Cara Menanam Semangka Yang Benar!

Semangka merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki rasa buah yang manis, menyegarkan, serta memiliki banyak kandungan air yang banyak.

Bagi kalian yang suka berbelanja ke pasar atau ke toko-toko buah, maka semangka merupakan salah satu jenis buah yang tidak pernah absen kehadirannya, hampir di setiap toko-toko buah yang ada di Indonesia menjual buah semangka ini, saking populernya buah semangka ini maka tak heran buah ini menyebar ke seluruh Indonesia bahkan di dunia sekalipun.

Karena kepopulerannya tersebut sangat tinggi, maka tak heran buah semangka ini memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, kandungan vitamin yang terkandung di dalam buah ini memiliki khasiat yang baik untuk tubuh kita.

Mungkin selama ini kalian hanya mengira bahwa buah semangka ini hanya sebagai pelepas dahaga untuk menyegarkan tubuh dikala cuaca sedang panas, namun dibalik itu buah semangka memiliki banyak sekali manfaat lain yang terkandung, seperti contohnya:

  1. Buah semangka dapat menurunkan tekanan darah tinggi karena memiliki kandungan air dan kalium pada daging buah,
  2. Kemudian, buah semangka dapat mengobati dan mencegah penyakit kanker karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga dapat menyehatkan dan me-recovery sel-sel tubuh kita
  3. Manfaat selanjutnya, buah semangka dapat meningkatkan vitalitas bagi kaum pria, karena memiliki kandungan likopen yang berfungsi untuk meningkatkan gairah seksual pada pria serta dapat meningkatkan kesuburan pada pria maupun wanita,
  4. Kemudian, buah semangka bermanfaat untuk menurunkan berat badan, karena memiliki kandungan serat yang tinggi serta buah ini terbebas dari lemak jahat.
  5. Manfaat yang terakhir ialah, buah semangka dapat mengatasi pencegahan penyakit sariawan karena mengandung banyak sekali vitamin C, serta dapat menurunkan demam dan dapat mencegah penyakit asma.

Cara Menanam Buah Semangka

Semangka

Bagi kalian yang telah mengonsumsi buah semangka, selamat, kalian merupakan salah satu orang yang beruntung telah memakan hasil alam yang sangat bermanfaat ini.

Baca: Cara Menanam Seledri Yang Benar!

Dan bagi kalian yang telah menanam dan membudidayakan buah semangka ini, selamat, kalian lebih beruntung dari orang yang hanya sekedar mengonsumsinya saja, karena buah semangka ini merupakan salah satu buah yang dapat menghasilkan pendapatan yang baik dan memiliki peluang yang sangat menjanjikan.

Sebab, permintaan pasar akan buah semangka ini masih tergolong sangat tinggi.

Buah semangka ini bisa ditanam di lahan yang luas ataupun hanya sekedar menanam di pot atau polybag, namun untuk ukuran dari pot atau polybag nya sendiri haruslah memiliki ukuran yang lebih besar dari ukuran normal mengingat ukuran dari buah ini sebesar bola basket.

Cara menanam nya pun tidaklah terlalu sulit, asalkan kalian tekun dan rajin, maka bukan tidak mungkin buah semangka yang kalian tanam mendapatkan hasil panen yang melimpah dan maksimal. Bagaimana cara menanam buah semangka? Simak langkah-langkah berikut ini.

Cek juga: Panduan Lengkap Menanam dan Membudidayakan Durian

Langkah Pertama : Penentuan Lokasi Tanaman Buah Semangka

lokasi penanaman semangka

Langkah pertama dalam penanaman buah semangka yang baik dan benar tidak lepas dari cara kalian menentukan lokasi yang nantinya akan digunakan sebagai media tanam dari tanaman buah semangka. Penentuan lokasi tanam ini tentunya dibutuhkan lokasi yang sesuai dengan syarat-syarat tumbuh yang harus dipenuhi oleh tanaman buah semangka, seperti:

  1. Tanaman buah semangka haruslah ditanam di lokasi yang memiliki curah hujan antara 40 hingga 50 mm per bulan.
  2. Tanaman buah semangka dapat tumbuh secara maksimal pada ketinggian 0 hingga 1000 meter di bawah permukaan laut.
  3. Selanjutnya, tanaman buah semangka memerlukan pancaran sinar matahari secara langsung sepanjang hari untuk membantu dalam berfotosintesis, usahakan jangan ditanam di lokasi yang tertutup.
  4. Kemudian agar mendapatkan kualitas buah semangka dengan kualitas yang tinggi, usahakan kalian tanam buah semangka di tempat yang memiliki suhu tanah berkisar 20 hingga 35 derajat celcius. Apabila lokasi tempat penanaman buah semangka memiliki suhu tanah di bawah 20 derajat celcius maka pertumbuhan tanaman buah semangka menjadi sangat lambat. Kelembaban udara yang terlalu tinggi akan mendorong perkembangan penyakit yang timbul, terutama cendawan patogen.
  5. Pada saat penanaman, tanaman buah semangka membutuhkan tanah yang gembur dan subur untuk menopang pertumbuhannya. Syarat tanah agar menjadi subur ialah tanah yang memiliki tekstur lempung berpasir serta mengandung berbagai unsur hara.
  6. Syarat terakhir yang harus dipenuhi agar tanaman buah semangka dapat tumbuh di lokasi yang cocok ialah kalian perhatikan kondisi pH tanah yang berada di lokasi, pH tanah yang dianjurkan sebesar 6 hingga 6,7. Apabila pH tanah yang telah kalian ukur dengan alat pengukur pH tanah belum memenuhi angka 6 hingga 6,7 atau bahkan melebihi dari angka tersebut, maka kalian lakukan proses pengapuran dengan kapur doloit dengan dosis 1 ton per hektar lahan.

Lihat: Cara Menanam Kentang Yang Benar!

Langkah Kedua : Pengolahan Tanah Tanaman Buah Semangka

pengolahan tanah semangka

Setelah syarat-syarat tersebut terpenuhi, langsung saja kalian lakukan persiapan lebih lanjut dengan mempersiapkan proses pengolahan tanah pada lahan yang telah disiapkan.

Untuk tanah yang lebih gembur, maka kalian lakukan proses penggemburan tanah dengan cara mencangkul atau membajaknya dengan menggunakan cangkul.

Proses pembajakan ini juga tidak hanya bertujuan untuk menggemburkan tanah, tetapi juga dapat membersihkan rumput-rumput liar yang ada pada lahan.

Kemudian setelah proses pembajakan, maka kalian buatlah bedengan atau semacam gundukan tanah yang berguna sebagai media tanam dan berguna agar terhindar dari air yang tergenang dikala hujan datang, karena dengan membuat bedengan, maka lahan tanam menjadi ada semacam daerah resapan air atau drainase nya sendiri yang berguna untuk menyerap air ketika air tergenang.

Buatlah bedengan dengan memiliki ukuran lebar sebesar 200 cm sementara untuk tingginya yaitu sekitar 40 cm dan untuk panjangnya dapat disesuaikan dengan luas lahan yang ada.

Untuk jaraknya sendiri, beri jarak sekitar 100 hingga 150 cm, kemudian kalian buat lubang tanam di atas bedengan yang telah dibuat dengan ukuran 30 cm × 30 cm × 30 cm.

Baca: Cara Menanam Anggur (Yang Benar!)

bedengan semangka

Setelah kalian membuat bedengan-bedengan, maka kalian lakukan pemberian pupuk pada setiap lubang yang telah kalian buat, pupuk yang diberikan ialah jenis pupuk dengan kandungan fosfor (P2O5) yang dicampur dengan mikro-nutrisi lainnya sebanyak 50 kg per 100 meter persegi lahan.

Langkah Ketiga : Pembibitan Tanaman Buah Semangka

Langkah Ketiga : Pembibitan Tanaman Buah Semangka

Langkah ketiga dalam proses penanaman tanaman buah semangka agar mendapatkan hasil yang maksimal ialah lakukan proses pembibitan.

Kalian bisa mencari bibit-bibit buah semangka secara online ataupun secara offline dengan mendatangi toko-toko penjualan benih tanaman.

Apabila kalian menginginkan kualitas buah semangka yang bagus ketika di panen nanti, maka kalian dapat menggunakan benih bibit yang berkualitas adalah dengan jenis hibrida impor, bibit buah semangka ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu triploid dan haploid.

  1. Pada bibit jenis triploid maka sebaiknya dilakukan penyayatan bijinya terlebih dahulu atau direnggangkan bijinya terlebih dahulu, karena cangkang pada biji dari bibit buah semangka ini tergolong cukup keras. Kemudian setelah direggangkan, kalian rendam biji ini di dalam air hangat selama kurang lebih 30 menit dan tiriskan hingga kering sehingga kemudian bibit siap untuk dikecambah dan di pindahkan untuk di tanam pada lahan yang telah diolah.
  2. Untuk bibit jenis kedua yaitu haploid, berbeda dengan yang triploid, untuk bibit jenis haploid ini tidak perlu melakukan penyayatan terhadap bijinya, kalian hanya tinggal melakukan penyemaian saja.

Lihat: Cara Menanam Melon Dalam Polybag

Kemudian, berikut adalah tahapan pembibitan pada tanaman buah semangka agar dapat tumbuh dengan maksimal, diantaranya:

  1. Pertama-tama kalian beli bibit tanaman semangka di toko-toko pertanian baik online ataupun offline
  2. Rendam bibit tanaman buah semangka dengan air bersih selama semalam.
  3. Setelah itu, biji yang telah di rendam, kalian tiriskan dan keringkan serta bungkus dengan kain untuk kemudian digantung selama sehari semalam sampai nantinya tumbuh tunas.
  4. Berikutnya, kalian siapkan polybag kecil yang telah terisi tanah serta campuran pupuk kandang atau pupuk organik dengan perbandingan 3 : 1, polybag tersebut kalian masukkan bibit sedalam kurang lebih 3 cm.
  5. Kemudian kalian siram bibit seperlunya, jangan sampai tergenang oleh air tetapi harus tetap dalam keadaan lembab
  6. Tunggu waktu selama 1 minggu agar bibit sudah siap untuk di pindahkan ke media tanam.

Langkah Keempat : Proses Penanaman Tanaman Buah Semangka

Langkah Keempat : Proses Penanaman Tanaman Buah Semangka

Langkah berikutnya setelah kalian melakukan proses penyemaian pada bibit tanaman buah semangka ialah, kalian lakukan proses penanaman.

Proses ini memerlukan tingkat konsentrasi dan kehati-hatian, serta ketenangan, karena apabila dilakukan secar asal-asalan maka dijamin tanaman buah semangka tidak akan berbuah atau bahkan bisa busuk dan gagal panen, oleh karena itu perhatikan langkah-langkah berikut ini:

  1. Pertama-tama, setelah 10 hari setelah kalian melakukan penanaman bibit pada media semai, kalian pindahkan bibit tersebut ke media tanam berupa lahan yang telah diolah dan diberi pupuk sebelumnya, proses pemindahannya pun kalian lakukan dengan sangat hati-hati jangan sampai ada batang atau akar yang patah.
  2. Langkah yang kedua ialah kalian tanam bibit yang telah dipindahkan tadi ke media bedengan dengan jarak antara 1 baris dengan baris lainnya sebesar 1,5 hingga 2 meter. Apabila saluran irigasi di lokasi penanaman bekerja dengan sangat baik, maka kalian dapat menanam tanaman buah semangka dengan lebih rapat lagi.
  3. Perlu diperhatikan langkah selanjutnya jangan menanam di lubang tanam yang terlalu dalam, kalian bisa tanam dengan ukuran kedalaman sebesar 8 hingga 10 cm hingga akarnya tertanam cukup kuat.
  4. Setelah itu, kalian bisa memberi lapisan mulsa plastik agar tanah tetap dalam keadaan suhu yang hangat. Karena hal ini akan menjaga kelembaban pada tanah dari penguapan yang terjadi, pemberian mulsa plastik juga dapat mempercepat umur panen hingga 2 pekan lebih awal dari waktu panen yang telah ditentukan.
  5. Kalian beri pupuk yang memiliki kandungan Boron sebanyak 2 kg per 100 meter persegi dan Sulfur sebanyak 25 kg per 100 meter persegi. Apabila daerah lokasi tempat penanaman kalian memiliki curah hujan yang tinggi dan hampir setiap waktu hujan maka kalian beri pupuk dengan dosis yang lebih tinggi dari yang dianjurkan.

