Cara Menanam Kemangi di Tegalan Yang Benar

Daun kemangi memiliki cukup banyak manfaat, pucuk daun kemangi biasa digunakan sebagai lalapan dan buahnya yang sudah berumur cukup tua biasanya digunakan sebagai minuman dingin.

Kemangi menjadi pilihan untuk ditanam karena terkenal sangat mudah dalam penanamannya maupun perawatannya. Kalau Anda ingin melakukan budidaya kemangi, kali ini Kutanam akan memberikan edukasi mengenai cara menanam kemangi yang mudah.

Anda bisa melakukan budidaya kemangi dengan memanfaatkan bijinya. Biji disemai lalu dilanjutkan dengan memindah biji kemangi ke lahan yang lebih luas supaya tanaman bisa berkembang dengan sempurna.

Melakukan budidaya kemangi sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya membutuhkan sedikit waktu luang untuk melakukan sedikit perawatan.

Ciri ciri tanaman kemangi:

    • Tumbuh hingga ketinggian 100cm
    • Daun berwarna hijau muda
  • Memiliki aroma khas
  • Dapat tumbuh pada ketinggian 500 mdpl.

Tanaman kemangi ini sendiri dapat dibudidayakan dengan menggunakan bijinya yang diambil dari bunganya. Berikut ini kami akan berikan edukasi mengenai cara menanam kemangi yang bisa Anda pelajari.

Cek juga: Cara Budidaya Jamur Merang Yang Benar!


Mempersiapkan lahan

cara mempersiapkan lahan untuk menanam kemangi

Ini adalah tahap pertama yang harus dilakukan dalam melakukan budidaya kemangi. Pada tahap ini, Anda harus melakukan langkah langkah berikut ini

  • Gemburkan tanah dengan menggunakan cangkul.
  • Bentuk tegalan dari tanah yang sudah digemburkan tadi
  • Lebar tegalan adalah 1 meter, sedangkan panjangnya 3 meter atau bisa sesuaikan dengan lahan yang
  • digunakan
  • Taburkan pupuk kompos ataupun pupuk kandang secara merata.
  • Aduk dengan menggunakan cangkul supaya pupuk dapat mencapai lapisan tanah paling bawah.
  • Diamkan selama 2 hari

Langkah langkah ini harus Anda lakukan untuk mengembalikan unsur hara menjadi kondisi awal. Selain itu juga sangat penting untuk menghilangkan unsur kimia yang ada dalam tanah karena penanaman sebelumnya.

 Baca: Cara Menanam Timun Supaya Berbuah Lebat


Menanam Benih

cara Menanam Benih kemangi

Benih yang akan digunakan dalam budidaya kemangi ini adalah bunga yang sudah tua dengan warna coklat dan sudah kering. Pada tahap ini, Anda harus melakukan langkah langkah berikut ini

  • Letakkan benih kemangi yang sudah tua di sebuah wadah dan jemur di bawah terik matahari
  • Setelah biji mengering, pindahkan wadah tersebut ke suhu ruanan dan anginkan selama beberapa saat.
  • Taburkan benih yang sudah kering tadi di media semai.
  • Setelah benih masuk, lapisi lubang dengan tanah pada bagian atas.
  • Siram area media semai secara merata.
  • Lakukan penyiraman pada hari hari berikutnya namun tidak secara langsung, Anda bisa melakukannya dengan mengarahkan selang air ke arah atas sehingga tetesan airnya membasahi media semai.
  • Waktu penyiraman yang baik adalah pada pagi dan sore hari.

Perawatan

Perawatan kemangi

Apabila tahapan sebelumnya Anda lakukan dengan benar, maka seharusnya pada waktu 5-7 hari tunas, batang sampai daun akan tumbuh dan semakin membesar. Pada tahap ini, Anda harus melakukan langkah langkah berikut ini

  • Sirami tanaman kemangi pada pagi dan sore hari.
  • Cari dan singkirkan gulma yang mengganggu di sekitar tanaman kemangi, karena gulma ini akan menyerap nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Padahal nutrisi ini sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan kemangi.
  • Setelah tanaman kemangi mulai berkembang dengan tinggi batang sekitar 5cm dan daun 4-5 helai, Anda bisa memindahkan tanaman kemangi dari media semai ke tegalan.
  • Jarak atur tanam saat pemindahan ke tegalan, ini dimaksudkan supaya pertumbuhan tanaman kemangi bisa maksimal dan tidak saling berebut nutrisi.
  • Perhatikan perawatan pada masa ini, Anda bisa mencari dan menyingkirkan hama yang dapat mengganggu pertumbuhan seperti ulat, supaya tidak merusak tanaman kemangi.
  • Namun perhatikan, usahakan tidak menggunaka pestisida karena tidak sehat apabila dikonsumsi.

Baca juga: Cara Menanam Rumput Gajah Mini Yang Benar


Panen

panen kemangi

Anda sudah dapat melakukan panen tanaman kemangi ini saat sudah berumur 2 bulan. Tanaman kemangi ini yang dikonsumsi adalah daunnya, sangat nikmat dijadikan lalapan dengan perpaduan nasi dan sambal. Jadi sebaiknya dalam masa panen ini jangan sampai tumbuh bunga karena daun akan menjadi lebih keras dan akan mengurangi kenikmatan dari kemangi.

Tanaman kemangi yang masih muda memiliki nilai jual yang tinggi, karena daunnya yang masih lembut sangat cocok untuk dijadikan lalapan dan sangat laku dipasaran. Namun apabila Anda akan memanfaatkan bijinya untuk dijadikan minuman ataupun bibit, maka bisa menunggu sampai kemangi menjadi tua dan berbunga.

Tunggulah bunga sampai mengering, dan Anda bisa memanfaatkan bijinya untuk Anda jual ataupun kembali dijadikan bibit.

Apabila Anda tidak memiliki tegalan untuk melakukan budidaya kemangi, Anda bisa memanfaatkan penanaman dengan menggunakan teknik hidroponik yang akan kami bahas di lain waktu.

Dalam melakukan perawatan pun Anda tidak perlu repot dan susah dalam melakukannya, dengan kata lain tanaman ini dapat hidup dengan bagus tanpa perawatan khusus.

Yang terpenting Anda harus menjaga asupan air dan menyiangi tanaman yang menggangu, serta jangan lupa untuk menyingkirkan hama mengganggu yang bisa merusak kualitas tanaman kemangi.

Tidak ada yang sulit dari cara menanam kemangi ini bukan? Anda bisa mempelajarinya terlebih dahulu supaya tidak salah dalam melakukan langkah langkahnya.

Yang terpenting untuk Anda adalah mempersiapkan lahannya apakah ingin melakukan di tegalan atau melakukannya secara hidroponik di halaman rumah Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *