Cara Menanam Bunga Cempaka [Panduan Lengkap]

Sebagai negara yang kaya akan flora dan faunanya, Indonesia memiliki banyak sekali jenis-jenis tanaman hias yang tumbuh dan berkembang.

Dari sekian banyak jenis tanaman hias yang tumbuh dan berkembang, terdapat tanaman hias yang musti kalian perhatikan dan cermati tentang keindahannya, tanaman hias itu tak lain tak bukan ialah tanaman cempaka, karena tanaman ini akan menghasilkan bunga cempaka yang indah serta anggun untuk dipandang.

Di Indonesia sendiri tanaman cempaka ini memang menjadi salah satu habitatnya, karena tanaman ini memang hanya bisa tumbuh dan berjaya pada daerah yang memiliki iklim tropis atau sub-tropis, serta di daerah yang memiliki suhu hangat.

Wajar saja Indonesia menjadi tempat tumbuh dari tanaman ini, mengingat di Indonesia tidak ada musim dingin seperti yang terjadi pada negara 4 musim. Selain Indonesia, tanaman cempaka ini juga dapat kalian temukan di India dan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Thailand, dan Fillipina.


1. Pahami Ciri dan Jenis-Jenis Cempaka

jenis jenis cempaka

Tanaman cempaka memiliki wujud fisik berupa pohon yang menjulang tinggi keatas hingga mencapai ketinggian kurang lebih 33 meter, dan turut memiliki daun yang rindang serta memiliki bunga-bunga yang memiliki keindahan serta aroma yang wanginya.

Ternyata dengan memiliki bentuk fisik yang menjulang tinggi, tanaman cempaka sering dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis, maka tak heran tanaman ini banyak dijumpai di kawasan pemakaman ataupun tertanam di kawasan kuil.

Oleh karenanya, sebagian orang terkadang menyalahgunakan tanaman cempaka ini untuk digunakan sebagai media dunia hitam yang menyesatkan.

Berikut adalah jenis-jenis dari tanaman bunga cempaka beserta dengan manfaatnya yang berguna bagi kalian:

Bunga Cempaka Merah Memiliki ciri khas tersendiri yang memiliki bunga berwarna merah muda yang banyak tumbuh di ujung ranting pohon.

Mempunyai bunga yang berukuran sekitar 5 hingga 7 cm dengan kelopak bunga yang bersusun secara rapih.

Ketika mekar, bunga cempaka merah menghasilkan aroma wangi yang kuat serta khas dan bunga jenis ini hanya dapat bertahan selama 2 jam saja. Tanaman bunga cempaka merah sangat langka.

Bunga Cempaka Putih atau Bunga Kantil Bunga cempaka jenis ini syarat akan hal-hal yang berbau mistis, karena kebanyakan bunga cempaka putih dipergunakan pada proses kematian seperti digunakan sebagai bunga tabur dan penghias keranda mayat.

Untuk cirinya pada bagian ranting pohonnya terdapat bulu-bulu halus yang berwarna abu-abu dan daunnya berupa daun tunggal berbentuk telur dan berwarna hijau cerah.

Bunga Cempaka Kuning Tanaman cempaka jenis ini memiliki ciri yang khas, yaitu aroma wangi yang khas, oleh karena itu, banyak yang menjuluki bunga cempaka kuning sebagai bunga cempaka wangi.

Ciri tanaman ini memiliki daun yang berbentuk telur bulat yang berwarna hijau cerah dan pada bagian ujung daunnya runcing.

Bunga Cempaka Ungu Meskipun tanaman cempaka jenis ini memiliki daun yang sedikit, hal itu dibayarkan dengan banyaknya jumlah bunga pada setiap rantingnya.

Jadi boleh dibilang bunga cempaka ungu merupakan jenis bunga cempaka yang banyak bunganya ketika berbunga, biasanya bunga cempaka ungu akan berbunga pada awal musim hujan tiba.

Bunga cempaka ungu juga memiliki aroma yang wangi dan bunga berwarna ungu yang terang sehingga akan terpesona ketika melihatnya.

Dari keempat jenis tanaman bunga cempaka berikut, terdapat beberapa manfaat yang sangat berguna bagi kalian yang terkena berbagai kendala tentang kesehatan.

Beberapa manfaat yang terkandung di dalam bunga cempaka diantaranya Mengatasi Bau Badan, Mengatasi Keputihan (Wanita), Mengobati Perut Kembung, Mengatasi Vertigo, Mengatasi Radang Saluran Pernapasan (ISPA), dan Mengatasi Sinusitis.

Semua manfaat diatas dapat diatasi hanya dengan merebus bunga cempaka lalu air dari hasil rebusan bunga cempaka tersebut barulah kalian konsumsi serta dapat dijadikan sebagai air untuk mandi kalian.


2. Persiapkan Bibit Tanaman Cempaka

Langkah pertama ketika kalian akan hendak melakukan penanaman tanaman cempaka ialah lakukan persiapan pembibitan pada tanaman cempaka.

Karena bibit merupakan cikal bakal asal muasal dari terciptanya suatu tanaman, apabila bibit yang digunakan tidak dalam kondisi yang memiliki kualitas yang baik, maka sudah bisa dipastikan tanaman yang akan dihasilkannya pun tidak akan memiliki kualitas yang baik pula. Begitu pula sebaliknya ketika memperoleh bibit yang memiliki kualitas yang baik.

Maka dari itu pastikan bibit yang kalian pilih termasuk ke dalam bibit yang memiliki kualitas yang baik dan layak tanam, penting untuk memperhatikan bibit, usahakan bibit yang kalian pilih merupakan bibit yang tidak mengalami kerusakan ataupun cacat karena terkena serangan penyakit.

persiapan bibit cempaka

Lebih lanjut, apabila kalian memilih bibit dengan menggunakan metode secara cangkok, maka kalian harus memilih tanaman cempaka yang sudah berusia tanam lebih dari 3 tahun lamanya dan tak lupa pula memiliki batang dan dahan ranting sebagai media yang mudah untuk di cangkok.

Dalam memilih indukan tanaman untuk tanaman yang ingin di cangkok, kalian harus memilih indukan yang sehat dan jarang terkena penyakit tanaman serta tak lupa memilih indukan yang memiliki jumlah bunga yang banyak.

Selain kalian melakukan persiapan bibit dengan mencangkok indukan tanaman cempaka, kalian pun bisa langsung mendapatkan bibit yang bisa kalian beli di toko bibit tanaman, namun, apabila kalian membeli bibit berupa benih, maka kalian harus melakukan proses penyemaian bibit terlebih dahulu sebelum kalian tanam pada media tanam yang sebenarnya.


3. Semai Bibit Tanaman Cempaka

Penyemaian Bibit Tanaman Cempaka

Langkah berikutnya setelah kalian melakukan penyeleksian pada bibit tanaman cempaka yang akan kalian tanam ialah kalian semai bibit yang telah terpilih itu. Berikut adalah keenam langkahnya:

Pertama Pertama-tama kalian siapkan benih bibit tanaman bunga cempaka yang telah kalian persiapkan secara baik dan benar.
Kedua Kemudian persiapkanlah wadah berupa polybag sebagai media semai. Wadah polybag tersebut kalian isi dengan tanah, pasir dan pupuk kompos masing-masing dengan perbandingan 1 : 1 : 1, kemudian komponen tersebut kalian campurkan secara merata.
Ketiga Lebih lanjut, pastikan wadah polybag kalian lubangi pada bagian bawahnya dengan ukuran yang tidak terlalu besar sebagai tempat keluarnya air yang berlebih.
Keempat Selanjutnya, kalian lubangi campuran tanah yang telah dimasukkan ke dalam wadah polybag dengan kedalaman yang disesuaikan dengan ukuran dari bibit. Kemudian kalian masukkan bibit yang telah disiapkan ke dalam lubang yang telah disiapkan pula, tutup kembali dengan tanah secara perlahan, kalian perlu melakukan penambahan kayu penyangga agar bibit tanaman dapat berdiri tegak lurus.
Kelima Setelah bibit tertanam, lakukan penyiraman secara rutin dan teratur setiap hari pada pagi dan sore hari.
Keenam Terakhir, setelah bibit tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 30 hingga 50 cm kalian persiapkan untuk melakukan pemindahan bibit tanaman ke media tanam yang sesungguhnya.

4. Tanam dan Rawat Tanaman Cempaka

Proses Penanaman dan Perawatan Tanaman Cempaka

Selanjutnya, ketika sudah melakukan kegiatan pembibitan hingga penyemaian pada bibit tanaman cempaka, maka tunggu apalagi, segeralah kalian untuk menanam tanaman cempaka sekaligus merawatnya agar tidak menjadi layu. Berikut adalah tentang bagaimana cara melakukan penanaman tanaman bunga cempaka, diantaranya:

Pertama Langkah pertama ketika melakukan penanaman tanaman cempaka ialah kalian perhatikan lokasi tempat kalian ingin menanamnya, usahakan bersih dari limbah dan tanaman-tanaman pengganggu lainnya.
Kedua Kemudian yang kedua ialah lakukanlah proses penggemburan dan pemupukan pada lahan tanam secara bersamaan terlebih dahulu agar tanah dapat memiliki nutrisi yang baik dan berkualitas sehingga nantinya akan dapat menunjang pertumbuhan serta perkembangan tanaman nantinya.
Ketiga Setelah digemburkan, tanah tersebut kalian buat gundukan-gundukan atau bedengan yang nantinya akan berguna untuk mencegah penyusutan tanah pada saat musim hujan ataupun pada saat proses penyiraman berlangsung.
Keempat Kemudian, setelah dibuat bedengan, maka kalian lubangi sebagai media tanam untuk tanaman cempaka, kalian lubangi dengan ukuran 50 × 50 × 50 cm. setelah lubang telah terbentuk, maka selanjutnya kalian masukkan bibit tanaman cempaka yang telah kalian buka terlebih dahulu polybag atau plastik pembungkusnya ke dalam lubang yang telah disiapkan.
Kelima Setelah tertanam, maka selanjutnya kalian padatkan dengan tanah yang sama dan jangan lupa untuk selalu memperhatikan apakah ada tanaman penganggu lainnya, jika ada, maka langsung saja kalian bersihkan tanpa ragu.

Dari kelima proses langkah penanaman tanaman cempaka, maka selanjutnya kalian lakukan proses perawatannya agar tanaman bunga cempaka dapat tumbuh subur dan dapat menghasilkan bunga yang banyak dan memiliki kualitas yang baik. Untuk itu kalian perlu memperhatikan proses perawatan tanaman cempaka sebagai berikut:

penyiraman pemupukan penyiangan tanaman cempaka

Penyiraman Langkah pertama dalam merawat tanaman cempaka ialah kalian bisa melakukan penyiraman yang terjadwal secara rutin setiap harinya. Penyiraman akan lebih baik untuk dilakukan pada saat musim kemarau tiba ketika bibit yang baru ditanam. Namun, ketika tanaman cempaka sudah menginjak usia selama 1 tahun, maka kalian bisa menyiram seperlunya saja.
Pemupukan Kemudian, kalian lakukan pemberian pupuk yang bisa kalian taburi pada tanaman cempaka di awal-awal musim hujan dan menjelang tibanya musim kemarau.
Penyiangan dan Pemangkasan Terakhir, perawatan dengan melakukan penyiangan dapat dilakukan ketika kalian melakukan pemberian pupuk pada tanaman cempaka, kemudian untuk pemangkasan dapat kalian lakukan pada setiap tahunnya dengan menyemprotkan cairan pestisida serta kalian dapat memberi obat tanaman agar hama dan penyakit tanaman tidak datang menyerang tanaman cempaka.

Baca juga: Panduang Lengkap Menanam Bunga Telang


5. Panen Bunga Cempaka

Langkah terakhir ketika kalian hendak menanam suatu tanaman ialah lakukan proses pemanenan yang dapat kalian lakukan pada tanaman yang sudah cukup usia untuk dipanen. Untuk tanaman cempaka sendiri, kalian dapat memanen bunganya pada tanaman yang sudah berumur 1 tahun.

Kemudian untuk cara dari pemanenan tanaman bunga cempaka ini bisa dengan hanya menggunakan tangan atau dapat pula dengan menggunakan galah, apabila menggunakan galah, maka kalian harus berhati-hati agar bunga nya jangan sampai rusak terkena galahnya.

panen cempaka

Apabila dalam memetik bunganya hanya dengan menggunakan tangan kalian, maka kalianpun harus hati-hati jangan sampai terjatuh dari tanaman ini, karena tanaman ini cukup tinggi ketika hendak akan dipanen.

Pemetikan yang dilakukan baik itu dengan menggunakan tangan ataupun galah disarankan dilakukan pada waktu sore hari pada saat cuaca sedang tidak hujan.

Seperti itulah tentang bagaimana cara menanam tanaman bunga cempaka secara baik dan benar, memang, bunga cempaka sangatlah identik dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis, namun, jenis tanaman hias ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi di pasaran, karena sangat sedikit orang yang menanam dan membudidayakan tanaman cempaka ini.

Padahal, jika tanaman ini dikumpulkan bunganya lalu kemudian dijual, maka akan dapat menghasilkan keuntungan yang luar biasa tinggi, tidak percaya? Boleh kalian cek sendiri di pasaran berapa harga satu ikat bunga cempaka dengan jenis cempaka merah.

Selamat mencoba untuk menanam dan membudidayakan tanaman cempaka ini, semoga hasilnya memuaskan, ingat, usaha tidak akan mengkhianati hasil, yang terpenting tetap berikhtiar, tetap semagat dan semoga sukses!

Baca: Cara Menanam Bunga Aster [Panduan Lengkap]

Dimas

Menyajikan konten berisi panduan menanam, informasi, dan fakta unik seputar tanaman di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *