Cara Menanam Bunga Melati

Tanaman bunga melati digadang-gadang sebagai salah satu hal yang berkaitan dengan hal-hal berbau mistis, namun pada kenyataannya bunga melati hanyalah sebuah tanaman yang ketika bunga nya mekar maka akan menimbulkan bau yang harum serta membuat semua orang langsung mengenalnya.

Selain selalu dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis, bunga melati pun memiliki segudang manfaat yang sangat berguna bagi kalian sebagai pengobatan. Bunga melati memiliki kandungan zat-zat yang berguna di dalam bunga nya, zat-zat kimia tersebut ialah seperti minyak eteris, jasmon, livalylacetaat, indole, asetat benzylic dan lainnya.

Manfaat dari bunga melati ini sudah terkenal sejak dahulu kala di kalangan masyarakat sebagai obat herbal khususnya di wilayah Mediterania.

Di Indonesia sendiri, bunga melati banyak yang ditambahkan ke dalam ramuan teh, sehingga menjadi teh melati yang ketika dikonsumsi dapat menambah kecantikan ataupun dapat mengatasi masalah kesehatan.

Bunga melati yang bermekaran sepanjang musim panas atau kemarau pada tanaman yang merambat ataupun pada semak belukar memiliki wangi yang harum serta berpenampilan eksotis dan manis yang meresap di udara pada hangatnya sore hari.

Ada lebih dari 200 jenis spesies bunga melati yang bisa ditanam oleh kalian yang tentunya berbeda-beda karakteristiknya antara satu dengan yang lainnya. Beberapa diantara jenis spesies bunga melati dapat tumbuh sepanjang tahun, namun ada juga beberapa yang tidak dapat tumbuh.

bunga melati

Dalam menanam bunga melati, disarankan kalian membeli kultivar yang cocok dengan kebutuhan kalian, bibit-bibit yang menjadi cikal bakal tanaman bunga melati pun dapat kalian temukan secara online ataupun offline di toko-toko bibit pertanian. Berikut adalah beberapa variasi kultivar beserta karakteristiknya dari tanaman bunga melati:

Variasi Karakteristik
Jasminum Officinale (Melati Musim Panas) Berwarna putih, bunga melati berkilau, bunga merambat kuat ketika tumbuh, terkenal di berbagai daerah di Indonesia
Jasminum Nudiflorum (Melati Musim Dingin) Bunga berwarna kuning, memiliki tingkat perawatan yang rendah, dapat menutupi tanah dengan baik
Jasminum Parkeri Bunga berwarna kuning, ketika tanaman tumbuh akan seperti semak belukar yang lebat.
Jasminum Fruticans Bunga berwarna kuning, bunga memiliki bentuk seperti tabung, ketika tumbuh akan seperti semak belukar yang dapat tumbuh di musim apa saja.
Jasminum Sambac Bunga melati yang memiliki aroma yang harum yang membuat ketika dicampur dengan minuman teh akan terasa nikmat, bunga melati ini membutuhkan lingkungan di dalam ruangan yang di kontrol dan harus sering diawasi di kebanyakan daerah di Indonesia.

Setelah mengetahui variasi kultivar dari berbagai macam jenis bunga melati, maka selanjutnya kalian hanya tinggal ke toko-toko pertanian yang menjual berbagai macam bibit tanaman.

Tanaman bunga melati dapat ditanam di lahan yang luas untuk di budidayakan atau hanya sekedar menanamnya di pot saja, ukuran dari pot nya pun bisa berbagai ukuran, dari mulai yang kecil hingga yang besar sekalipun.

Agar tanaman bunga melati dapat tumbuh secara maksimal, maka berikut adalah tahapan bagaimana cara menanam bunga melati yang baik dan benar.


1. Tentukan Lokasi

Tahapan pertama ketika kalian hendak menanam tanaman bunga melati ialah kalian harus memperhatikan variasi kultivar dari bunga melati itu sendiri, karena setiap variasi kultivar bunga melati memiliki kebutuhan lingkungan yang berbeda-beda sebagai syarat tanam agar tanaman bunga melati dapat tumbuh secara maksimal.

Penentuan Lokasi Tanaman Bunga Melati

Berikut adalah berbagai syarat tanam di lokasi tanam yang akan kalian tentukan untuk menanam bunga melati, diantaranya:

  • Tanaman bunga melati membutuhkan curah hujan yang berkisar di angka 112 hingga 119 mm per bulan dengan intensitas selama 6 hingga 9 hari hujan per bulan dan dibarengi dengan iklim musim selama 2 hingga 3 bulan kering dan 5 hingga 6 bulan basah.
  • Usahakan suhu udara yang tersedia di lokasi penanaman ketika siang hari ialah berada di kisaran 28 hingga 36 derajat celcius dengan suhu udara pada malam harinya sekitar 24 hingga 30 derajat celcius.
  • Kelembaban di lokasi penanaman haruslah sekitar 50 hingga 80 persen dan hal ini tergolong udara yang cocok untuk melakukan budidaya tanaman bunga melati
  • Lokasi penanaman baik untuk skala besar di lahan yang luas dan di skala kecil seperti pada pot atau di pekarangan rumah haruslah memiliki pancaran sinar matahari secara langsung yang cukup.
  • Angka pH tanah harus stabil dikisaran angka 5 hingga 7.
  • Ketinggian tanah yang dibutuhkan sebagai syarat tanam demi terciptanya bunga melati yang tumbuh subur ialah berada di dataran rendah hingga menengah dengan ketinggian mencapai sekitar 0 hingga 700 meter diatas permukaan laut.

2. Semai Bibit

Langkah berikutnya ialah kalian lakukan proses persiapan bibit sekaligus penyemaian bibit pada tanaman bunga melati. Pada proses ini dibutuhkan waktu hingga akar pada bibit menjadi kuat agar dapat menghasilkan bibit bunga melati yang berkualitas untuk menghasilkan bunga melati yang maksimal ketika di panen nanti.

Metode Penyemaian Bibit pada Tanaman Bunga Melati

Tempat yang digunakan oleh kalian selama proses penyemaian bibit adalah tempat yang bersih, baik itu berupa pot dengan ukuran jumbo atau bisa pada polybag. Pada tempat berupa pot atau polybag tersebut kalian isi dengan campuran tanah dan pasir bersih.

Lakukan terlebih dahulu pengecekan terhadap bagian dasar pot apakah dapat menghantarkan air apabila air hasil siraman secara berlebih atau tidak.

Adapun teknik penyemaian benih bunga melati ialah sebagai berikut:

  • Pertama, kalian lakukan penanaman pada stek batang dengan perkiraan penyemaian berukuran sepanjang 15 cm per satu per tiga dari panjang stek batang tanaman bunga melati.
  • Selanjutnya, kalian tutup tempat yang digunakan sebagai media semai berupa pot atau polybag dengan menggunakan plastik yang transparan agar supaya udara yang berada di dalam stek batang tetap terjaga kelembabannya.
  • Setelah kalian melakukan penyemaian benih bunga melati, kalian lakukan teknik pemeliharaan bibit stek dengan cara menyiramnya secara berkala selama 1 hingga 2 kali dalam sehari.

Bibit stek yang ditanam pastikan mendapatkan pancaran sinar matahari secara langsung secara cukup, khususnya pada waktu pagi hari. Apabila akar telah cukup kuat, barulah kalian pindahkan pada media tanam, baik itu berupa pot ataupun pada lahan yang luas.


3. Olah Tanah

Sembari menunggu waktu agar bibit siap ditanam pada lahan, maka selanjutnya kalian langsung kepada tahapan berikutnya yakni, lakukan persiapan pengolahan pada tanah media tanam tanaman bunga melati.

Persiapan pengolahan Tanah Tanaman Bunga Melati

Cara pengolahan tanah ketika kalian hendak menanam bunga melati pada lahan yang luas ataupun pada lahan yang terbatas pun berbeda, pada lahan yang terbatas seperti di dalam pot bunga, pertama-tama kalian siapkan tanah dengan lapisan sekitar 2 inci pupuk kompos.

Apabila kalian hendak menanam bunga melati di lahan yang luas, sebaiknya kalian lakukan pada saat musim kemarau tiba atau 2 bulan sebelum musim hujan tiba, simak langkah-langkah pengolahan tanah sebagai media tanam bunga melati berikut ini:

Pertama, bersihkan lahan yang akan kalian gunakan untuk menanam bunga melati dari bebatuan serta rerumputan yang sekiranya tidak digunakan sebagai bagian dari penanaman tanaman bunga melati.

Kemudian, kalian lakukan penggemburan tanah terlebih dahulu dengan cara menggunakan cangkul atau alat pertanian lain seperti traktor dengan perkiraan kedalaman tanah sekitar 30 hingga 40 cm.

Selanjutnya, setelah digemburkan kalian diamkan tanah tersebut selama 15 hari untuk kemudian dibentuk bedengan atau gundukan tanah dengan memiliki lebar sekitar 100 hingga 120 cm dengan ketinggian 30 hingga 40 cm serta diperlukan jarak antar bedengan sekitar 40 hingga 60 cm. ukuran-ukuran tersebut tergantung dari luasnya lahan yang kalian miliki.

Apabila kalian telanjur untuk membuka lahan di area yang memiliki pH tanah yang tidak sesuai dengan kriteria syarat tanam untuk menanam tanaman bunga melati, maka sebaiknya kalian lakukan pengapuran berupa kapur bakar, dolomit atau kalsit untuk membuat tanah memiliki unsur nutrisi zat hara yang dibutuhkan oleh bunga melati.

Setelah bedengan dibangun dan telah dilakukan pengapuran, kalian buat lubang pada setiap bedengan sebagai tempat untuk bibit bunga melati tumbuh. Ukuran yang diperlukan untuk membuat lubang tanam ialah sekitar 40 x 40 x 40 cm dan dengan jarak antar lubang sekitar 100 hingga 150 cm.

Berikutnya ialah kalian sebarkan pupuk dan setelah disebar kalian campurkan secara rata pada tanah yang berada di permukaan. Pada setiap lubang yang ada, kalian masukkan pupuk kandang atau organik sebanyak 1 hingga 3 kg.


4. Tanam Bunga Melati

Penanaman Tanaman Bunga Melati

Langkah berikutnya ialah kalian lakukan proses penanaman setelah bibit memiliki akar yang kuat dan lahan sebagai media tanam telah diolah dengan baik. Apabila kalian menanam bunga melati di lahan yang luas serta terbuka, perhatikan tahapannya berikut ini:

Tahapan pertama ialah kalian persiapkan lubang sebagai media tanam dari bibit yang telah kalian semai pada polybag. Perlu diingat, untuk satu bibit tanaman bunga melati diperlukan satu lubang tanam

Tahapan selanjutnya setelah lubang tanam ditanami oleh bibit yang telah siap tanam maka tanah yang berada di dekat batang bibit bunga melati kalian padatkan agar akar tanaman dapat langsung beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Tahapan terakhir ialah ketika menanam tanaman, jarak antar tanaman pada umumnya berjarak 1 x 1,5 meter dan ketika menanam bunga melati dapat bervariasi tergantung dengan jarak yang diperlukan antar tanaman itu sendiri.


5. Rawat Tanaman Bunga Melati

Perawatan dan Perlindungan Tanaman Bunga Melati

Agar tanaman bunga melati dapat berkualitas ketika panen nanti, maka ketika menanam tanaman bunga melati kalian harus memperhatikan bagaimana tanaman tersebut dapat terpelihara dan terawat secara baik dan benar, maka dari itu diperlukan beberapa cara agar tanaman bunga melati dapat tumbuh dengan sehat dan berkualitas ketika di panen, apa saja? Simak penjelasannya berikut ini:

Perawatan Bunga Melati
Pemupukan Yang pertama ialah kalian lakukan pemupukan tanaman bunga melati. Kalian lakukan kegiatan ini setiap 3 bulan sekali. Dosis yang diperlukan terdiri atas:

  • Pupuk Urea sebanyak 300 hingga 700 kg
  • Pupuk STP sebanyak 300 hingga 500 kg
  • Pupuk KCI sebanyak 100 hingga 300 kg per hektar per tahun
Penyiangan Yang dimaksudkan penyiangan disini ialah kalian perkuat saluran irigasi.

Penyiangan pertama dilakukan pada saat 20 hingga 25 hari setelah masa tanam, kemudian untuk penyiangan kedua kalian lakukan dalam waktu 2 hingga 3 bulan.

Penyulaman Kemudian, kalian lakukan penyulaman, penyulaman ialah cara mengganti tanaman yang telah mati dengan bibit yang baru. Periode penerapan penyulaman ini sebaiknya kalian lakukan tidak lebih dari satu bulan setelah masa penanaman.

Tujuan dari dilakukannya penyulaman ini ialah agar tidak menyulitkan pemeliharaan tanam berikutnya dan pertumbuhan tanaman menjadi seragam, sebaiknya penyulaman dilakukan pada waktu pagi atau sore hari pada saat sinar matahari tidak terlalu terik dan suhu udara lingkungan tidak terlalu panas.

Pemangkasan Pemangkasan dilakukan untuk mendapatkan hasil tanaman yang diinginkan.

Pada umumnya ketika sebelum dilakukannya pemangkasan, saluran irigasi kalian tahan, dan kemudian tanaman dipangkas dengan menghapus semua tunas musim lalu termasuk dengan cabang yang telah mati dan busuk.

Kemudian, setelah kalian melakukan perawatan pada tanaman bunga melati, kalian pun jangan melupakan bahwa tanaman bunga melati pun harus kalian lindungi dari berbagai macam pengganggu, baik dari tumbuhan lain ataupun dari hewan-hewan lain.

Untuk perlindungan ketika Hama muncul seperti contohnya ada hama Bud Worm, mekar nyamuk dan tungau laba-laba, kalian basmi dengan menyemprotkan cairan Monokrotofos 36WSC sebanyak 2 miligram per liter untuk hama Bad Worm, sedangkan untuk pembasmian hama mekar nyamuk dan tungau laba-laba kalian lakukan penyemprotan belerang 50 persen WP sebanyak 2 gram per liter.

Kemudian ketika penyakit yang muncul biasanya berupa busuk akar, hal ini menjadi penyakit favorit yang menyerang tanaman bunga melati, disusul dengan Nematoda Kutu yang juga menyebabkan tanaman menjadi busuk dan mati.

Untuk dosisnya sendiri ialah sebanyak 10 gram butiran forat per tanaman yang berada di dekat zona akar dan bertugas mengairi tanaman. Kemudian untuk dosis yang perlukan ketika akar tanaman membusuk ialah kalian lakukan drench tanah pada sekitaran tanaman dengan Copper Oksiklorida sebanyak 2,5 kg.


6. Panen

Setelah melalui proses yang panjang dari ketika masih berada di dalam bibit hingga tanaman sudah bisa di panen, kalian dapat melakukan proses pemanenan pada tanaman bunga melati. Bunga melati akan berbunga pada saat 6 bulan setelah masa penanaman.

Proses Pemanenan Tanaman Bunga Melati

Untuk pemetikannya sendiri kalian dapat melakukannya pada waktu pagi hari yaitu sebelum matahari yang tidak terlalu terik atau suhu udara yang tidak terlalu panas. Bunga melati akan menghasilkan bunga yang melimpah pada saat panen pertama antara 1 sampai 2 minggu pada saat panen. Pemetikkan bunga melati diharuskan dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Bunga melati dianggap memiliki banyak manfaat, antara lain:

Manfaat Penjelasan
Dapat mengurangi Jerawat dan mempercantik Wajah Dengan mengonsumsi bunga melati yang dapat dijadikan teh dapat membantu mencegah dari serangan radikal bebas pada wajah sehingga dapat menjadikan kulit tetap lembab dan terhindar dari timbulnya kerutan pada wajah.
Dapat menurunkan berat badan berlebih Apabila mencampurkan bunga melati kedalam campuran teh, terutama teh hijau dengan air panas, maka dapat menurunkan berat badan.

Teh hijau kaya akan kandungan antioksidan, serta apabila teh hijau di campurkan dengan bunga melati, akan mengandung epigallocatechin gallate yang mampu meningkatkan pembakaran lemak lebih efektif di dalam tubuh kalian.

Dapat mengobati sesak nafas Apabila kalian sering mengalami sesak nafas, bunga melati dapat membantu kalian sebagai terapi untuk mengobati sesak nafas.

Cara pengolahannya ialah pertama, kalian rebus 20 lembar bunga melati beserta garam dan 3 gelas air secara bersamaan, kemudian kalian tunggu hingga hasil rebusan air hanya tersisa untuk kapasitas 2 gelas, selanjutnya tiriskan air rebusan tersebut untuk kemudian disaring dan hasil penyaringannya kalian minum.

Lakukan hal seperti ini selama 2 kali sehari pada saat pagi dan sore hari.

Dapat mengobati demam dan sakit kepala Bunga melati dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk mengobati demam dan sakit kepala.

Pertama-tama kalian siapkan segenggam bunga melati, kemudian kalian remas bunga melati hingga agak hancur dan rendam di dalam air untuk selanjutnya hasil air rendaman bunga melati tersebut kalian gunakan sebagai air perasan untuk dikompres di bagian dahi.

Dapat menjaga kesehatan pencernaan tubuh Bunga melati memiliki banyak kandungan zat antioksidan yang bekerja sama dengan enzim gastrointestinal untuk menyerap nutrisi lebih baik dan dapat meningkatkan fungsi usus yang sehat yang dapat menjaga kesehatan pencernaan pada tubuh.

Selain itu juga, bunga melati juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik pada usus untuk menghilangkan bakteri yang berbahaya.

Begitulah cara menanam bunga melati dengan baik dan benar, diperlukan kesabaran dan ketelitian tingkat tinggi apabila kalian ingin menanam bunga melati ini agar hasilnya dapat memuaskan dan dapat memiliki kualitas yang terbaik sehingga akan bernilai tinggi di pasaran nantinya.

Selamat mencoba menanam dan membudidayakan tanaman melati, sabar adalah kunci, semoga hasilnya memuaskan dan tetap semangat!

Baca juga:

kutanam

Kutanam menyajikan konten berisi informasi, fakta unik, dan panduan terlengkap seputar tanaman di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *