertanyaan di benak Anda, kenapa harus menggunakan polybag dalam melakukan budidaya terong di halaman rumah? Ada beberapa kelebihan dari menggunakan polybag ini. Salah satunya adalah murah dan sangat menghemat tempat, selain itu Anda bisa jauh lebih mudah dalam mengontrol perkembangan dan melakukan pemeliharaan.

Dengan menanam di polybag bukan berarti semua akan menjadi mudah, Anda tetap harus melakukan pemeliharaan yang benar supaya terong dapat berkembang secara maksimal dan hasil panen yang bagus.

Karena apabila pemeliharaan dilakukan dengan asal asalan ataupun alakadarnya akan mustahil tanaman terong dapat berkembang.

Yang perlu Anda lakukan sekarang ini adalah mempelajari panduan cara menanam terong di polybag berikut ini supaya bisa mendapatkan hasil yang bagus.


1. Pemilihan bibit

cara menanam terong di halaman rumah

Bibit terong bisa didapatkan dengan dua cara, cara pertama adalah dengan menggunakan terong yang sudah dewasa dan sudah pernah menghasilkan panen yang baik. Sedangkan cara yang kedua adalah dengan membeli dari toko pertanian dengan varietas unggul dan tahan penyakit.

Baca: Cara Menanam Jagung Manis Supaya Tongkolnya Besar

Cara membuat bibit terong sendiri

Kalau Anda memilih untuk menggunakan cara pertama ini maka Anda harus benar benar pastikan kalau indukan sehat, tidak memiliki cacat dan tidak mudah terserang hama.

Berikut ini adalah langkah langkah yang harus Anda lakukan seterlah menemukan indukan yang bagus sesuai kriteria.

  • Pilih terong yang sudah matang
  • Pisahkan antara daging dan biji
  • Ambil biji yang bagus lalu jemur hingga kadar air turun sampai 20%
  • Jangan langsung disemai, rendam terlebih dahulu dalam air hangat selama 6 jam

Kalau Anda merasa sedikit kesulitan dengan cara pertama ini Anda bisa membelinya langsung di toko pertanian, supaya tidak repot dan bisa langsung ke tahap berikutnya.


2. Melakukan penyemaian

cara menanam terong - Melakukan penyemaian terong

Setelah Anda selesai dengan benih, maka langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah melakukan penyemaian sebelum ditanaman.

Untuk dapat melakukan penyemaian Anda bisa melakukan langkah langkah berikut ini.

  • Persiapkan media semai
  • Gunakan tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 1:2
  • Campurkan sekam supaya tanah menjadi gembur
  • Letakkan biji terong satu per satu ke dalam media semai
  • Siram setiap pagi dan sore hari

Baca: Cara Menanam Bayam Yang Benar


3. Memindahkan ke media tanam

Memindahkan terong ke media tanam

Setelah bibit mulai tumbuh dan muncul 3 daun, itu tanda bibit siap dipindah ke media tanam. Maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam dengan baik, untuk dapat melakukan tahap ini dengan baik maka Anda bisa melakukan langkah langkah sebagai berikut

Persiapkan polybag yang akan anda jadikan media tanam, ukuran yang disarankan adalah sekitar 40cm
Isi dengan campuran tanah dan pupuk (bisa kompos ataupun kandang) dengan perbandingan 1:3.

Anda bisa juga menggunakan tanah semai kembali dengan menambah perbandingan pupuk nya sebesar 1, sehingga takarannya menjadi tepat.

Setelah selesai dengan persiapan pemindahan ke media tanam, yang selanjutnya harus Anda lakukan adalah memindahkan bibit yang sudah Anda persiapak ke dalam media tanam. Lakukan ini dengan sangat hati hati supaya bibit tidak rusak.

Lihat juga: Cara Menanam Cabai Paling Efektif


4. Perawatan

Perawatan terong

Dalam merawat tanaman terong yang ditanam di dalam polybag tidaklah terlalu sulit. Anda bisa melakukan langkah langkah perawatan seperti berikut ini

  • Siram tanaman terong 2 kali sehari pada pagi dan sore
  • Tapi kalau tanah masih lembab, maka Anda tidak perlu menyiramnya
  • Pada usia tanaman 3 minggu Anda bisa memberikan pupuk NPK ke tanaman

Pada masa ini hama dan penyakit sudah mulai mengintai tanaman terong Anda. Mulai rutin bersihkan rumput liar yangmengganggu di sekitar tanaman terong supaya pupuk dapat terserap sempurna oleh tanaman.

Untuk hama Anda bisa menyingkirkannya secara manual kalau sudah mulai tampak, atau Anda bisa juga menggunakan insektisida supaya tanaman terong tidak terganggu hama.

Baca: Cara Budidaya Jamur Merang


5. Pemanenan

Pemanenan terong

Tahap ini adalah tahap yang paling ditunggu tunggu. Masa panen terong ungu adalah sekitar 3-4 bulan setelah masa tanam. Pada saat melakukan pemanenan ini sebaiknya tidak terlalu muda ataupun tua, Anda bisa mengeceknya dari tingkat kerasnya terong saat dipencet.

Terong ungu yang dibudidayakan di halaman rumah bisa Anda konsumsi sendiri ataupun mulai Anda bisniskan karena terong ungu memiliki nilai jual yang cukup baik dan permintaannya pun cukup tinggi.

Tidak susah dan tidak repot, Anda hanya perlu meluangkan waktu untuk merawat tanaman terong sesuai dengan panduan cara menanam terong yang benar. Semoga Anda bisa terbantu dengan panduan kami kali ini!

Baca juga: Cara Budidaya Jamur Tiram Yang Benar

Yoko Widito

Yoko adalah penulis profesional yang memiliki pengalaman menulis di berbagai media online dengan topik yang beragam.

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Ikut berkomentarx
()
x