Langkah Kelima : Proses Pemeliharaan Tanaman Buah Semangka

Langkah Kelima : Proses Pemeliharaan Tanaman Buah Semangka

Untuk proses pemeliharaanya kalian lakukan beberapa langkah yaitu:

  1. Dari mulai proses penyiraman tanaman, penyiraman dilakukan untuk menjaga kandungan air di dalam tanah serta demi menjaga tanah agar tetap lembab. Kalian dapat melakukan penyiraman sekurang-kurangnya 4 hingga 5 hari sekali jika musim penghujan datang.
  2. Apabila kalian menanam di tanah yang berpasir lalu cuaca menjadi kering, kalian lakukan penyiraman sehari sekali.
  3. Jaga agar jangan sampai terlalu banyak memberikan air, karena tanaman buah semangka sangat tidak tahan akan genangan air.
  4. Ketika buah dan Bunga sudah mulai muncul maka kurangi intensitas penyiramannya.
  5. Seminggu setelah penanaman, kalian perhatikan apakah ada tanaman yang rusak, apabila ada yang rusak, dapat kalian ganti dengan yang baru. apabila ada yang rusak, dapat kalian ganti dengan yang baru
  6. Kemudian proses berikutnya ialah proses pemupukan lanjutan. 3 pekan setelah penanaman, kalian baru bisa menambahkan pupuk dengan kandungan Nitrogen dan Potassium dengan masing-masing takaran sebanyak 20 hingga 25 kg.
  7. Kemudian penambahan pupuk berlanjut hingga ke 3 pekan berikutnya, kalian dapat menambahkan jumlah pupuk yang sama. Kalian taburkan pupuk di sekitar tanah yang dekat dengan tunas yang telah tumbuh. menambahkan jumlah pupuk
  8. Untuk proses pemeliharaan tanaman buah semangka selanjutnya ialah kalian lakukan proses penyiangan tanaman. Apabila tanaman sudah tumbuh, kalian dapat mulai memangkas daun-daunnya agar pertumbuhan dapat difokuskan kepada kemunculan bunga dan pertumbuhan buahnya saja. Kemudian batang pun ikut dipangkas pada setiap ruas kelima.
  9. Pangkas juga tunas-tunas sampingan yang tumbuh, kalian hanya membutuhkan 3 cabang samping. Lakukan proses penyiangan ini secara rutin setiap satu pekan sekali.

Langkah Keenam : Proses Pemanenan Tanaman Semangka

Langkah Keenam : Proses Pemanenan Tanaman Semangka

Inilah langkah terakhir ketika kalian menanam tanaman buah semangka, yang tak lain tak bukan adalah proses pemanenan. Tanaman buah semangka yang telah siap untuk di panen memiliki beberapa ciri-ciri, diantaranya:

  1. Memiliki buah yang cukup berat
  2. Daun pada buah semangka sudah mulai agak layu
  3. Buah semangka akan berbunyi berat apabila ditepuk dengan menggunakan telapak tangan.

Apabila tanaman buah semangka yang kalian tanam telah mencapai ciri-ciri diatas, maka buah semangka sudah siap untuk dipanen, kalian lakukan pemanenan pada setiap pagi hari.

Caranya ialah kalian potong tangkai buah dengan menggunakan pisau atau alat pemotong lain, pastikan pisau atau alat pemotong lainnya dalam kondisi yang telah diasah tajam.

Sisakan tangkai kurang lebih 3 hingga 5 cm dari pangkal buah. Setelah semua semangka yang telah di panen terkumpul, usahakan agar tidak ditumpuk dan tempatkan pada tempat yang memiliki suhu udara yang sejuk.

Cek juga: Cara Menanam Buah Naga

Seperti itulah cara menanam tanaman buah semangka, permintaan akan buah semangka di pasaran cukup tinggi, maka dari itu marilah kita berbondong-bondong untuk mulai menanam tanaman buah semangka ini, selain karena rasanya yang sudah pasti manis, menyegarkan, kaya akan kandungan vitamin dan juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, tanaman buah semangka dapat dijadikan bisnis yang menguntungkan bagi kalian.

Memang dalam menanam tanaman buah semangka ini diperlukan waktu yang tidak sebentar serta tingkat ketelitian dan ketekunan yang tinggi, namun hal itu sebanding dengan apa yang didapat ketika panen datang, yaitu buah semangka yang manis dan menyegarkan serta memiliki nilai jual tinggi apabila kualitas buah semangka sangat baik.

Selamat mencoba menanam dan membudidayakan tanaman buah semangka, semoga hasilnya memuaskan dan tetap semangat!

One thought on “Cara Menanam Semangka Yang Benar!

  • October 6, 2019 at 9:52 am
    Permalink

    Bagaimana dgn pupuk2 nya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *