Cara Menanam Bunga Mawar

Bagi kalian yang memiliki rumah yang memiliki pekarangan yang luas di depan rumah dan kondisinya gersang, maka penambahan sejumlah tanaman hias dapat menjadi salah satu opsi bagi kalian agar pekarangan rumah kalian menjadi lebih indah untuk dilihat dan tampak lebih berwarna serta tidak gersang lagi.

Tanaman ini banyak digunakan oleh kebanyakan keluarga di Indonesia untuk mempercantik pekarangan rumah mereka. Bukan hanya ditanam di kebanyakan keluarga di Indonesia, akan tetapi diluar negeri pun tanaman bunga mawar ini banyak digunakan untuk penghias pekarangan.

Kebanyakan bunga mawar yang ditanam di Indonesia berasal dari dataran Cina, Timur Tengah dan Eropa Timur. Rata-rata jenis tanaman bunga mawar yang dijadikan tanaman hias di Indonesia adalah jenis Hybrid Tea dan Medium dengan berbagai macam warna-warna yang unik dan banyak.

Dari mulai yang berwarna putih hingga berwarna merah pekat. Tanaman bunga mawar merupakan jenis tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 hingga 5 meter.

Tanaman bunga mawar dapat tumbuh subur di daerah yang memiliki iklim sedang walaupun beberapa kultivar yang merupakan hasil dari metode penyambungan (grafting) dapat tumbuh di daerah yang memiliki iklim subtropis hingga daerah yang memiliki iklim tropis.

Cek: Cara Menanam Bunga Matahari

Selain kegunaannya sebagai tanaman hias dan sebagai bunga potong untuk diikat dan disatukan sehingga dapat menjadi satu bucket bunga mawar yang cantik, bunga mawar pun memiliki manfaat seperti, anti depresan, antiviral, anti bakteri, anti peradangan dan memiliki banyak sumber vitamin C yang dapat digunakan sebagai daya tahan tubuh.

Tanaman bunga mawar pun dapat dimanfaatkan minyaknya sebagai parfum dengan hasil peyulingan dan penguapan daun-daun mahkota. Untuk pangan pun, tanaman bunga mawar dapat diolah menjadi teh, jelly dan juga selai.

Dengan memiliki banyak sekali kegunaannya, maka tanaman bunga mawar dibutuhkan di pasaran dan tentunya memiliki harga jual yang bisa dibilang tidak murah, tanaman bunga mawar pun menjadi salah satu tanaman yang patut kalian perhitungkan dan ditanam untuk dibudidayakan.

Teruntuk kalian yang ingin menanam tanaman bunga mawar hanya untuk di pekarangan rumah saja tidak untuk membudidayakannya, maka disarankan kalian menanam dengan cara menggunakan media tanam pot atau polybag saja, karena tidak membutuhkan lahan yang luas dan tidak memerlukan tenaga dan waktu luang yang banyak.

Namun, apabila kalian ingin menanam tanaman bunga mawar untuk dibudidayakan dengan skala besar, maka kalian dapat menggunakan lahan luas dan tidak memerlukan media pot atau polybag.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai langkah-langkah dalam penanaman tanaman bunga mawar dengan media tanam di lahan yang luas dan media tanam di dalam pot atau polybag demi mendapatkan hasil yang maksimal untuk kemudian dijual kembali di pasaran, diantaranya:

Langkah Pertama : Persiapkan Lokasi Media Tanam Tanaman Bunga Mawar

Persiapkan Lokasi Media Tanam Tanaman Bunga Mawar

Langkah paling awal ketika kalian hendak menanam tanaman bunga mawar ialah tentukan lokasi tanam yang cocok sehingga tanaman bunga mawar dapat tumbuh maksimal dan dapat menghasilkan bunga mawar yang lebat serta cantik-cantik. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam menentukan lokasi penanaman tanaman bunga mawar pada lahan yang luas, yaitu:

  1. Yang pertama, kalian pastikan curah hujannya baik di setiap tahunnya dengan kisaran 1500 hingga 3000 mm per tahunnya
  2. Kemudian, usahakan mendapatkan pancaran sinar matahari yang cukup baik dalam artian kalian pilih lokasi yang memiliki lahan yang terbuka, memiliki suhu lingkungan yang normal di kisaran 18 hingga 26 derajat celcius dan memiliki kelembapan suhu yang mencapai 70 hingga 80 persen.
  3. Selanjutnya yang terakhir, usahakan lokasi penanaman di lahan yang luas memiliki tanah yang mengandung bahan-bahan organik serta berpasir dan gembur, dan tingkat keasaman nilai pH pada tanah berkisar di angka 5 hingga 7.

mengandung bahan-bahan organik serta berpasir dan gembur

Kemudian bagi kalian yang hendak menanam tanaman bunga mawar melalui media tanam pot atau polybag, maka simak langkah-langkah berikut ini:

  1. Pertama-tama kalian persiapkan tanah jenis latosol atau andosol, pupuk kandang dan pasir. Ketiga komponen tersebut nantinya akan dicampur secara merata dengan perbandingan komposisi 1 : 1 :
  2. Usahakan tanah jangan terlalu asam agar tanaman bunga mawar dapat tumbuh, tanah yang terlalu asam dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
  3. Kemudian, kalian siapkan pot bunga atau polybag yang berbahan dasar tanah liat dan usahakan jangan di cat. Usahakan kalian gunakan pot atau polybag dengan memiliki ukuran minimal 25 cm dan jangan terlalu kecil ukurannya.
  4. Terakhir kalian siapkan bahan penunjang pertumbuhan tanaman seperti pecahan genteng atap rumah atau bata merah dan arang sekam, bahan-bahan ini nantinya akan berguna untuk drainase air di dalam pot atau polybag.

Langkah Kedua : Pengolahan Tanah pada Media Tanam Tanaman Bunga Mawar

Pengolahan Tanah pada Media Tanam Tanaman Bunga Mawar

Kemudian langkah selanjutnya ketika kalian telah memenuhi syarat-syarat yang harus dipenuhi agar tanaman bunga mawar dapat tumbuh di lokasi yang telah ditentukan, maka selanjutnya kalian lakukan pengolahan pada media tanam nya. Berikut adalah beberapa langkah tentang cara pengolahan tanah pada media tanam di lahan yang luas, diantaranya:

  1. Hal pertama yang dilakukan ialah kalian bersihkan semua semak-semak dan tanaman gulma yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman.
  2. Selanjutnya kalian lakukan teknik pembajakan dengan cangkul atau alat bajak lainnya agar tanah menjadi gembur dan subur, tak lupa juga disarankan bagi kalian untuk mencampurkan pupuk kandang atau pupuk kimia lainnya secara merata selama masa pembajakan lahan.
  3. Tanah yang digemburkan memiliki kedalaman sekitar 30 hingga 40 cm lalu diamkan selama 2 hingga 3 minggu lamanya agar pupuk yang tadi dicampurkan dapat meresap sepenuhnya ke dalam tanah.
  4. Setelah menunggu, lakukan pembuatan bedengan atau gundukan tanah sebagai media tanam dari tanaman dengan memiliki lebar sebesar 100 hingga 120 cm, memiliki ukuran tinggi sekitar 30 cm dengan ukuran jarak pada setiap bedengan sekitar 30 hingga 40 cm. sedangkan untuk panjangnya menyesuaikan kondisi luas lahan yang tersedia.
  5. Selanjutnya kalian dapat memberikan mulsa plastik atau jerami pada setiap bedengan yang sudah kalian buat, hal ini berguna agar tanaman bunga mawar tidak mudah terserang segala macam bentuk penyakit.
  6. Terakhir, kalian buat lubang tanam untuk proses penanaman nanti dan kalian dapat memberikan pupuk organik sebanyak 1 sampai 2 kg pada setiap lubang tanam, setelah itu kalian diamkan lubang tanam selama sekitar 1 sampai 2 minggu untuk kemudian dapat dimasukkan bibit tanaman.

lubang tanam untuk proses penanaman

Untuk persiapan pengolahan tanah pada media tanam pot bunga atau polybag dapat kalian simak langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Yang pertama, dari bahan-bahan yang telah disiapkan tadi, pot atau polybag terlebih dahulu kalian basahi dengan air agar pot menjadi lembab.
  2. Setelah pot dibasahi, langkah berikutnya ialah kalian masukan pecahan genteng atap rumah atau bata merah sebagai dasar pot atau polybag dengan ukuran ketebalan kurang lebih 1 sampai 2 cm saja.
  3. Kemudian, masukan pupuk kandang, jika tidak ada pupuk kandang kalian dapat memasukkan dedaunan kering atau jerami dengan ukuran ketebalan 1 cm.
  4. Selanjutnya, kalian masukan campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan ukuran perbandingan komposisi sebesar 1 : 1 : hingga penuh sampai ke atas permukaan dari pot atau polybag. Sembari memasukkan campuran tersebut kalian beri lubang tanam diatas permukaan dengan kedalaman 1 hingga 2 cm. Setelah itu kalian tunggu dan biarkan hingga 15 hari lamanya.
  5. Yang terakhir, lakukan penyiraman hingga basah sampai ke dasar pot atau polybag Setelah itu media tanam siap untuk ditanam bibit tanaman bunga mawar.

Langkah Ketiga : Proses Pembibitan Tanaman Bunga Mawar

Proses Pembibitan Tanaman Bunga Mawar

Langkah selanjutnya ialah lakukan proses pembibitan tanaman bunga mawar. Apabila kalian tidak memiliki waktu yang banyak dan ingin langsung melakukan penanaman tanaman bunga mawar, kalian dapat membeli bibit yang sudah siap tanam ke toko-toko penjual bunga.

Disana kalian harus teliti dalam memilih bibitnya, pilih bibit yang berkualitas dengan tidak memiliki tanda-tanda akan tumbuhnya penyakit ketika ditanam nanti.

Namun apabila kalian ingin melakukan proses pembibitan sendiri dengan melakukannya dari benih bukan dari bibit tanaman yang siap tanam, maka simak beberapa syarat dan tips berikut ini:

  1. Pertama-tama kalian pilih benih bibit yang baik dan sehat dengan cara memasukkannya ke dalam air, apabila benih bibit tersebut tenggelam, maka artinya benih tersebut dalam kondisi yang prima, namun bagi benih bibit tersebut mengambang diatas air maka disarankan untuk tidak menggunakan benih bibit tersebut.
  2. Kemudian setelah benih bibit terpilih, maka cuci benih tersebut dengan air bersih untuk selanjutnya kalian tempatkan di tempat yang teduh untuk melakukan proses penyemaian pada media semai yang terbuat dari peti kayu dengan jarak antar baris sekitar 5 hingga 10 cm secara merata. Setelah itu kalian hanya tinggal menunggu benih bibit selama 4 minggu yang nantinya benih bibit akan mulai berkecambah.
  3. Selama dilakukannya proses penyemaian pada benih bibit, kalian lakukan penyiraman secara bertahap dalam kurun waktu 1 hingga 2 kali dalam sehari.
  4. Terakhir, kalian tinggal menunggu waktu saja hingga benih bibit tumbuh selama 22 bulan untuk kemudian siap dipindahkan ke media tanam berupa pot atau media tanam lahan yang luas.

Langkah Keempat : Penanaman dan Perawatan Tanaman Bunga Mawar

Penanaman dan Perawatan Tanaman Bunga Mawar

Setelah kalian menyiapkan bibit yang siap untuk ditanam tadi, maka selanjutnya kalian hanya tinggal memindahkan bibit siap tanam tersebut ke dalam pot atau polybag ataupun ke lahan yang luas yang telah disiapkan bedengan tadi.

Pertama-tama kalian congkel akar tanaman bunga mawar di media semai secara hati-hati untuk kemudian dipindahkan ke dalam pot ataupun lahan luas yang telah diolah tanahnya dengan berbagai macam cara tadi.

Perlu diingat ketika proses pemindahan bibit ini jangan sampai kalian merusak akar tanamannya. Kemudian terakhir, kalian beri lubang pada media tanam sebagai tempat bibit tersebut bernaung dan tutup rapat kembali dengan tanah dan lakukan penyiraman hingga basah namun jangan sampai tergenang air.

Untuk perawatannya sendiri terbilang mudah untuk tanaman bunga mawar ini, kalian hanya tinggal melakukan penyiangan, pemupukan, penyiraman dan pengendalian hama dan penyakit. Proses perawatan ini dapat kalian lakukan di media tanam pada pot ataupun pada lahan yang luas.

  1. Perawatan yang pertama kalian lakukan adalah proses penyiangan, proses ini disebut juga dengan proses pembersihan tanaman liar yang dapat menganggu pertumbuhan pada pot dan lahan yang luas
  2. Perawatan yang kedua yaitu lakukan proses pemupukan, pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik berupa pupuk kandang atau pupuk NPK yang dilakukan setiap 15 sampai 20 hari sekali. Dalam proses pemupukan, usahakan pupuk tidak mengenai batang tanaman secara langsung, lakukan pemupukan di sekitar tanaman bunga mawar.
  3. Perawatan yang ketiga yaitu lakukan proses penyiraman secara rutin selama 2 kali dalam sehari. Apabila penyiraman dilakukan pada musim penghujan, kalian tidak perlu secara rutin melakukan penyiraman.
  4. Perawatan terakhir yang dilakukan ialah lakukan pengendalian hama dan penyakit. Hal ini amat sangat penting untuk dilakukan agar tanaman tidak rusak dan gagal panen. Lakukan proses perawatan dengan menyemprotkan insektisida agar terhindar dari serangan serangga hama yang mengganggu seperti tungau, kumbang, nematode dan serangga lainnya, kemudian untuk pengendalian dari serangan penyakit seperti bercak daun, karat daun, embun tepung dan penyakit-penyakit lainnya, kalian dapat menyemprotkan cairan fungisida, belerang dan bahan aktif pirazifos ke tanaman bunga mawar. Perlu diingat, penyemprotan cairan fungisida dan insektisida harus sesuai dengan dosis yang berlaku, jangan sampai terlalu banyak karena akan mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman bunga mawar.

Langkah Kelima : Proses Pemanenan Tanaman Bunga Mawar

Proses Pemanenan Tanaman Bunga Mawar

Langkah terakhir yang dilakukan ketika kalian menanam tanaman bunga mawar baik itu pada media tanam pot ataupun pada bedengan di lahan yang luas ialah lakukan proses pemanenan.

Pemanenan ini tergantung tergantung pada jenis varietas bunga mawarnya. Akan tetapi pada umumnya tanaman bunga mawar dapat kalian panen setelah 4 hingga 5 bulan tepat setelah proses penanaman dilakukan.

Proses panen dilakukan dengan memotong bagian tangkai bunga secara hati-hati karena akan banyak duri pada batangnya, jangan sampai kalian terluka. Setelah itu hasil panen dikumpulkan ke dalam satu tempat penyimpanan dengan media lainnya seperti air agar bunga mawar tidak mudah layu dan mati.

Kesimpulan

Pada dasarnya menanam tanaman bunga mawar bisa dilakukan dimana saja, kalian hanya tinggal memilih dengan cara yang memerlukan waktu yang lama atau yang cepat.

Dibutuhkan ketelitian dan keseriusan dalam menanam tanaman bunga mawar agar mendapatkan hasil yang maksimal. Meskipun cara menanamnya terbilang mudah, kalian jangan menganggap remeh.

Selamat mencoba menanam dan membudidayakan tanaman bunga mawar baik itu pada media pot atau polybag maupun pada media bedengan di lahan yang luas, semoga hasilnya memuaskan dan tetap semangat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *