Cara Menanam Kunyit Yang Baik dan Benar

Budidaya kunyit ternyata dapat menjadi bisnis yang sangat menjanjikan, selain kaya akan manfaat ternyata cara menanam kunyit sangat mudah.

Tapi bukan berarti tidak perlu dirawat ya, perawatan selama proses budi daya harus benar benar diperhatikan supaya kunyit dapat menghasilkan hasil panen yang berkualitas.

Selain mudah dibudidayakan, sebenarnya kunyit memiliki beragam manfaatuntuk tubuh. Inilah yang kemudian membuat konsumen kunyit semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Di Indonesia sendiri pusat budidaya kunyit terletak di Jawa Tengah yang mencapai 12.323 kg/ha yang digunakan sebagai bahan utama dalam produksi berbagai obat tradisional seperti jamu, selain itu kunyit juga digunakan sebagai bahan utama bumbu masak, kosmetik dan bahan baku pangan dalam industri peternakan.

Kali ini Kutanam akan memberikan panduan langkah demi langkah cara menanam kunyit yang benar.

Cek juga: Cara Menanam Jahe Yang Benar

1. Memilih Bibit

Memilih Bibit kunyit

Tahap pertama ini adalah tahap yang paling penting karena akan menentukan kualitas hasil panen. Untuk bisa mendapatkan bibit yang berkualitas, Anda bisa perhatikan hal berikut ini

  • Pastikan bibit kunyit berasal dari indukan yang bagus dan sehat serta anti hama dan penyakit
  • Bibit kunyit memiliki ukuran dan bentuk yang sama. Jangan lupa pastikan warnanya juga sama.
  • Bibit kunyit berasal dari induan yang umurnya 7-12 bulan
  • Pastikan bibit sudah melewati dormansi atau diistirahatkan sebelum bibit tersebut ditanam.

2. Menyemai Bibit

Penyemaian bertujuan supaya bibit dapat tumbuh dengan maksimal dan petani lebih mudah dalam melakukan kontrol. Dan tujuan yang paling utama adalah supaya bibit dapat beradaptasi dengan mudah. Untuk bisa melakukan penyemaian bibit dengan baik, Anda bisa perhatikan hal berikut ini

  • Bibit kunyit diletakkan di suhu ruangan selama 1 – 1,5 bulan dengan sirkulasi udara dan angin yang baik.
  • Bisa juga bibit kunyit diletakkan pada jerami pada suhu ruangan
  • Atau bisa direndam dalam larutan ZPT selama 3 jam.
  • Biarkan hingga tunas tumbuh dan bibit siap ditanam.

Baca: Cara Menanam Bawang Putih Paling Efektif

3. Media Tanam

Media Tanam Kunyit

Selain memilih bibit, media tanam adalah hal terpenting selanjutnya yang harus benar benar diperhatikan karena akan sangat menentukan hasil panen kunyit Anda.

Untuk bisa mempersiapkan media tanam menggunakan bedengan, terlebih dahulu Anda persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan seperti cangkul, sabit dan juga pupuk kandang. Setelah itu Anda bisa perhatikan hal berikut ini:

  • Cangkul tanah hingga gembur
  • Berikan pupuk kandang kering dan campur hingga merata
  • Buat bedengan dengan lebar sekitar 60-100cm dan tinggi 15-50cm.
  • Jangan lupa beri jarak antar bedengan sekitar 50cm
  • Perhatikan drainase di sekitar bedengan.

4. Pemindahan ke Media Tanam

Waktu terbaik untuk menanam kunyit adalah pada awal musim hujan, dan panen pada awal musim kemarau. Untuk bisa melakukan pemindahan bibit yang sudah muncul tunas ke media tanam, Anda bisa perhatikan hal berikut ini

  • Buat lubang di bedengan, ukurannya sekitar 30×30 cm dan kedalaman sekitar 60cm.
  • Berikan jarak antar lubang 60x60cm
  • Masukkan bibit kunyit yang sudah muncul tunas ke dalam lubang da tutup dengan tanah.
  • Jangan lupa berikan pupuk kandang kering

Cek juga: Cara Menanam Wortel Supaya Cepat Panen!

5. Perawatan

Supaya kunyit dapat berkembang sesuai dengan harapan dan memiliki kualitas yang baik maka ada beberapa hal yang harus Anda lakukan

  • Penyulaman
    Bibit kunyit yang tidak berkembang dengan baik atau bahkan mati setelah pemindahan ke media tanam selama satu minggu sebaiknya ganti dengan bibit yang lain.
  • Penyiangan
    Tanaman tanaman yang mengganggu di sekitar tanaman sebaiknya disingkirkan saja karena akan menghambat pertumbuhan tanaman. Proses ini sebaiknya dimulai pada saat tanaman berumur sekitar 2 minggu.
  • Pembubunan
    Hujan terkadang menggerus tanah yang terdapat disekitar bedengan, untuk mengantisipasinya Anda bisa mulai menimbun kembali dengan tanah untuk menantisipasi supaya tidak terjadi genangan air yang dikarenakan hujan. Lakukan ini pada saat tanaman berusia 3-4 bulan.
  • Pemupukan
    Proses ini sangat penting supaya kunyit bisa mendapatkan nutrisi yang baik, sehingga bisa menghasilkan panen yang berkualitas baik. Sebaiknya gunakan pupuk organik dengan jumlah sebesar 45 ton pupuk per hektar dengan jumlah tanaman 160.000. Sebaiknya pupuk organik yang digunakan adalah pupuk kandang dari hewan ternak.
  • Pengairan
    Kunyit tidak menyukai tanah yang tegenang air karena bisa menyebabkan umbi menjadi rusak. Disinilah pentingnya drainase yang terdapat di sekitar bedengan supaya tidak terjadi genangan air di sekitar tanaman.
  • Penyemprotan
    Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman kapan saja. Untuk itu dapat dilakukan penyemprotan dengan menggunakan pestisida supaya kunyit terhindar dari penyakit yang berujung pada busuknya umbi.

Baca juga: Cara Menanam Bawang Merah Sendiri

6.Panen

Panen kunyit

Panen adalah proses paling akhir yang paling ditunggu tunggu petani. Kunyit bisa dipanen setelah berumur 7-8 bulan. Tanaman kunyit yang sudah siap dipanen memiliki ciri ciri berubahnya daun yang awalnya berwarna hijau menjadi kuning atau menjadi layu.

Anda bisa menggunakan cangkul atau garpu untuk membongar bedengan, namun sebaiknya Anda membongkar daun dan batangnya terlebih dahulu untuk meminimalisir masuknya tanah saat pengemasan ke dalam karung.

Menanam kunyit tidak terlalu sulit, hanya perlu memperhatikan drainase supaya tidak terjadi genangan. Konsumsi kunyit terus meningkat dari tahun ke tahun, jadi inilah saatnya untuk Anda mencoba memasukkan kunyit ke dalam daftar agribisnis Anda.

Selamat mencoba menanam dan membudidayakan kunyit, semoga kalian mendapatkan hasil yang memuaskan.

Lihat juga: Cara Menanam Terong Menggunaan Polybag

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *