Cara Menanam Bunga Bakung [Panduan Lengkap]

Bunga bakung atau yang banyak dikenal dengan bunga lily sangat populer di Indonesia. Kali ini kita akan mempelajari cara menanam bunga bakung untuk menghias pekarangan rumah.

Tanaman ini termasuk tanaman medium yang sangat mudah ditanam dan perawatan yang mudah. Bunga bakung sangat cocok ditanam sendiri ataupun ditanam secara berkelompok. Terlebih bunga ini tidak mengenal musim, dengan kata lain bunga bakung bisa berbunga sepanjang tahun. Cukup menarik bukan untuk membudidayakan tanaman ini?

Kalau Anda sekarang sudah mulai tertarik untuk menghiasi rumah Anda dengan bunga bakung, maka sebaiknya Anda mengikuti langkah langkah berikut ini.


1. Persiapkan Bibit Bunga Bakung

Lily seed

Bunga bakung dikembang biakkan dengan menggunakan umbi. Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Pilih bunga bakung yang sehat untuk diambil umbinya.
  2. Setelah Anda mendapatkan umbi yang bagus, maka harus ditanam secepatnya. Kalau terlalu lama disimpan akan membuat umbi menjadi rusak.
  3. Apabila kesulitan dengan langkah diatas, Anda bisa membeli bibit bunga bakung di toko yang menjual bibit bunga.

2. Persiapkan Area Tanam

Persiapkan area tanam bakung

Bunga bakung memiliki tingkat adaptasi yang cukup baik, jadi tidak terlalu masalah apakah akan ditanam di dataran tinggi atau rendah. Walaupun begitu, Anda tetap harus memperhatikan lahan dimana Anda akan menanam bunga bakung ini.

Kriteria lahan atau lokasi yang ideal digunakan untuk menanam bunga bakung adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki tanah yang gembur.
  2. PH tanah normal di kisaran 5-7,5.
  3. Mendapatkan sinar matahari yang cukup minimal 4 jam dalam satu hari.
  4. Memiliki suhu yang sejuk, apabila ditanam di tempat yang panas sebaiknya menempatkan bunga bakung dekat dengan tanaman yang rindang.
  5. Memiliki drainase yang cukup baik.
  6. Tanah memiliki cukup unsur hara.
  7. Berada di lokasi yang jauh dari pantai supaya tidak terkena aerosol air asin.

Tanaman bakung akan tumbuh lebih subur di lokasi yang cenderung dingin dan sejuk seperti dataran tinggi. Namun apabila berada di lokasi dataran yang lebih rendah dengan suhu yang lebih panas.

Anda bisa memanfaatkan tanaman yang rindang untuk mengantisipasinya. Seperti misal pohon jambu air, jambu biji ataupun pohon mangga supaya suhu di sekitar lokasi penanaman bisa lebih sejuk.


3. Olah Lahan

Olah Lahan

Setelah Anda mendapatkan lahan yang sesuai dengan kriteria, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengolahan lahan supaya dapat ditanam bunga bakung.

Pengolahan lahan dilakukan dengan tujuan supaya tanaman dapat menyerap unsur hara yang terdapat di dalam tanah sehingga tanaman dapat berkembang dengan baik.

Tahapan pengolahan lahan yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Anda bisa mulai menggemburkan tanah dengan menggunakan cangkul atau sekop kecil apabila lahan yang ingin Anda tanami adalah pekarangan rumah Anda. Namun apabila lahan yang digunakan lebih besar, maka Anda membutuhkan alat bajak atau traktor.
  2. Apabila Anda ingin menanam berkelompok lebih dari 1 tanaman bunga bakung, maka sebaiknya jaga jarak antar tanaman supaya tanaman yang berdekatan tidak berebut unsur hara dalam tanah.
  3. Kalau Anda hanya menanam 1 pohon saja, maka Anda bisa menanamnya dimana saja, atau bisa di dalam pot yang lebih mudah dalam perawatannya.
  4. Persiapkan pupuk dasar pada lahan yang akan Anda gunakan menanam bunga bakung. Tujuannya adalah menjaga suplai unsur hara yang terdapat di dalam tanah. Pupuk dasar yang digunakan sebaiknya adalah pupuk organik supaya lebih mudah diserap tanaman.
  5. Buatlah lubang dengan kedalaman 5cm, apabila Anda ingin menanam beberapa tanaman sekaligus maka sebaiknya lubang tanam dibuat dengan jarak 20-30 cm.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Dandelion


4. Tanam Bunga Bakung

Tanam Bunga Bakung

Pada tahap ini, Anda sudah siap untuk menanam bunga bakung. Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan bibit bunga bakung yang sudah Anda persiapkan sebelumnya ke dalam lubang tanam.
  2. Sisakan sedikit pada bagian atas supaya tunas bisa tumbuh dengan mudah.
  3. Pilih waktu pada pagi atau sore hari supaya tidak rusak oleh sinar matahari.

5. Rawat Tanaman Bunga Bakung

Rawat Tanaman Bunga Bakung

Ini adalah tahap yang sangat penting dan sangat menentukan dalam perkembangan bunga bakung. Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Penyiraman harus dilakukan rutin setiap harinya, karena tanaman ini membutuhkan suplai air yang memadai. Tidak boleh terlalu lama kering atau terlalu lama tergenang air karena akan membuat umbi menjadi rusak.
  2. Tanaman gulma tidak boleh dibiarkan karena akan menghabiskan unsur hara yang ada di dalam tanah, dampaknya tanaman bunga bakung akan kekurangan nutrisi. Lakukan penyiangan secara berkala supaya gulma yang mengganggu dapat segera disingkirkan.
  3. Supaya mendapatkan hasil yang optimal maka Anda membutuhkan pemupukan susulan. Anda bisa menggunakan pupuk NPK dengan takaran sekitar 50-100ml per satu tanaman. Lakukan pemupukan ini setiap 10-14 hari sekali.
  4. Supaya tanaman terhindar dari hama dan penyakit, Anda bisa mengantisipasi dengan menggunakan insektisida ataupun fungisida.

Cara menanam bunga bakung ini terbilang cukup mudah dan sederhana seperti halnya menanam tanaman bunga lainnya. Anda harus benar benar memperhatikan kondisi tanah dan pengairan karena baik sehatnya tanaman bakung sangat bergantung pada keduanya ini.

Semoga berhasil ya!

Baca juga: Panduan Menanam Bunga Telang

Yoko Widito

Yoko adalah penulis profesional yang memiliki pengalaman menulis di berbagai media online dengan topik yang beragam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *