Cara Menanam Kacang Panjang Yang Benar

Kacang panjang sudah banyak digunakan sebagai bahan baku untuk membuat sayur atau campuran lalapan bersama dengan timun dan kemangi.

Tidak hanya memiliki rasa yang lezat, kacang panjang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Kali ini Kutanam akan membahas lebih mendalam mengenai cara menanam kacang panjang, yang hasilnya bisa Anda konsumsi sendiri ataupun dijual mengingat kacang panjang memiliki nilai jual yang cukup bagus.

Kacang panjang pada umumnya ditanam di musim hujan, namun bukan berarti kacang panjang tidak cocok untuk ditanam pada musim kemarau, hanya saja biasanya kacang hijau digunakan sebagai alternatif menanam di saat tanaman lain kurang cocok dengan musim hujan seperti tanaman cabai dan melon.

Supaya dapat mendapatkan hasil yang optimal sebenarnya juga tidak terlalu sulit. Yang terpenting disini adalah bagaimana Anda cara menanam dan merawat tanaman kacang panjang supaya Anda mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan.


1. Persiapkan Lahan

Mempersiapkan Lahan kacang panjang

Ini adalah hal pertama yang harus Anda persiapkan, terutama apabila Anda tidak hanya menanam 1 jenis tanaman pada lahan yang akan Anda tanami kacang panjang.

Apabila sebelumnya sudah digunakan sebagai lahan tanaman lain

  • Anda bisa langsung menggunakan lahan tanpa membongkarnya, namun kalau Anda memiliki tenaga ekstra Anda bisa membongkarnya dan kembali menggemburan tanah supaya hasil lebih bagus.
  • Lubang bekas tanaman bisa Anda pergunakan untuk menanam kacang panjang.

Apabila Anda memulainya dari awal

  • Anda bisa menggemburkan tanah dengan cara mencangkul atau traktor.
  • Setelah selesai Anda bisa membuat bedengan

2. Beri pupuk

Memberikan pupuk

Kalau Anda menggunakan tanah sebelumnya sudah digunakan sebagai lahan tanaman lain maka Anda tidak perlu menggunakan pupuk dasar, karena tanaman kacang panjang akan menyerap sisa sisa pupuk dari masa tanam sebelumnya.

Namun apabila Anda memulainya dari awal maka Anda bisa menggunakan pupuk kandang yang ditambahkan dengan campuran pupuk Phonska, calcium bubuk dan juga insektisida.

Penggunaan pupuk dasar ini dimaksudkan agar dapat mencegah serangan larva uret yang biasanya menyerang tanah bedengan. Kalau semua tahapan pemupukan sudah selesai tutup bedengan menggunakan mulsa untuk mengantisipasi tumbuhnya gulma yang biasa tumbuh pada bedegan dan mengakibatkan tanaman menjadi kekurangan nutrisi.


3. Tanam benih

tanam benih kacang hijau

Setelah bedengan yang Anda buat selesai, Anda bisa membuat lubang tanam dengan kedalaman kurang lebih 5cm. Supaya bisa mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan, Anda sebaiknya membeli benih hibrida unggulan di toko pertanian.

Dengan menggunakan benih jenis ini, Anda tidak perlu lagi menyemai benih dan bisa langsung merendamnya di dalam 1 liter air yang sudah tercampur dengan zpt auxin sebanyak 10 tetes supaya pertumbuhan bisa lebih optimal.

Tutup kembali lubang dengan tanah setelah benih mulai ditanam. Biasanya benih mulai tumbuh setelah 2-4 hari ditanam.

Kalau Anda menggunakan tanah yang sudah Anda pergunakan pada masa tanam sebelumnya, Anda tinggal memasukkan benih ke dalam lubang bekas tanaman sebelumnya dan tunggu 2-4 hari hingga benih mulai tumbuh.


4. Pasang Ajir

Memasang Ajir

Pemasangan ajir sebaiknya mulai dilakukan saat benih sudah mulai tumbuh untuk menghindari terjadinya luka pada akar tanaman kacang akibat tusukan ajir.

Ajir ini sendiri berfungsi sebagai area rambatan kacang panjang sehingga kacang panjang nantinya akan menggantung sehingga mempermudah perawatan dan pemanenan.

Yang terpenting dari pembuatan ajir ini adalah harus kokoh dan kuat untuk menahan angin dan hujan. Biasanya ajir terbuat dari bambu atau kayu dengan tinggi sekitar 2 meter.

Untuk menambah kekuatan ajir ini, Anda bisa mengkaitkan 1 ajir dengan ajir lain dengan menggunakan bambu tambahan dalam satu bedengan.


5. Berikan Pupuk Susulan

Memberikan Pupuk Susulan

Apabila Anda menanam tepat pada musim hujan, maka sebaiknya kurangi penggunaan urea dan ZA. Selain itu perhatikan baik baik pada daun, apabila daun sudah cukup subur maka penyemprotan pupuk daun tidak diperlukan.

Pupuk yang sebaiknya digunakan pada musim hujan ini adalah pupuk MKP yang tidak memiliki kandungan nitrogen, selain itu Anda bisa juga melakukan penyemprotan pupuk mikro tanpa kadungan nitrogen seperti Primarin-B.

Ini dikarenakan pada musim hujan kadar nitrogen bebas yang terdapat di tanah dan udara terhitung sangat tinggi, sementara pada pupuk daun, urea dan ZA mengandung nitrogen yang tinggi. Jadi ini bisa mengakibatkan serangan jamur akibat kelebihan kadar nitrogen. Hanya gunakan pupuk daun apabila benar benar diperlukan saja.

Apabila Anda menanam pada musim kemarau, maka Anda bisa menggunakan NPK 16-16-16 supaya pertumbuhan dapat optimal.

Pemupukan ini bisa mulai Anda gunakan setelah tanaman mulai merambat pada ajir, dengan interval setiap 10 hari sekali. Sementara penggunaan pupuk mikro pada daun bisa dilakukan dengan interval setiap 7 hari sekali.


6. Lakukan Penyiangan

Penyiangan

Apabila tanaman kacang ditanam pada musim hujan, Anda harus benar benar memperhatikan area sekitar lahan. Karena pada masa ini rumput akan tumbuh lebih subur dari biasanya dan bisa menjadi tempat bersembunyi hama tanaman yang bisa merusak tanaman kacang panjang. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa melakukan dua langkah, yaitu:

  • Melakukan penyiangan
  • Menggunakan herbrisida

7. Basmi Hama dan Penyakit Tanaman

Proses menanam kacang panjang ini juga rentan dengan adanya serangan hama seperti ulat, lalat bibit, aphids, ulat tanah (uret), dan kutu kebul.

hama kacang panjang

Namun ulat adalah hama yang paling sering menyerang, terutama saat matahari belum meninggi dan saat malam hari. Saat terik matahari ulat lebih sering bersembunyi di rumput, inilah kenapa penyiangan sangat penting untuk mengantisipasi adanya hama ni.

Anda bisa menggunakan insektisida berbahan aktif metomil atau deltametrin. Penyemprotan dilakukan pada sore hari, hindari menyemprot pada pagi dan siang hari karena ulat cenderung bersembunyi pada masa ini.


8. Panen

Panen kacang panjang

Setelah 50-60 hari setelah penanaman, Anda sudah bisa memanen kacang panjang. Anda bisa memilih kacang yang belum terlalu tua untuk melakukan pemanenan ini.

Pada umumnya panen bisa dilakukan setiap hari, bahkan apabila cuaca benar benar mendukung produktivitas maka Anda bisa melakukan panen pada setiap pagi dan sore hari.

Tidak sulit bukan dalam melakukan budidaya kacang panjang? Dengan menerapkan panduan cara menanam kacang panjang dari kami ini pasti Anda juga bisa melakukan budidaya kacang panjang Anda sendiri dengan mudah.

Yang terpenting dalam langah langkah ini adalah pembuatan ajir yang sangat kokoh supaya tanaman kacang panjang bisa berdiri kokoh saat hujan dan angin menerjang. Semoga panduan dari kami kali ini bisa menginsprasi Anda dalam melakukan budidaya kacang panjang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *