Cara Menanam Bunga Sepatu

Bunga adalah jenis tanaman yang sangat cantik dan umumnya disukai oleh para kaum hawa dan bagi kalian yang termasuk pecintanya, bunga biasa dijadikan hiasan untuk mempercantik ruangan dan halaman rumah yang mereka punya. Pada waktu kalian belajar di sekolah dahulu, kalian pasti masih inga tapa yang dinamakan bunga sempurna dan bunga tidak sempurna.

Bunga sempurna ialah sebuah bunga yang memiliki dua alat reproduksi yaitu alat kelamin jantan dan betina yang terdapat di dalam satu bagian bunga, atau yang biasa disebut dengan putik dan benang sari.

Dengan adanya komponen tersebut bunga sempurna dapat melakukan sebuah proses penyerbukan dan pembuahannya secara mandiri tidak bergantung pada faktor binatang seperti lebah atau kupu-kupu ataupun pada faktor angin. Apabila bunga tersebut mempunyai bagian-bagian utama dari sebuah bunga, maka bunga tersebut dapat dikatakan sebagai bunga lengkap.

Salah satu contoh bunga lengkap sempurna ialah bunga sepatu, bunga jenis ini sudah sangat terkenal bahkan hampir di setiap pelajaran Biologi pada saat belajar di sekolah dahulu kalian pasti diajarkan apa itu bunga sepatu.

Bunga sepatu atau dalam Bahasa latinnya bernama Hibiscus Rosa-Sinensis, bunga ini termasuk ke dalam jenis tanaman hias dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Asal tanaman bunga sepatu diduga berasal dari Kawasan Asia Timur dan termasuk kedalam kelompok tumbuhan tropis dan sub-tropis.

Kabar baik bagi kalian yang ingin membudidayakan bunga ini, karena nilai bunga sepatu semakin tinggi dari tahun ke tahun karena sejak lama secara turun-temurun banyak digunakan untuk tujuan kesehatan, terutama dalam praktik pengobatan di negara Cina dan Ayurveda dari India.

Bunga sepatu diyakini memiliki senyawa berkhasiat yang bermanfaat bagi tubuh, berikut adalah beberapa manfaat dari bunga sepatu, diantaranya:

Manfaat Penjelasan
Dapat digunakan sebagai Kosmetik Bunga sepatu dipercaya dapat membantu menghitamkan rambut. Oleh karena itu, bunga sepatu sangat cocok dipakai sebagai maskara dan pengganti pensil alis.
Dapat memelihara Kesehatan Resproduksi Bunga sepatu dapat mengatasi berbagai macam gangguan selama proses menstruasi, seperti menjaga kelancaran atau keteraturan siklus haid, mengendalikan pengeluaran darah kotor secara berlebihan dan mengobati berbagai gangguan yang berhubungan dengan siklus haid. Caranya dengan merebus daun dan bunga sepatu secara bersama-sama.
Dapat menyembuhkan Luka Daun dan bunga sepatu memiliki khasiat antiseptik, oleh karena itu bunga sepatu dapat digunakan untuk membantu menyembuhkan luka dengan cara menumbuh daun dan bunga sepatu secara bersama-sama untuk kemudian hasil tumbukannya dioles ke bagian yang luka.
Dapat mengatasi Flu Bunga sepatu dapat mengatasi gangguan penyakit pada saluran pernafasan dengan meminum campuran air rebusan bunga, daun atau akar dari bunga sepatu. Kemudian kalian dapat pula menghirup uap dari hasil rebusan bunga dan menggunakannya untuk berendam.

1. Pahami Jenis Bunga

pahami jenis bunga

Ketika kalian hendak untuk menanam dan membudidayakan bunga sepatu, maka kalian perlu untuk memilih jenis bunga sepatu apa yang untuk ditanam. Bunga sepatu terdiri dari banyak variasi warna dan tampilan.

Namun ada hal yang lebih penting dibandingkan memilih warna dan tampilan, ialah kalian harus menemukan satu jenis bunga sepatu yang akan tumbuh subur di lingkungan tempat kalian tinggal.

Secara umum, ada dua jenis bunga sepatu yaitu jenis tropis dan yang memiliki daya tahan, karena bunga sepatu akan tumbuh secara subur pada daerah yang memiliki cuaca yang hangat di sepanjang tahun dengan temperatur suhu diatas 10 derajat celcius.

Pada jenis bunga sepatu tropis, bunga ini memiliki lebih banyak bunga, akan tetapi bunga-bunga yang tumbuh akan layu dan mati setelah 1 sampai 2 hari tumbuh. Bunga jenis ini terdiri dari corak berwarna merah muda, peach dan ungu.

Sementara untuk jenis bunga yang memiliki daya tahan maksimal, yaitu dapat mempertahankan mekarnya bunga lebih lama dibandingkan dengan jenis bunga tropis. Namun, untuk bunga jenis ini tidak memiliki banyak bunga dan cenderung lebih bersemak. Pada umumnya, jenis bunga ini memiliki bunga yang berwarna merah, putih dan merah muda.


2. Pahami Beberapa Metode Budidaya

Dalam menanam bunga sepatu terdapat dua cara yang bisa kalian lakukan, yaitu yang pertama dengan cara menanam dari biji lalu yang kedua dengan cara stek batang.

Apabila kalian ingin menanam dengan cara dari biji, maka hal ini akan menyenangkan, karena kalian dapat bebas berkreasi secara menyeluruh untuk menciptakan varietas hasil budidaya yang baru dengan cara menyilangkan dua varietas bunga sepatu yang ada.

Kemudian, menanam dengan biji memiliki resiko, yaitu resiko kegagalan yang besar karena membutuhkan perhatian yang khusus agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan benar.

Selanjutnya bagi kalian yang ingin menanam bunga sepatu dengan stek batang, maka kemungkinan untuk berhasilnya sedikit, karena tanaman menuntut kondisi yang sangat spesifik agar bunga sepatu dapat tumbuh.

Jika kalian masih pemula dan belum memiliki pengalaman di dalam menanam bunga sepatu, maka cara menanam dengan menggunakan stek batang sangat tidak direkomendasikan bagi kalian. Berikut adalah beberapa langkah yang sepatutnya kalian lakukan apabila hendak menanam tanaman bunga sepatu dengan cara yang baik dan benar.


3. Tentukan Lokasi Penanaman

Tentukan Lokasi Penanaman

Langkah yang pertama ialah kalian tentukan lokasi tempat penanaman tanaman bunga sepatu ini, harus sesuai dengan karakteristik dari bunga sepatu, bunga sepatu adalah jenis tanaman yang sangat menyukai pancaran sinar matahari, namun juga tidak tahan apabila terus-terusan di sinari oleh sinar matahari secara banyak.

Kalian bisa memilih lokasi tempat penanaman berupa kebun yang disinari oleh sinar matahari secara langsung selama sekitar 4 hingga 6 jam per harinya dan menerima sinar berupa pantulan dari sekelilingnya selama sisa waktu yang ada per harinya.

Biasanya bunga sepatu ditanam pada bagian barat atau selatan dari tempat media tanam kalian. Jika memungkinkan, kalian bisa menanam tanaman bunga sepatu pada lokasi yang terkena bayangan pohon yang besar, namun diperlukan suatu ruang sebagai tempat bunga sepatu untuk bermekaran, karena tanaman ini dengan cepat mengambil ruang tersebut sekitar 2 atau 3 kali dari ukuran awalnya.

Pastikan kalian menemukan lokasi yang permanen dengan memiliki drainase atau saluran air yang terbaik, karena genangan air akan membawa bunga sepatu keluar dari tanah. Kemudian, usahakan sebisa mungkin untuk menghindari lokasi yang sebagian besar kandungan tanahnya berupa pasir.


4. Olah Tanah

Olah tanah bunga sepatu

Langkah berikutnya ialah kalian lakukan proses pengolahan tanah sebagai media tanam dari bunga sepatu. Tanaman bunga sepatu sangat mewajibkan untuk memiliki tanah yang tidak sembarangan sebagai media tanam.

Untuk itu segera kalian lakukan pengecekan pH tanah, karena bunga sepatu menggemari tanah yang asam, apabila pH tanah berada diatas skala angka 6,5 maka selanjutnya kalian buat lebih asam tanah tersebut. Selain itu, kalian akan diwajibkan untuk memberi nutrisi atau pupuk sebagai suplemen bagi tanahnya.

Suplemen yang dimaksudkan kalian campurkan ke dalam pupuk kompos selama beberapa minggu bahkan baiknya hingga beberapa bulan sebelum proses penanaman tiba. Dan jangan lupa, kalian perlu memberi tambahan pupuk yang komposisinya memiliki kandungan fosfor dan kalium yang tinggi ke dalam campuran tersebut.

Apabila pH tanah terlalu basa yaitu berada di kisaran angka 7 hingga 14, kalian bisa menambahkan peat moss ke dalam tanah untuk mengembalikan keasaman tanah, peat moss yaitu berupa tanah berjenis gambut yang berasal dari lumut.


5. Pilih Bibit Tanaman Bunga Sepatu

stek batang dan cangkok

Dalam menentukan bibit mana yang cocok untuk kalian tanam nantinya pada lahan yang telah dipersiapkan sebagai penanaman tanaman bunga sepatu, terdapat dua cara pembibitan bunga sepatu, berikut adalah langkah-langkahnya:

Pembibitan Penjelasan
Stek Batang Cara pembibitan dengan menggunakan teknik stek batang, dengan cara ini kalian bisa langsung menancapkan batang tanaman bunga sepatu yang telah kalian peroleh baik dari toko offline ataupun online untuk kalian masukkan ke dalam tanah yang telah diolah.
Cangkok Apabila kalian memilih dengan menggunakan teknik cangkok, usahakan pada saat kalian memilih dan mencari batang tanaman, pilihlah batang yang lurus dengan memiliki ukuran diameter kurang lebih sebesar 5 cm. Kemudian, kalian kupas kulit batangnya dan kalian sikat kerok sampai lender yang ada di dalam batangnya habis. Setelah kalian lakukan pengerokan kalian bungkus bagian yang telah dikerok dengan menggunakan tanah yang telah dibasahi sedikit saja dan bungkus dengan plastik untuk kemudian diikat pada kedua ujungnya dengan kuat.

6. Tanam Bunga Sepatu

tanam bunga sepatu

Langkah berikutnya ketika tanah yang ada pada lahan sudah kalian olah dengan baik, sudah diberi pupuk juga, maka selanjutnya kalian diharuskan untuk membuat lubang tanam sebagai media tanam dengan ukuran kedalaman sebesar 20 hingga 30 cm dengan ukuran diameter sebesar 20 hingga 30 cm, serta buat jarak antar lubang setidaknya dengan jarak 0,6 hingga 0,9 meter antara satu lubang dengan lubang tanam yang lainnya.

Ketika membuat lubang tanam, usahakan melakukannya dengan menggunakan sekop, baik yang memiliki gagang pendek ataupun yang panjang.

Setelah lubang terbentuk, kalian campur tanah hasil galian lubang tanam dengan pupuk kandang dengan hitungan perbandingan 1 : 1. Selanjutnya, kalian masukkan bibit cangkok yang sudah dibuka plastiknya ke dalam lubang yang telah disiapkan beserta dengan tanah yang ada pada cangkokannya.

Kemudian kalian timbun dengan tanah hasil olahan tadi untuk kemudian kalian padatkan dengan cara penuh kehati-hatian lalu kalian lakukan penyiraman dengan air agar supaya tanah yang ada menjadi lembab.

Perlu diingat, bahwa untuk kalian yang memiliki bibit berupa stek batang, kalian hanya tinggal menancapkannya saja lurus menghadap keatas dengan kedalaman berukuran 20 hingga 30 cm, lebih lanjut, kalian padatkan tanah yang ada di sekitarnya.


7. Rawat dan Lindungi Tanaman Bunga Sepatu

rawat dan lindungi bunga sepatu

Agar tanaman bunga sepatu dapat berkualitas pada saat musim panen nanti, maka ketika menanam tanaman bunga sepatu kalian harus memperhatikan bagaimana tanaman tersebut dapat terpelihara dan terawat secara baik dan benar ketika sudah ditanam, oleh karena itu diperlukan beberapa cara agar tanaman bunga sepatu dapat tumbuh dengan sehat dan berkualitas ketika panen.

Apa saja cara-caranya? Simak penjelasannya berikut ini:

Perawatan Bunga Sepatu
Penyiraman Di dalam melakukan suatu perawatan berupa penyiraman, hal pertama yang musti kalian ketahui ialah siramlah tanaman bunga sepatu secara teratur dan terjadwal, usahakan tanaman bunga sepatu yang telah tertanam agar selalu tetap dalam keadaan lembab, namun tidak juga basah secara berlebihan. Pastikan juga agar tanah yang ada di area penanaman dalam keadaan basah sepanjang waktu, karena ketika tanah mengering dan menjadi gersang, akan menyebabkan tanaman bunga sepatu menjadi layu dan menjadi berdampak buruk karena terpapar oleh pancaran sinar matahari secara langsung dan berlebihan.
Pengendalian Serangan Hama Ketika ada hama pengganggu yang datang mengganggu tanaman, maka, kalian wajib kendalikan agar efek yang ditimbulkan tidak menyebar luas. Disarankan, kalian menambahkan plastik mulsa pada permukaan tanah yang ada di lahan media tanam, karena dengan lapisan dari plastik mulsa yang berguna sebagai penghambat pertumbuhan rumput-rumput liar, sekaligus menjaga kelembaban tanah. Apabila kalian mendapati adanya penyakit tanaman berupa bintik-bintik atau daun busuk, cobalah untuk menggunakan insektisida untuk membasmi setiap penyakit yang ada ataupun hama yang berusaha merusak tanaman bunga sepatu.
Pemangkasan Pemangkasan dilakukan untuk mendapatkan hasil tanaman yang diinginkan. Jika satu atau beberapa dari bagian bunga sepatu mati, kalian harus melakukan pemangkasan demi memperbaikinya dan segera melakukan pemotongan pada semua bagian yang telah mati tersebut. Lantas, jangan pernah kalian memotong lebih dari dua per tiga bagian dahan di dalam kurun satu waktu, karena hal ini akan justru lebih merusak tanaman bunga sepatu daripada membantu pertumbuhannya.

8. Panen

panen bunga sepatu

Setelah melalui proses yang panjang dari ketika masih berada di dalam bibit hingga tanaman bunga sepatu sudah bermekaran, kalian dapat bisa menikmati keindahan dari pesonanya.

Apabila kalian akan menggunakan bunga sepatu untuk keperluan penjualan, maka kalian dapat memanennya secara hati-hati, jangan sampai merusak tanamannya, namun apabila kalian hanya sekedar untuk tanaman hias, maka kalian harus terus memantau baik perawatannya dan usahakan agar selalu terhindar dari serangan hama pengganggu yang datang. Bunga sepatu akan berbunga selama beberapa bulan.

Begitulah tentang bagaimana cara menanam bunga sepatu dengan baik dan benar, diperlukan kesabaran dan ketelitian tingkat tinggi apabila kalian ingin menanam bunga sepatu ini agar hasilnya dapat memuaskan dan dapat memiliki kualitas yang terbaik sehingga apabila kalian berniat untuk menjadikannya bisnis akan bernilai tinggi di pasaran nantinya.

Selamat mencoba menanam dan membudidayakan tanaman bunga sepatu, kesabaran dan keuletan merupakan kuncinya, semoga hasilnya memuaskan dan tetap semangat!

Baca juga:

Dimas

Menyajikan konten berisi panduan menanam, informasi, dan fakta unik seputar tanaman di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *