Cara Menanam Pohon Bidara

Bidara merupakan salah satu tanaman yang tumbuh subur di Indonesia, terutama di daerah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tanaman ini bahkan sudah sejak lama dipercaya sebagai salah satu tanaman obat tradisional yang memiliki berbagai macam khasiat.

Menariknya, tanaman bidara tergolong ke dalam tanaman yang sangat kuat dan bisa beradaptasi di berbagai kondisi tanah serta kondisi cuaca. Akan tetapi tanaman ini sejatinya tumbuh optimal pada suhu tinggi yakni 37oC hingga 38oC.

Nah agar kamu juga bisa mendapatkan manfaat dari pohon bidara, tentu saja kamu harus menanam pohon ini di pekarangan rumahmu. Berikut ini adalah cara menanam pohon bidara yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah.


Kondisi Ideal untuk Menanam Pohon Bidara

kondisi ideal untuk menanam pohon bidara

Sebagaimana yang telah kami jelaskan di awal bahwa pohon bidara tergolong ke dalam pohon yang tangguh serta bisa beradaptasi di berbagai macam tanah dan cuaca, tentu tetap ada kondisi ideal yang bisa dipenuhi agar pertumbuhannya bisa optimal.

Kondisi tanah yang bisa ditanami pohon bidara adalah tanah yang gembur dan berpasir, serta tidak terlalu dipengaruhi oleh pH tanah. Selain itu upayakan agar pohon bidara bisa mendapatkan paparan sinar matahari yang tinggi sepanjang hari.

Selain itu karena memang habitat alamiah dari pohon bidara adalah gurun gersang, sebenarnya kamu bisa menanam pohon ini di tempat gersang dengan suhu udara yang cukup ekstrem. Menariknya kamu bisa menanam pohon ini di pinggir pantai hingga di ketinggian lebih dari 1000 mdpl.

Masih berhubungan dengan habitat alamiah pohon bidara yang memang ada di gurun pasir, pastikan kamu tidak menemukan genangan air ataupun kadar air yang terlalu tinggi (becek) di media tanam pohon bidara.


Mempersiapkan Persemaian

Mempersiapkan Persemaian

Pertama-tama tentu saja kamu bisa membeli biji pohon bidara di toko-toko pertanian terdekat dengan rumahmu. Setelah itu kamu bisa langsung mengupas cangkang biji tersebut, atau bahkan membeli biji yang cangkangnya sudah terkelupas.

Ada beberapa jenis pohon bidara yang lazim kamu temui di Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Bidara Arab yang memang berasal dari negara timur tengah tersebut. Ciri khas dari Bidara Arab adalah buahnya yang memiliki rasa dominan manis namun asam.
  2. Bidara Cina yang memiliki ciri khas buah yang berbentuk oval namun menyerupai apel. Selain itu buah ini akan menjadi keriput dan kehilangan air setelah tua. Oleh karena itulah buah ini seringkali dikenal sebagai kurma Cina di masyarakat.
  3. Bidara laut yang memiliki karakteristik menyerupai Bidara Arab. Bedanya pohon bidara laut memiliki duri yang berukuran lebih besar dari duri pada tanaman Bidara Arab. Karakteristik dan rasa buah dari Bidara Laut inipun diketahui menyerupai karakteristik dan rasa buah dari Bidara Arab.

Biji yang cangkangnya sudah terkelupas tersebut lalu bisa kamu rendam ke dalam bawang merah dan air hangat. Lakukan proses perendaman ini setidaknya selama 1 malam penuh agar pertumbuhan biji bidara bisa maksimal. Bila sudah ambil biji dari rendaman.

Setelah itu kamu bisa langsung menyemai biji bidara di berbagai media. Salah satu yang paling mudah adalah dengan menggunakan tisu yang dibasahi secara tepat menggunakan air bersih. Untuk cara yang satu ini siapkan wadah, beberapa lembar tisu, dan plastik penutup.

Pertama-tama siapkan wadah persemaian yang telah dilapisi dengan dua hingga tiga lembar tisu di atasnya. Setelah itu basahkan tisu-tisu tersebut dengan cara menyemprotkan air ke atasnya dan pastikan bahwa seluruh permukaan tisu sudah basah.

Bila sudah mendapati permukaan tisu tersebut basah kamu bisa langsung menyusun biji-biji bidara yang telah direndam di dalam air bawang tersebut di atas tisu. Setelah itu semprot kembali biji-biji bidara tersebut dengan menggunakan air bersih.

Bila sudah langsung tutup media persemaian dengan menggunakan plastik penutup dan biarkanlah biji tersebut selama satu hingga tiga hari. Bila biji bidara sudah mulai mengeluarkan akar, artinya proses persemaian telah selesai dilakukan.

Bila kamu memang ingin menanam tanaman bidara dari nol, maka bisa mengumpulkan buah bidara dan melakukan beberapa langkah di bawah ini:

  1. Kumpulkan buah bidara matang sebanyak mungkin sesuai dengan kebutuhanmu. Pastikan buah tersebut sudah matang sempurna yang ditandai dengan warna kecokelatan tanpa warna hijau sedikitpun.
  2. Potong secara memanjang dan ambil biji dari dalam buah, setelah itu kamu bisa langsung menggosok biji tersebut secara perlahan agar sisa daging buah bisa terkelupas.
  3. Bersihkan secara teliti biji-biji tersebut dan bilaslah dengan menggunakan air bersih.
  4. Jemur biji tersebut di luar ruangan dan terkena sinar matahari selama 4-5 jam penuh.
  5. Biji dari pohon bidara, sebagaimana yang telah kami jelaskan sebelumnya merupakan biji bercangkang, yang harus kamu pecahkan sebelum bisa menanamnya. Pecahkan cangkang dan kamu bisa langsung menyemai biji tersebut.

Pindah Tanam

pindah tanam bidara

Setelah proses persemaian sudah selesai kamu lakukan, langkah penting selanjutnya adalah proses pemindahan tanaman ke media tanam agar kemudian bisa tumbuh dengan lebih cepat dan optimal.

Salah satu media tanam yang cukup kami rekomendasikan untuk menanam pohon bidara adalah campuran tanah humus, abu sekam padi, serta campuran pupuk kandang. Setelah itu campurkan seluruh media tanam tersebut ke dalam polybag.

Seluruh bidara yang telah mengeluarkan akar bisa kamu pindahkan ke dalam media tanam campuran tersebut. Nah salah satu faktor penting  saat kamu memindahkan tanaman bidara tersebut adalah, posisi akar harus mengarah ke dalam tanah.

Setelah itu pastikan akar yang menghadap ke posisi bawah masuk ke dalam tanah hingga dua sampai tiga cm. Setelah itu kamu bisa langsung memberikan sedikit air ke media tanam dengan cara menyemprotkan air bersih secukupnya.

Biasanya setelah 1 minggu benih pohon bidara akan mulai tumbuh. Pertumbuhan ini umumnya akan ditandai dengan munculnya helai daun bidara muda. Bila helai daun bidara muda sudah muncul artinya kamu sukses melakukan pemindahan tanaman.


Pemeliharaan

Pastikan pohon bidara dipelihara dengan baik. Untuk penyiraman bisa kamu lakukan secukupnya, lagi-lagi karena memang pohon bidara merupakan pohon dengan habitat asli di daerah kering dan gersang, serta memang pohon bidara yang tangguh.

Selain itu bila kamu sudah melihat adanya beberapa bunga sekaligus muncul dari beberapa pucuk baru, kami sarankan agar kamu memotong pucuk-pucuk tersebut. Tujuannya adalah agar nantinya pohon bidara bisa menghasilkan buah dengan maksimal.

Umumnya buah dari pohon bidara akan muncul setelah usia pohon bidara melewat dua tahun, artinya paling cepat dua tahun. Jangan lupa pula untuk memberikan pupuk kandang yang dicampur dengan pupuk berbasis nitrogen agar pembentukan buah menjadi optimal.

Selain itu kamu pun nantinya bisa memanfaatkan batang serta daun dari tanaman bidara untuk dibudidayakan. Karena meman nyaris seluruh bagian dari tumbuhan ini bisa dibudidayakan, selamat mencoba!

Fakhri Zahir

Penulis berpengalaman yang mengisi banyak konten di website populer. Pegiat dunia agrikultur dan kedokteran.

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Ikut berkomentarx
()
x