Cara Menanam Bunga Camelia Supaya Cepat Berbunga

Bunga Camelia adalah salah satu jenis tanaman hias yang cara menanam dan membudidayakannya sangat mudah. Kalau Anda adalah seorang pecinta tanaman, maka Anda tidak boleh melewatkan bunga yang penuh dengan pesona ini.

Sepintas bentuknya memang cukup identik dengan bunga mawar, namun kalau diperhatikan lebih teliti lagi akan ada perbedaan yang cukup signifikan. Seperti salah satunya ukuran dan jumlah kelopak yang lebih kecil dari bunga mawar.

Camellia japonica , Camellia oleifera , Camekkua sasanqua adalah varian dari bunga camelia yang paling populer. Dengan mengikuti panduan dari kami ini, Anda juga bisa menanam sendiri tanaman ini dirumah.


1. Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit

Ini adalah langkah pertama yang paling menentukan beberapa langkah Anda kedepan. Dengan menggunakan bibit yang tepat, tanaman bunga camelia Anda akan tumbuh jauh lebih baik. Berikut ini adalah kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bibit yang bagus.

  1. Bibit tanaman memiliki daun dengan warna hijau segar dan tidak pucat
  2. Tidak ada luka atau cacat pada tubuh bibit tanaman
  3. Tanaman sehat

2. Penanaman Bibit

Cara Menanam Bunga Camelia

Setelah mendapatkan bibit yang tepat, maka langkah selanjutnya adalah menanam bibit. Untuk menanam sebagai bunga hias di rumah, Anda bisa menanam bibit bunga ini di pot karena mudah dan praktis.

Media tanam yang digunakan adalah campuran akar pakis dan humus dengan perbandingan 1:1. Supaya lebih steril, Anda bisa merebus akar pakis terlebih dahulu. Anda bisa juga mengganti akar pakis dengan sekam bakar atau cocopeat.

Untuk menanam, Anda tinggal menanam bibit sampai batas pertumbuhan batang dan akar. Anda tidak perlu khawatir bibit cepat mati karena bunga camelia termasuk bunga yang dapat beradaptasi dengan cepat dan baik.

Proses ini sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari dan jangan lupa untuk mengurangi daun supaya penguapan berkurang. Siram bibit yang sudah ditanam secara rutin supaya tanaman dapat tumbuh subur.

Baca juga: Cara membuat bonsai untuk pemula!


3. Perawatan

tanaman camellia

Walaupun tidak membutuhkan perawatan secara khusus, bibit yang sudah ditanam di media tanam sebaiknya harus dilakukan perawatan dan pemeliharaan supaya bisa tumbuh baik dan subur. Untuk melakukannya Anda bisa memperhatikan langkah2 berikut ini

  1. Perhatikan kegemburan tanah, lakukan penyiraman secara rutin 2 kali sehari atau menyesuaikan kondisi cuaca.
  2. Untuk merangsang pertumbuhan daun, Anda bisa melakukan pemupukan dengan menggunakan NPK
  3. Kombinasi pupuk guano dan organik bisa Anda lakukan 1 bulan sekali
  4. Hindari kontak matahari langsung
  5. Pemangkasan harus dilakukan supaya tunas baru dapat tumbuh dengan baik

4. Pengendalian Penyakit dan Hama

Pengendalian Penyakit dan Hama

Tanaman ini sebenarnya jarang terkena serangan penyakit ataupun hama, namun tidak ada salahnya Anda melakukan tindakan pencegahan. Untuk melakukannya Anda bisa rutin menyemprot tanaman bunga camelia dengan dosis insektsiida 5g/l dan fungisida 5 g/l. Anda bisa melakukanya setiap 1 bulan sekali.


5. Pemeliharaan Bunga Camelia

Pemeliharaan Bunga Camelia

Setelah masa penanaman selama 3-4 bulan, tanaman bunga camelia biasanya akan mulai berbunga. Pada masa ini Anda sudah bisa menikmati cantiknya tanaman ini, namun tetap saja Anda harus melakukan pemeliharaan supaya tanaman bisa selalu berbunga dengan indah.

Pada saat bunga sudah mulai mekar, ada baiknya untuk memangkas bunga menjadi lebih kecil. Ini dimaksudkan untuk merangsang pertumbuhan bunga menjadi lebih optimal dan lebih besar lagi.

Demikian tadi panduan lengkap cara menanam bunga camelia yang bisa Anda lakukan sendiri dirumah. Dengan mengikuti langkah langkah yang kami berikan, bunga camelia bisa terus bermekaran di halaman rumah Anda. Selamat mencoba!

Yoko Widito

Yoko adalah penulis profesional yang memiliki pengalaman menulis di berbagai media online dengan topik yang beragam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *