Cara Membuat Campuran Larutan Nutrisi untuk Hidroponik

Hidroponik merupakan salah satu hobi yang menurut kami cukup unik. Meski “hanya” bercocok tanam saja, namun hidroponik mengedepankan prinsip full control alias kontrol penuh dari si pegiat atau pehobi yang melakukannya.

Maksudnya kamu yang memutuskan untuk membuat hidroponikmu sebenarnya memiliki kebebasan untuk mengontrol lingkungan hingga lingkungan-mikro dari tanaman yang ingin kamu tanam di sistem hidroponikmu tersebut.

Mulai dari pencahayaan, jumlah tanaman, kesuburan, kelembaban, pH, PPM air, aliran air, dan sebagainya. Diantara itu semua ada satu komponen penting yang sangat menentukan keberhasilan hidroponik, yakni larutan nutrisi.

Pertanyaannya sekarang adalah, apakah bisa membuat larutan nutrisi sendiri dan bagaimana cara membuat larutan nutrisi sendiri?


Dasar Larutan Nutrisi untuk Hidroponik

dasar larutan nutrisi hidroponik

Salah satu cara paling mudah untuk menyiapkan larutan nutrisi adalah membeli larutan premix alias larutan siap pakai yang bisa dengan mudah kamu dapatkan di toko-toko hidroponik ataupun di toko-toko pertanian dekat rumahmu.

Alasan utamanya adalah karena membeli larutan nutrisi adalah cara paling mudah dan paling praktis. Apalagi bagi yang baru pertama kali membuat hidroponik, di kepalamu pasti membuat larutan nutrisi begitu rumit.

Padahal harga yang dibutuhkan sebuah perusahaan pembuat larutan nutrisi ini untuk membuat larutan nutrisi cukup jauh lho dengan harga jualnya. Meski masih tergolong murah tentu kamu bisa memilih pilihan yang lain.

Nah tapi memang larutan nutrisi siap pakai ini cocok apabila kamu membuat hidroponik dalam skala kecil. Adapun kamu yang ingin membuat hidroponik dalam skala besar menurut kami harus bisa membuat campuran larutan nutrisimu sendiri.

Sebelum mulai membuat campuran larutan nutrisimu sendiri, ada baiknya kamu mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  1. Wadah penyimpanan larutan nutrisi berjumlah lebih dari satu. Sebaiknya siapkan wadah penyimpanan larutan nutrisi sejumlah 2 hingga 3 botol karena kamu bisa jadi akan membutuhkannya nanti.
  2. Gelas ukur, sendok ukur, serta timbangan yang sudah terkalibrasi dengan baik. Karena proses pencampuran larutan nutrisi ini membutuhkan ketelitian di dalam perhitungannya agar tidak salah.
  3. Sarung tangan karet dan masker, karena kamu akan banyak melakukan beragam pencampuran yang berhubungan dengan berbagai macam senyawa kimia. Tentu saja alat pelindung diri sederhana boleh digunakan untuk menjaga dirimu, setidaknya dari iritasi kulit tangan akibat senyawa kimia tertentu.
  4. pH meter yang diperlukan untuk mengatur pH. Larutan nutrisi premiks biasanya sudah memiliki pH buffer nya sendiri. Adapun larutan yang kamu buat tentu bisa mengalami perubahan pH sehingga kamu harus memiliki pH meter untuk memastikan bahwa larutan buatanmu sendiri memiliki pH yang pas.

Salah satu alasan penting mengapa membuat campuran larutan nutrisi adalah langkah yang baik, karena di dalam hidroponik setiap tanaman akan dipengaruhi pertumbuhannya oleh kandungan zat yang ada di dalam larutan nutrisi.

Nah disinilah peranmu sebagai pembuat kebun hidroponik untuk mengatur seperti apa tanaman yang kamu tanam ingin tumbuh. Caranya nanti tentu dengan mengotak-atik rasio dan campuran dari larutan nutrisimu sendiri.

Yuk kita bahas satu persatu cara membuat campuran larutan nutrisi yang baik!


Formula Campuran Larutan Nutrisi #1

Larutan pertama ini merupakan larutan campuran dari beberapa zat kimia, yang bisa kamu dapatkan di toko-toko kimia. Berikut ini adalah rumus campuran larutan nutrisi yang pertama:

  • Kalium nitrat 255 g
  • Kalsium sulfat 198 g
  • Magnesium sulfat 170 g
  • Ammonium sulfat 43 g
  • Monokalsium sulfat 113 g
  • Ferous Sulfat ½ sendok teh

Campurkan larutan tersebut satu persatu sambil memastikan pH tidak berubah jauh setiap kali mencampur bahan. Kemudian kamu bisa mencampurkan sekitar 10 gram larutan tersebut untuk setiap 1 galon atau 3,78 liter air di wadah penyimpanan.

Kamu bisa menyimpannya, dengan tentu saja selalu memastikan pH dan PPM nya agar tetap terjaga optimal setiap kali ingin menggunakannya. Karena tentu saja ketidakstabilan pH dan tingginya PPM larutan tersebut akan membuat pertumbuhan tanaman menjadi tidak optimal.


Formula Campuran Larutan Nutrisi #2

Rumus campuran larutan nutrisi kedua ini merupakan salah satu campuran larutan nutrisi yang tergolong sebagai campuran organik dari bahan rumah tangga. Hanya saja campuran ini membutuhkan beberapa bahan dasar yang cukup banyak.

Pertama-tama kamu harus membuat kompos, tentu saja artinya kamu harus menyiapkan keranjang atau wadah khusus untuk membuat kompos tersebut. Adapun langkah membuat campuran larutan nutrisi ini adalah:

  1. Buatlah kompos dengan campuran half-green dan half-brown alias setengah menggunakan bahan hijau dan setengah lagi menggunakan bahan cokelat.
    • Bahan yang termasuk ke dalam bahan-bahan hijau adalah potongan rumput, potongan daun-daun, limbah makanan dapur, hingga limbah sayur-sayuran yang berada di dapurmu.
    • Adapun bahan yang termasuk ke dalam bahan-bahan cokelat misalnya daun-daun kering, ilalang kering, kayu-kayu basah, dan bahkan kamu bisa menggunakan sampah-sampah kertas lama.
  2. Jangan lupa untuk melakukan pembalikan tumpukan kompos beberapa hari sekali agar seluruh bahan bisa tercampur secara merata dan bakteri bisa mengubah campuran menjadi kompos dengan sempurna.
  3. Bila konsistensi sudah cukup gembur dengan warna kompos cokelat kehitaman berarti kompos sudah siap digunakan. Campurkan dua sekop besar kompos dengan 19 liter Aduk hingga merata dan diamkan hingga 3 hari.
  4. Bila sudah didiamkan selama 3 hari kamu bisa menyaring kotoran sisa kompos yang sebelumnya masuk ke dalam wadah tersebut hingga cairan bisa bersih. Sisa kompos yang tersaring boleh kamu kembalikan ke wadah kompos yang kamu buat sebelumnya.
  5. Larutan yang sudah jadi ini bisa langsung kamu gunakan dengan perbandingan 1 : 100, misalnya kamu membuat 100 liter tentu cukup menambahkan sekitar 1 liter larutan tersebut.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan tanaman hidroponikmu, jangan sampai tanaman kekurangan ataupun kelebihan nutrisi ya.


Formula Campuran Larutan Nutrisi #3

Formula campuran yang ketiga merupakan salah satu formula campuran oganik dengan beberapa senyawa kimia yang bisa kamu coba buat sendiri dirumah. Campuran ketiga ini bisa kamu kombinasikan dengan campuran nutrisi kedua agar tanaman lebih optimal.

Berikut ini adalah bahan-bahan campuran larutan nutrisi yang ketiga:

  • Seed meal 1,81 kg
  • Kapur tohor halus 450 gram
  • Gipsum 450 gram
  • Kapur dolomit 450 gram
  • Meat and bone meal (MBM) 450 gram
  • Rumput laut kelp 450 gram

Campurkan seluruh bahan hingga halus dengan 19 liter air bersih. Pastikan air memiliki PPM seminimal mungkin dengan pH yang netral. Campurkan hingga larut, namun memang ada sebagian bahan yang tidak akan larut di dalam air. Oleh karena itu sebelum siap digunakan jangan lupa untuk menyaring larutan ini.

Untuk menggunakan campuran ini kamu bisa mencampurkan 150-200 ml campuran larutan untuk setiap 380 liter air yang ada di dalam sistem hidroponikmu. Nah jangan lupa hitung ulang rasio campuran, terutama bila kamu memiliki sistem hidroponik skala kecil.


Formula Campuran Larutan Nutrisi #4

Campuran ini merupakan salah satu campuran yang cocok digunakan sebagai larutan booster ataupun larutan dasar. Artinya kamu harus menggunakan campuran larutan nutrisi lainnya bila ingin menggunakan campuran larutan ini.

Adapun campuran dari larutan nutrisi yang keempat ini adalah

  • Rumput laut kelp 200 mg
  • Garam Epsom 5 sendok teh

Cara membuat campuran larutannya adalah sebagai berikut ini:

  1. Haluskan rumput laut yang telah kamu beli sebelumnya dan masukkan ke dalam kain saring. Pastikan ikatan kuat agar endapan tidak keluar dari kain saring tersebut.
  2. Masukkan sekitar 19 liter air bersih dengan pH dan PPM yang telah diukur sebelumnya.
  3. Celupkan rumput laut tersebut ke dalam air, dan diamkan selama 5 hari.
  4. Setelah selesai didiamkan selama 5 hari kamu bisa menambahkan 5 sendok teh garam Epsom ke dalam campuran larutan tersebut.

Karena sifatnya sebagai booster kamu bisa langsung memasukkan seluruh larutan tersebut ke dalam wadah penampungan larutan nutrisi hidroponik yang kamu punya. Atau menambahkannya sedikit demi sedikit sambil mengamati laju pertumbuhan tanamanmu.


Formula Campuran Larutan Nutrisi #5

Formula larutan nutrisi yang kelima ini merupakan campuran yang tergolong ke dalam tigabagian campuran larutan nutrisi yang bisa kamu berikan pada fase (1) vegetatif, (2) pembungaan, dan fase (3) pembuahan. Berikut ini adalah formula campuran yang bisa kamu buat:

Campuran Larutan untuk Fase Vegetatif

  • Kalsium nitrat 6 gram
  • Magnesium sulfat 2,42 gram
  • Kalium nitrat 2,09 gram
  • Monokalium posfat 1,39 gram
  • Kalium sulfat 0,46 gram
  • Elemen kelasi besi 7% 0,40 gram dengan campuran Besi 7,00%, Mangan 2,00%, Boron 1,30%, Zinc 0,40%, Tembaga 0,10%, Molibdenum 0,06%

Campuran Larutan untuk Fase Pembungaan

  • Kalsium nitrat 4,10 gram
  • Magnesium sulfat 2,40 gram
  • Kalium nitrat 2,80 gram
  • Monokalium posfat 1,39 gram
  • Kalium sulfat 0,46 gram
  • Elemen kelasi besi 7% 0,40 gram dengan campuran Besi 7,00%, Mangan 2,00%, Boron 1,30%, Zinc 0,40%, Tembaga 0,10%, Molibdenum 0,06%

Campuran larutan untuk Fase Pembuahan (saat sudah berbuah)

  • Kalsium nitrat 8,0 gram
  • Magnesium sulfat 2,40 gram
  • Kalium nitrat 2,80 gram
  • Monokalium posfat 1,39 gram
  • Kalium sulfat 1,70 gram
  • Elemen kelasi besi 7% 0,40 gram dengan campuran Besi 7,00%, Mangan 2,00%, Boron 1,30%, Zinc 0,40%, Tembaga 0,10%, Molibdenum 0,06%

Seluruh campuran ini bisa kamu gunakan untuk sekitar 19 liter larutan nutrisi hidroponik yang kamu buat. Nah adapun cara mencampurkan larutan ini ke dalam larutan nutrisi hidroponikmu adalah sebagai berikut:

  1. Pertama-tama kamu harus melakukan pengecekan pH dan PPM, karena kamu harus mendapatkan pH dan PPM yang stabil sebelum menggunakannya menjadi larutan nutrisi. Perhatikan pula bahwa setiap kali kamu menambahkan larutan ini pH akan berubah, catat setiap perubahan yang terjadi agar di akhir kamu mengetahui konsentrasi larutan yang sebenarnya.
  2. Kamu bisa mencampurkan seluruh larutan ini secara langsung, namun campurkan satu persatu. Pastikan campuran sudah larut di dalam air sebelum kamu memasukkan campuran yang lainnya.
  3. Setelah melakukan pencampuran kamu bisa diamkan larutan yang kamu punya tersebut selama setidaknya 2 jam. Apabila sudah selesai mendiamkan larutan tersebut kamu harus melakukan pengecekan pH kembali.
  4. Bila pH terlalu rendah naikkan pH larutan dengan menggunakan pH up untuk hidroponik, dan bila pH terlalu tinggi maka turunkan pH larutan dengan menggunakan pH down untuk hidroponik.

Formula ini merupakan salah satu formula yang cukup terkenal yang diperkenalkan oleh Keith Roberto yang mengarang banyak sekali buku hidroponik. Namun memang sih campuran larutan ini tampak sulit bila kamu baru pertama kali membuatnya.


Formula Campuran Larutan Nutrisi #6

Campuran larutan nutrisi yang keenam ini merupakan campuran larutan yang berbahan dasar organik. Kamu bisa membuat campuran larutan menggunakan beberapa bahan dasar limbah rumah tangga di bawah ini.

Akan tetapi untuk yang satu ini menurut kami kamu akan kesulitan untuk menggunakan kekuatan yang sama untuk setiap kali penggunaan. Oleh karena itulah campuran larutan ini hanya bersifat booster alias tetap butuh pupuk utama agar pertumbuhan tanaman menjadi maksimal.

Formula cangkang telur – salah satu formula yang cukup disukai adalah formula campuran menggunakan bubuk cangkang telur. Cara pembuatannya pun cukup mudah yakni cukup dengan menghancurkan sekitar 6-8 cangkang telur dan campurkan dengan 1,5 liter air.

Setelah itu aduk bubuk cangkang telur tersebut dengan air hingga nampak terlarut. Setelah itu tambahkan beberapa tetes HCl hingga pH campuran larutan nutrisi tersebut mencapai sekitar 5,0. Jangan lupa pula gunakan sarung tangan kimia ya karena HCl bersifat korosif dan bisa melukai kulitmu.

Campuran cangkang telur ini bisa digunakan bersama dengan pupuk nitrogen selama fase pertumbuhan dari tanamanmu. Apabila ingin menggunakan saat fase berbunga maka gunakan bersama dengan pupuk yang mengandung kalium dan posfat konsentrasi tinggi.

Formula booster teh pisang – campuran ini memanfaatkan kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang. Nah kalium dibutuhkan di setiap fase pertumbuhan tanaman sehingga campuran larutan ini bisa digunakan di semua fase ya.

Cara membuat larutan ini adalah dengan merebus tiga hingga empat buah kulit pisang untuk setiap liter air bersih. Selain itu kamu juga bisa menambahkan beberapa sendok gula untuk menambah efektivitas larutan. Kamu cukup menambahkan satu liter larutan ekstra ini ke dalam sistem hidroponikmu.

Formula booster bubuk kopi – salah satu minuman yang saat ini cukup hits, ternyata bisa menjadi salah satu booster bagi tanaman yang cukup baik loh. Karena diketahui bubuk kopi ini mengandung sekitar 2% nitrogen yang baik untuk tumbuhan.

Cara pembuatan campuran booster bubuk kopi ini adalah dengan membuat kompos ataupun dengan cara melarutkannya di dalam air selama 24 jam. Kamu bisa menggunakan kain penyaringan dan menyelupkan kain tersebut ke dalam air.

Selain itu kamu bisa menggunakan campuran booster bubuk kopi ini dengan menggunakan limbah teh, keduanya bisa menjadikan pertumbuhan tanaman menjadi efektif dan efisien sehingga produktivitasnya meningkat signifikan.


Tanda-Tanda Tanaman Hidroponik Kekurangan Nutrisi

tanda hidroponik kekurangan nutrisi

Salah satu hal penting yang perlu kamu ketahui bila ingin membuat campuran larutan nutrisimu sendiri adalah gejala-gejala kekurangan nutrisi. Karena memang campuran larutan nutrisi harus dibuat secara detil.

Kesalahan perhitungan bisa berakibat kepada kekurangan nutrisi ataupun kelebihan konsentrasi. Kelebihan konsentrasi pun bisa menyebabkan tanaman kekurangan nutrisi karena akar tidak mampu menyerap air yang cukup.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang harus kamu perhatikan untuk setiap nutrisi yang kekurangan pada tanamanmu:

  • Kekurangan nitrogen akan menyebabkan tanaman menjadi stunting atau menjadi kecil. Daun yang ada akan menjadi kecil-kecil serta berwarna lebih terang dengan pertumbuhan yang menjadi lambat.
  • Kekurangan posfat akan menyebabkan tanaman menjadi stunting atau menjadi kecil. Selain itu tanaman akan berwarna hitam, pucat, dan kadang-kadang terjadi diskolorasi. Batang tanaman akan terasa keras dan sistem perakaran akan menjadi lemah dengan percabangan minimal.
  • Kekurangan kalium akan menyebabkan daun-daun tua kekuningan dan mengkerut. Selain itu batang tanaman akan tampak lembek dan tidak bisa menyokong tumbuhan.
  • Kekurangan kalsium akan menyebabkan akar underdevelop dan daun menjadi keriting.
  • Kekurangan mangan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman melambat dan bunga tidak maksimal.

Dengan memperhatikan beberapa gejala di atas, kamu seharusnya bisa notice ataupun menyadari apabila terdapat kekurangan nutrisi pada tanaman sehingga kamu bisa mengatasinya lebih awal.

Selain itu apabila memutuskan untuk membuat larutan nutrisi sendiri perhatikan agar tidak ada endapan. Karena seringkali larutan nutrisi yang dibuat sendiri, atau bahkan larutan nutrisi premiks sekalipun bisa menghasilkan endapan kristal.

Untuk yang satu ini kamu harus selalu membersihkan endapan-endapan tersebut setiap kali selesai panen. Bersihkan dengan menggunakan air bersih sehingga kamu yakin pot dan wadah sudah siap ditanam kembali.

Jangan lupa pula untuk selalu melakukan check and recheck dengan memeriksa berkali-kali pH dan PPM, setiap (1) awal membuat larutan, (2) selesai membuat larutan, (3) sesaat sebelum menuangkan larutan ke sistem hidroponik.

Semoga bermanfaat!

Fakhri Zahir

Penulis berpengalaman yang mengisi banyak konten di website populer. Pegiat dunia agrikultur dan kedokteran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *